PSCS Cilacap gagal memetik kemenangan atas Hizbul Wathan FC dan hanya mampu meraih hasil seri dengan skor 0-0 pada laga ke-8 Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Senin (15/11/21). PSCS Cilacap yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga kans mereka lolos ke babak berikutnya langsung menyerang sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan ini. Hiu Selatan yang sementara ini bertengger di posisi ke-2 Grup C Liga 2 2021 terus memberikan tekanan pada Hizbul Wathan yang duduk di dasar klasemen dengan catatan 0 kemenangan. Skema serangan balik cepat masih menjadi tumpuan permainan PSCS Cilacap. Sementara itu, Hizbul Wathan mencoba menerapkan permainan sabar dan mendominasi penguasaan bola dengan 62 persen hingga laga menunjukkan menit ke-15. Skor kacamata sama kuat masih bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama pertandingan sore hari ini. Baik PSCS Cilacap maupun Hizbul Wathan gagal tampil klinis di 45 menit pertama pertandingan ini. Hiu Selatan mencatatkan 2 tembakan tepat sasaran, sementara Laskar Matahari hanya membuat 2 tembakan tepat sasaran meskipun memiliki penguasaan bola sebanyak 59 persen. Peluang emas PSCS Cilacap hadir di menit ke-58. Sayang gempuran bertubi-tubi Hiu Selatan masih mampu dihalau dengan sangat apik oleh Ferdiansyah yang berjaga di bawah mistar Hizbul Wathan. Di menit ke-61, PSCS Cilacap kembali memperoleh peluang emas. Sayang tendangan bebas Thaufan Hidayat masih membentur mistar Hizbul Wathan. Hizbul Wathan nyaris mencuri gol andaikata sepakan jarak jauh Rizky Sena Eka Pradana tak membentur mistar gawang PSCS Cilacap. Kedudukan 0-0 untuk PSCS Cilacap dan Hizbul Wathan FC terus bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan sore hari ini. Hasil seri ini membuat PSCS Cilacap mendapatkan tambahan 1 poin dan untuk sementara tetap bertengger di posisi ke-2 klasemen Grup C Liga 2 2021 dengan 12 poin. Sementara bagi Hizbul Wathan, hasil seri ini membuat kans mereka untuk tetap bertahan di Liga 2 makin tipis. Saat ini Laskar Matahari berada di dasar klasemen Grup C dengan koleksi 3 poin
PSIS Semarang, masih bermain imbang menghadapi Persib Bandung di Babak Pertama BRI Liga 1 2021, Selasa (26/10/2021). Bermain di Stadion Maguwoharjo, PSIS Semarang dan Persib Bandung masih sama kuat 0-0. Jonathan Cantillana setidaknya punya empat peluang di pertandingan ini, namun masih belum menghasilkan gol, karena kegemilang PSIS Semarang, bermain menekan sejak menit awal laga, memanfaatkan kelengahan pemain Persib Bandung. Peluang pertama untuk Mahesa Jenar, didapatkan Hari Nur Yulianto, memanfaatkan umpan matang Brian Ferreria di awal laga, namun sepakannya masih melebar Tidak berselang lama, ganti Septian David Maulana yang mengancam gawang Teja Paku Alam, beruntung bola masih bisa disapu oleh Nick Kuipers. Teja Paku Alam kembali harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari sepakan bebas Jonathan Cantillana yang mengarah langsung ke gawang. Setidaknya dalam 5 menit laga berjalan, PSIS Semarang mencatatkan 4 sepakan tepat sasaran di laga ini. PSIS Semarang masih mendominasi jalannya pertandingan di babak pertama, memaksa Persib Bandung sedikit lebih sabar untuk bertahan. Maung Bandung, masih kesulitan memecahkan rapatnya lini tengah PSIS Semarang, yang cukup bermain disiplin pekan kesembilan yang terhampar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021). Persib Bandung, bermain bola-bola lambung, mengharapkan kemampuan dual dari Wander Luiz, Ezra Walian hingga Estban Vizcarra untuk mencetak gol. Peluang pertama untuk Persib Bandung, datang dari sepakan Mohammed Rashid yang masih melebar dari gawang Joko Ribowo. Perlahan, Maung Bandung mulai menemukan permainan terbaiknya, dan mencari celah di lini belakang PSIS Semarang. Momentum untuk Persib Bandung datang karena permainan PSIS Semarang yang lebih banyak melakukan umpan lambung dalam menyusun serangan, memudahkan pemain Maung Bandung memenangi duel. Menjelang jeda, Jonathan Cantillana mendapatkan kartu kuning setelah berseteru dengan Victor Igbonefo. Susunan Pemain PSIS Semarang Joko Ribowo; Frendi Saputra, Wallace Costa, Wahyu Prasetyo, Riyan Ardiansyah; Septian David, Brian Ferreria, Finky Pasamba, Fredyan Wahyu; Jonathan Cantillana, Hari Nur Yulianto Persib Bandung Teja Paku Alam; Henhen Herdiana, Wallace Costa, Victor Igbonefo, Zalnando; Mohammed Rashid, Marc Klok, Estban Vizcarra; Febri Hariyadi, Ezra Walian; Wander Luiz
