persik #persikkediri #beritapersikkediri #liga1 #TransferPersik #beritabolahariini #bolaindonesia #beritabola #ligaindonesia ...
PERSIK KEDIRI DIRUMORKAN DATANGKAN KIM FANDRY IMBIRI DAN RAHEL Dalam unggahannya akun Instagram mengunggah foto kim kurniawan dari pss sleman dan rahel yang saat ini masih memakai jersey persela Pada unggahannya, ia juga turut menyebutkan klub mana yang tengah mengincarnya dengan menyebutkan tengah di incar oleh tim kebesaran persik kediri. Tak itu saja persik kediri juga sedang memburu cb lokal yang diketahui adalah fandryimbiri pemain madura united. #persikkediri #persik #persikmania #briliga12021 #briliga1indonesia #kediri #tranding #briliga1 #persikterbaru #maduraunited
TRIBUN-VIDEO.COM - Pekan ke-24 menjadi pekan yang sama menyesakkannya bagi Persebaya Surabaya dan Arema FC. Dikenal akan rivalitas tingginya, namun Persebaya Surabaya dan Arema FC justru terlihat kompak dengan sama-sama menelan hasil seri di pekan ke-24. Seperti diketahui, Persebaya Surabaya mendapatkan hasil seri seusai bermain imbang 2-2 kontra Persela Lamongan di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali Kamis (10/2/2022). Dua gol Persebaya Surabaya yang dicetak Taisei Marukawa (6') dan Arsenio Valpoort (61') berhasil dibalas tuntas oleh Persela Lamongan. Sementara dua gol balasan Persela Lamongan berhasil dilesatkan oleh Rahel Radiansyah (32') dan gol menit akhir Selwan Al-Jaberi (90+2'). Di sisi lain Arema FC hampir saja dijungkalkan oleh tim juru kunci sementara Liga 1 2021, Persiraja Banda Ace,Kamis (10/2/2022) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Gol Persiraja Banda Aceh berhasil dilesatkan oleh Leo Lelis (44') yang lantas dibalas oleh Carlos Fortes (48'). Hasil imbang keduanya tentu memantik reaksi kritikan tajam dari Bonek Mania dan Aremania. Uniknya, kedua basis suporter besar di Indonesia tersebut justru terlihat kompak dengan menyoroti satu pemain Persebaya Surabaya dan Arema FC. Bonek Mania turut menyorot performa dari Johan Yoga, sedangkan Aremania memberikan kritikannya untuk Dedik Setiawan. Lantas, bagaimana kritikan dan sorotan yang mendera dua penyerang lokal Persebaya dan Arema FC tersebut?
full highlight Persela vs Persebaya, Kamis 10 Februari 2022 BRI liga 1. hasil pertandingan Persela vs Persebaya berakhir imbang 2-2. gol Persebaya dicetak oleh Taise Marukawa dan Arsenio Valpoort. sedangkan gol Persela Lamongan dilesakkan oleh Rahel Radiansyah dan Selwan Al Jaberi. pertandingan dilaksanakan di Bali.