Persipura Jayapura makin terpuruk usai kembali menelan kekalahan dari Barito Putera. Pada lanjutan Liga 1 2021-2022, Persipura Jayapura kalah dari Barito Putera dengan skor 0-1, di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Senin (25/10/2021). Gol tunggal Barito Putera diciptakan Azamat Baimatov melalui sundulan kepala pada menit ke-56. Kekalahan ini menambah catatan negatif Persipura, yakni lima pertandingan tanpa kemenanga Posisi ini diyakini dapat mengancam posisi pelatih Persipura, Jacksen F Tiago. Sementara itu, Barito Putera mampu mewujudkan targetnya, yakni meraih kemenangan untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara Liga 1 2021-2022. Meski begitu, kemenangan ini tidak membuat Barito Putera keluar dari zona merah. Mereka hanya menggeser posisi Persipura yang berada di peringkat ke-16 klasemen dengan torehan tujuh poin. Tak hanya itu, kemenangan atas Persipura tentu makin menambah motivasi para pemain Barito Putera untuk bangkit. Barito Putera langsung menekan pertahanan Persipura Jayapura. Laga belum berjalan satu menit, Abrizal Umanailo sudah menciptakan peluang. Umanailo melepaskan sepakan keras, namun bola melebar tipis di kiri gawang Persipura. Satu menit berselang, giliran penyerang Persipura, Yohanis Pahabol, mengancam gawang Barito Putera melalui sepakan dari dalam kotak penalti. Sayang, bola terlalu lemah dan bisa diamankan kiper Barito Putera, Adhitya Harlan. Pertandingan berjalan menarik, memasuki menit ke-10 kedua tim saling berbalas serangan. Meski begitu, Barito Putera lebih banyak menekan untuk menciptakan gol keunggulan. Luthfi Kamal mencoba melakukan spekulasi dari luar kotak penalti pada menit ke-17. Tapi, bola tidak menemui target atau melambung ke atas gawang Persipura. Persipura kerap melakukan serangan balik cepat melalui sisi sayap. Namun bisa digagalkan oleh pemain-pemain belakang Barito Putera. Rafinha melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-24. Namun, tembakan tidak tepat sasaran atau melebar tipis di kiri gawang Persipura. Memasuki menit ke-35 belum ada peluang emas yang diciptakan Persipura dan Barito Putera. Menit ke-37, Persipura harus kehilangan Ricky Kayame yang menderita cedera. Dia digantikan Elisha Basna. Tidak ada gol yang tercipta. Babak pertama berakhir sama kuat dengan skor 0-0. Beni Oktovianto langsung mendapatkan peluang emas ketika babak kedua baru dimulai. Striker Barito Putera itu sudah berhadapan dengan kiper Persipura, namun bola hasil sepakannya tidak menemui sasaran. Elisha Basna juga membuka peluang pada menit ke-50. Dia mendapatkan bola liar di dalam kotak penalti, namun bola sepakannya melambung melewati mistar gawang. Pada babak kedua, tempo permainan sedikit meningkat dibandingkan babak pertama. Kedua tim, Persipura dan Barito Putera, menaikkan tempo permainan. Barito Putera mampu menciptakan gol keunggulan pada menit ke-56 yang dicetak Azamat Baimatov melalui sundulan kepala. Pemain berposisi bek tengah itu mampu memanfaatkan umpan sepak pojok melalui tandukan kepalanya. Bola mengarah ke pojok kanan gawang, kiper Persipura tidak mampu mengamankannya. Persipura tampak tersengat usai tertinggal satu gol dari Barito Putera. Tim berjulukan Mutiara Hitam itu langsung menekan pertahanan Barito Putera. Memasuki menit ke-70, Persipura yang terus menekan belum bisa menciptakan gol penyama kedudukan. Usaha para pemain Persipura selalu gagal ketika sudah memasuki zona pertahanan Barito Putera. Persipura tak berhenti menekan Barito Putera di sisa jalannya pertandingan babak kedua. Usaha Ian Louis Kabes tak berbuah hasil. Skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Barito Putera hingga laga usai.