#Sriwijaya FC #Semen Padang FC #Khairallah Abdelkbir SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelatih Sriwijaya FC menyesalkan dua pemain kuncinya mengalami cedera karena jadi korban kerasnya permainan laga imbang 1-1 dengan Semen Padang FC babak penyisihan putaran kedua Liga 2 grup A di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru Riau, Rabu (10/11/2021) malam. Meski telah mengantongi 17 poin dan memastikan diri merebut tiket melaju ke babak delapan besar (perempatfinal), namun menyisakan cedera pada kapten tim Muhammad Nur Iskandar dan gelandang serang naturalisasi asal Maroko, Khairallah Abdelkbir. "Abdel kepalanya berdarah, juga bahunya agak cedera sedikit karena dihantam dari belakang, tetapi pemain lawan tidak diberikan kartu kuning. Sehingga kita sedikit kewalahan dengan Abdel," ungkap Nil Maizar pada preskon seusai pertandingan semalam. Ditarik keluarnya beberapa pemain seperti Muhammad Nur Iskandar digantikan Abdel, striker Afriansyah digantikan Hari Habrian, dan winger Rahel Radiansyah digantikan gelandang serang anyar Sriwijaya FC, Markeil Arodi Uopdana sempat menjadi pertanyaan awak media. Mengingat detik-detik sebelum terciptanya gol balasan Semen Padang FC hingga bisa menyamakan kedudukan 1-1. "Ya sebenarnya itu sudah kita meetingkan taktikal kita. Cuma kan ketika Nur ini kita tidak mengharapkan dia cedera gitu kan. Tetapi ketika dia cedera, kita lakukan alternatif lain. Sehingga kita mainkan Abdel. Sama si Aro (M Arodi Uopdana)," kata Nil yang mantan Pelatih Timnas Indonesia. Sumber Video: Abdul Hafiz Editor Video: Johan
Sriwijaya FC menggelar pertandingan terakhirnya di ajang Liga 2 Indonesia dari grup A. Dilaga terakhir putaran pertama ini Sriwijaya FC bakal menantang PSMS Medan. Pertandingan antara PSMS vs Sriwijaya FC ini digelar di Stadion Gelora Sriwijaya pada Kamis (28/10/2021) malam. Tempo pertandingan berjalan lambat diawal babak pertama. Sriwijaya FC hampir membahayakan gawang PSMS Medan, namun masih menciptakan kemelut. Dimenit ke 7, Rudiyana nyaris menjebol gawang PSMS. Namun sundulannya masih diatas gawang PSMS Medan yang dijaga oleh Sendri Johansyah. Menit ke 11, tendangan bebas Dedi Hartono nyaris membahayakan gawang PSMS. Namun, Sendri masih mampu menahan tendangan tersebut. Dimenit ke 25, giliran PSMS Medan yang menyerang. Melalui tendangan bebas, sundulan Joko masih melambung tips diatas mistar gawang Rizky Darmawan Menit ke 30, tendangan keras RIo Hardiawan nyaris membahayakan gawang PSMS. Namun tendangannya masih membentur pemain belakang PSMS, dan dengan mudah diselamatkan oleh Sendri. Giliran Rahel yang mencoba membahayakan gawang PSMS. Namun, tendangan keras Rahel di menit ke 37 masih mampu ditahan oleh Sendri. Dimenit ke 41, Giliran Ghozali Siregar yang mencoba membahayakan gawang Sriwijaya FC. Namun tendangan dari luar kotak penaltinya masih mampu ditahan Rizky Darmawan. Hingga babak pertama selesai. Tak ada gol yang tercipta. Skor 0-0 dibabak pertama
Curhat Rahel Taklukkan Kiper PSIM Yogjakarta, Setelah 4 Eksekutor Sriwijaya FC Menolak Ambil Penalti #sriwijayafc2-1psimyogyakarta #sfc #sriwijayafc #psim #psimyogyakarta #liga22020 #liga2 #rahel
PSIM Yogyakarta masih menyimpan kekecewaan usai dikalahkan Sriwijaya FC, 1-2 pada pertandingan perdana Grup Barat Liga 2 2020 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (15/03/20). Adalah gol kemenangan tuan rumah di pengujung laga lewat eksekusi penalti Rahel Radiansyah. Dalam tayangan ulang, terlihat bola sundulan pemain tuan rumah mengenai kepala bek PSIM Yogyakarta, Risman Maidullah. Namun wasit Rio Permana Putra asaRiau tetap menunjuk titik putih yang akhirnya berbuah gol. Manajer PSIM Jogja, David MP Hutauruk kesal dengan kasus 'aneh' yang terjadi, bahkan saat kompetisi baru berjalan satu pekan. Dirinya berharap ada pergerakan dari Satgas Mafia Bola untuk mengusut kejadian tersebut. Tak hanya itu, manajemen tim Laskar Mataram juga menyampaikan protes secara resmi kepada PT Liga Indonesia Baru berkait insiden tersebut. Sang manajer berharap kejadian serupa tak terjadi, sehingga sepak bola tidak dinodai oknum yang ingin mencederai prinsip sportivitas.