mematahkan dominasi Kalteng Putra pada pekan keempat fase penyisihan Grup D kompetisi Liga 2 2021. Dalam duel yang digelar di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Selasa (19/10/2021) malam itu, Mitra Kukar sukses menang 2-0 atas Kalteng Putra. Dua gol skuad Naga Mekes pada pertandingan ini diciptakan oleh bek Saepuloh Maulana (31’) dan striker Airlangga Sucipto (36’). Dengan hasil ini, Mitra Kukar sukses mematahkan dominasi Laskar Isen Mulang yang pada tiga laga sebelumnya sukses menyapu bersih dengan kemenangan Selain menjadi kekalahan pertama Kalteng Putra, hasil ini di sisi lain merupakan kemenangan pertama bagi skuad Naga Mekes. Sebab, tiga pertandingan sebelumnya yang dilalui anak asuh Asep Suryadi berakhir dengan dua kekalahan dan satu imbang Di sisi lain, skuad Laskar Isen Mulang hanya bisa menahan gempuran lawan. Mereka tak mampu melancarkan serangan karena lebih sering dipatahkan di tengah jalan. Memasuki menit 15, Kalteng Putra mulai bisa keluar dari tekanan. Bahkan, anak asuh Eko Tamamie ini mampu mengambil alih dominasi penguasaan bola. Namun, Mitra Kukar justru menjadi tim yang sukses memecah keunggulan terlebih dahulu pada pertandingan ini. Pada menit ke-31, Saepuloh Maulana berhasil melesakkan bola ke gawang Kalteng Putra sesuai Sukasto Efendi melakukan kesalahan dalam mengantisipasi bola lambung. Tak butuh waktu lama bagi skuad Naga Mekes untuk menambah keunggulan mereka atas skuad Laskar Isen Mulang. Aksi bek Mitra Kukar, Saepulloh Maulana dalam laga Liga 2 2021. Ligaindonesiabaru.com Lima menit berselang atau tepatnya pada menit ke-36, Airlangga Sucipto sukses memanfaatkan umpan silang matang yang dikirimkan oleh Sugiyanto Baitul Rohman. Mantan pemain Persib Bandung ini sukses menanduk bola ketika berdiri tanpa pengawalan di area kotak penalti. Untuk sementara, Mitra Kukar unggul 2-0 atas Kalteng Putra. Hingga babak pertama berakhir, Mitra Kukar sukses mempertahankan keunggulannya. Skor 2-0 menutup 45 menit pertama. Babak Kedua Memasuki babak kedua, Kalteng Putra meningkatkan intensitas serangan mereka setelah tertinggal dua gol dari Mitra Kukar. Anak asuh Eko Tamamie mulai mengambil alih kendali permainan. Berbagai upaya dilancarkan untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, tak ada satu pun serangan Kalteng Putra yang sukses menciptakan peluang berarti. Dari seluruh percobaan yang dilancarkan, tak ada yang mengarah ke gawang. Sementara itu, skuad Naga Mekes lebih memilih bermain bertahan dan menunggu gelombang serangan Kalteng Putra dan sesekali melancarkan skema serangan balik. Tembakan tepat sasaran pertama Kalteng Putra pada laga ini baru tercipta pada menit ke-64 melalui skema bola mati.
Pertarungan sengit PSM Makassar vs Bali United dalam laga perdana seri kedua Liga 1 2021-2020 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu, 17 Oktober, berakhir dengan skor 2-1. Duel dua tim papan atas Tanah Air berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal. Laga yang dimulai 15.15 WIB, langsung diwarnai dengan adu serangan. PSM bermain lebih agresif dalam dua menit awal. Ilham Armaiyn, Saldi Amiruddin, dan Yakob Sayuri yang ditempatkan di lini serang, terus bergerak memberikan tekanan untuk membongkar pertahanan Serdadu Tridatu Beberapa kali mereka melakukan tembakan, tetapi bola hasil sepakannya masih belum tepat sasaran. Saldi Amiruddin melancarkan tembakan pertamanya pada menit kelima, namun bola masih melenceng. Selepas menit ke-20, giliran Ilja Spasojevic dan rekan-rekannya yang melancarkan serangan bertubi-tubi ke lini belakang PSM. Spaso memberikan ancaman dengan tendangannya yang mengarah ke gawang pada menit ke-24, tetapi masih bisa diantisipasi kiper Hilmansyah. Selang enam menit kemudian, giliran PSM yang mendapatkan peluang emas mencetak gol saat Yakob Sayuri berhasil masuk ke kotak penalti Bali United tetapi bola sepakannya masih belum tepat sasaran. Pada 15 menit akhir menjelang babak pertama berakhir, tim asuhan Stefano Cugurra kembali melancarkan serangan bertubi-tubi ke gawang Hermansyah. Tetapi, kiper andalan PSM itu mampu melakukan penyelamatan gemilang. PSM melalui aksi Saldi sempat memberikan ancaman ke gawang Bali United pada menit ke-40. Namun, bola sepakannya masih bisa diantisipasi para pemain Serdadu Tridatu. Menjelang istirahat turun minum, tempo pertandingan menurun. Meski begitu, kedua tim tetap berusaha membangun serangan mengandalkan umpan terobosan. Pada tambahan waktu babak pertama, Bali United mempunyai peluang emas. Saat itu terjadi kemelut di depan gawang PSM, tetapi para pemain Juku Eja mampu mengatasinya sehingga kedudukan imbang tanpa gol tidak berubah. PSM memulai babak kedua dengan pergantian dua pemain sekaligus. Pelatih Milomir Seslija memasukkan Rizky Eka Pratama dan Muhammad Arfan untuk menggantikan Saldi Amiruddin dan Talgat Ulu. Sementara, Bali United tetap mempertahankan skuadnya. Pertandingan sengit berlanjut di babak kedua. Ketua tim saling menyerang dalam laga yang berlangsung dalam tempo tinggi. Pada menit ke-62, PSM kembali melakukan pergantian pemain. Sutanto Tan dan Yakob Sayuri ditarik. Sebagai gantinya, Rasyid Bakri dan Azka Fauzi masuk. Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, baru melakukan pergantian pemain pada menit ke-64. DIa mamasukkan Kadek Agung dan Lerby Liandry menggantikan Rizky Pellu dan Melvin Platje. PSM akhirnya berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-67 melalui Azka Fauzi yang baru dimasukkan selama lima menit. Dia berhasil masuk ke kotak penalti dan menyelesaikan umpan dari Willem Jan Pluim. Menjelang 20 menit menuju pertandingan berakhir, Bali United memasukkan Fahmi Al Ayyubi untuk menggantikan Yabes Roni. Lima menit kemudian, I Made Andhika PRadana dan Eber Hendrique De Bessa ditarik. Mereka digantikan Dias Angga Putra dan Stefano Lilipaly. PSM mencetak gol kedua melalui tendangan penalti yang sukses dilakukan oleh Serif Hasic pada menit ke-78. Juku Eja mendapatkan hadiah penalti setelah Lilipaly melakukan pelanggaran di kotak penalti. Hanya selang satu menit setelah itu, Bali United mendapatkan hadiah tendangan penalti karena pelanggaran yang dilakukan kiper Hilmansyah saat menghentikan laju pergerakan Lilipaly. Illija Spasojevic yang menjadi eksekutor penalti berhasil menyelesaikan tugasnya pada menit ke-80, sehingga skor berubah menjadi 2-1. Pertandingan pun kembali sengit. Pada menit akhir, PSM kembali melakukan pergantian pemain. Ilham Armaiyn digantikan Fajar Andika. Para pemain Bali United berusaha melancarkan serangan pada menit-menit akhir tetapi pertahanan PSM Makassar solid. Kiper Hilmansyah juga bermain sangat bagus dalam melakukan penyelamatan demi penyelamatan. Di ujung pertandingan, kiper Bali United, Wawan Hendrawan mendapatkan kartu merah di babak tambahan waktu. Sehingga posisinya digantikan oleh bek Leonard Tupamahu. Dengan hasil pertandingan ini, PSM Makassar kini mengoleksi 12 poin, sama dengan Bali United. Tim Juku Eja naik satu tingkat ke posisi keempat klasemen Liga 1 2021-2022, sementara Serdadu Tridatu turun ke peringkat kelima.
Viral video Pertandingan tinju di Arena PON XX Papua di GOR Cendrawasih, Jayapura, Papua diwarnai kericuhan. Petinju dari kontingen DKI Jakarta, Jil Mandagi menjadi sasaran pemukulan di luar ring tinju. #viral #ponpapua #tinjuricuh
Laga lanjutan Grup C Liga 2 2021 yang mempertemukan Persijap Jepara versus (vs) Persis Solo berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Di Stadion Manahan, Solo, Selasa (5/10/2021) malam, Persijap Jepara memaksa Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, berbagi satu poin. Persijap unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Iqmal Nur Samsu (18'). Sementara gol Persis Solo diciptakan oleh Miftahul Hamdi (38'). Gagal mendapat poin penuh (tiga) membuat Laskar Sambernyawa gagal mengambil alih puncak klasemen Grup C yang kemarin direbut PSCS Cilacap. Pertandingan antara Persijap melawan Persis Solo berlangsung dalam tempo yang lambat. Kedua tim tampak lebih berhati-hati dalam bermain. Persijap yang bertindak sebagai tuan rumah berusaha menyerang lebih dulu lewat Busari. Hanya saja upaya tersebut belum menemui sasaran. Pada menit ke-18, Iqmal Nur Samsu membuat kejutan. Memanfaatkan umpan apik Nurdian Syaputra dari kanan pernyerangan, ia dengan tenang menceploskan bola ke gawang lawan. Tertinggal satu gol membuat Laskar Sambernyawa lebih agresif. Mereka tak hanya berlama-lama menguasai bola, tapi juga menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Hasil BRI Liga 1 2021/2022 :Persipura Vs Arema: Singo Edan Raih Kemenangan Pertama ===================================================== Sumber : https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/d-5745632/persipura-vs-arema-singo-edan-raih-kemenangan-pertama-di-liga-1 Arema FC mencatatkan kemenangan pertamanya, di Liga 1 tahun 2021. Singo Edan mengalahkan Persipura Jayapura di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (29/9/2021). Sebelum laga pekan kelima ini, Arema adalah satu-satunya klub Liga 1 yang belum meraih kemenangan. Tim asuhan Eduardo Almeida itu mencatat, tiga kali imbang, dan kalah sekali. Arema yang belum pernah menang di Liga 1, langsung mencoba tampil menggebrak. Hasilnya cukup ampuh, dengan terciptanya gol cepat. Berawal dari tendangan bebas Johan Alfarizi, bola ditanduk Sergio Silva, yang membentur mistar gawang Persipura. Kemelut pun terjadi, dan Carlos Fortes berhasil menyambar bola untuk membawa Arema unggul 1 0, pada menit ke-7. Tertinggal 1 gol membuat Persipura mencoba membalas. Tapi upaya-upaya yang dilancarkan Gunansar Mandowen, hingga Todd Rivaldo Ferre belum membuahkan hasil. Arema juga tidak tinggal diam, dengan melakukan ancaman-ancaman lanjutan, demi menambah keunggulan. Dedik Setiawan tercatat dua kali mendapat peluang, yang belum berhasil dimanfaatkan dengan baik. Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago, mencoba mengubah keadaan dengan menurunkan dua pemain sekaligus, sebelum babak pertama berakhir. Ia menurunkan Theo Filo, dan Henrique Motta, untuk menggantikan Ricardo Salampessy, dan Ian Louis Kabes. Sementara, Arema juga terus berupaya menambah keunggulan. Dedi Santoso sesekali mencoba peruntungan, namun tak ada gol tambahan yang tercipta, sampai babak pertama berakhir. Pada awal babak kedua, Persipura kembali melakukan pergantian pemain. Pemain Rumakiek dimainkan, untuk menggantikan Ricky Kayame. Kehadiran Rumakiek cukup memberi warna dalam serangan Persipura. Pada menit ke-63, pemain 19 tahun itu mendapat peluang yang masih bisa dihalau kiper Arema, Adilson Maringa. Tak lama berselang, Arema nyaris memperlebar keunggulan, lewat peluang one-on-one dengan kiper Persipura, Fitrul Rustapa. Tapi tendangan Kushedya sanggup dihalau Fitrul. Balas-balasan serangan terus terjadi, menjelang pertandingan usai. Adilson Maringa dibuat kerja keras, salah satunya menghalau tendangan tepat sasaran, yang dilepaskan Todd Rivaldo Ferre. Arema berhasil mempertahankan keunggulan 1 0, atas Persipura sampai wasit mengakhiri pertandingan. Hasil ini adalah kemenangan pertama Arema di Liga 1. ========================================================== Link Channel : https://www.youtube.com/channel/UCRbAdBppE4UrkBFSL8PBDTg