Norėdami matyti visą podkastą spauskite čia: https://contribee.com/krepsinisnet 00:00 – ryšys su L.Yamaliu ir kalbos apie mainus 03:50 – ką reikėjo tobulinti Kasparui 06:20 – ryšys su Tadu 10:25 – žaidimas be pikenrolų ir „Heat“ kultūra 16:20 – B.Adebayo rekordas 20:05 – NBA nėra cirkas ir Kasparo išbandymai 26:30 – „Heat“ požiūris į rinktinę ir ką Lietuva gali nuveikti 34:26 – ar verta važiuoti į NCAA 39:45 – „Heat“ ir „Magic“ priešprieša ir NBA taurė 41:15 – „Knicks“ triumfas, J.Brunsono ūgis 44:50 – futbolas, sokeris ir komercija 47:58 – ispanų kalba 51:04 – užduotys naujokams 53:10 – mėgstamiausias lietuvis krepšininkas 54:55 – „Make a play“ stovykla 1:01:25 – Vasaros lyga ir klaustukas dėl antro „lango“
Bagaimana mungkin gulungan lakban dan selembar terpal justru melahirkan salah satu strategi pemasaran paling jenius di dunia? Itulah ironi yang terjadi pada FIFA dalam gelaran Piala Dunia 2026 di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. FIFA memiliki aturan yang sangat ketat: melarang merek non-sponsor muncul di area turnamen demi melindungi hak eksklusif bernilai triliunan rupiah milik mitra korporat resmi mereka. Sponsor utama seperti Coca-Cola atau Visa membayar triliunan rupiah agar merek mereka menjadi satu-satunya yang bersinar. Sebagai imbalan, FIFA wajib menjamin bahwa investasi mahal tersebut bersih dari gangguan kompetitor. Jika merek non-sponsor dibiarkan tampil gratis, para sponsor resmi akan merugi dan enggan mendanai turnamen di masa depan. Demi menegakkan aturan ini, FIFA mulai beraksi dengan menutupi identitas asli beberapa stadion menggunakan terpal dan logo turnamen. Korban utamanya? Levi’s Stadium. Karena Levi's bukan sponsor resmi, FIFA memutuskan untuk menutup logo raksasa merek jin ikonik tersebut dengan terpal besar. Namun, langkah kaku FIFA ini justru menjadi kesalahan besar yang berhasil dimanfaatkan Levi’s menjadi momentum pemasaran yang brilian. alih-alih protes atau menuntut, Levi's memilih untuk "merayakan" sensor tersebut. Levi’s mengubah foto profil Instagram resmi mereka menjadi gambar logo mereka yang sengaja disensor atau ditutupi. Mereka mengerahkan truk-truk dengan papan iklan berjalan di luar area stadion. Di badan truk tersebut, tertulis kalimat provokatif: "Tidak ada yang bisa dilihat di sini," lengkap dengan grafis terpal tiruan yang seolah-olah menutupi logo raksasa mereka. Strategi pemasaran gerilya ini, justru berkebalikan dari apa yang diinginkan FIFA. Bukannya membuat penonton abai, truk-truk misterius itu justru menjadi magnet perhatian bagi orang-orang yang sedang berjalan menuju stadion. Orang-orang mulai mengambil foto dan mengunggahnya ke media sosial hingga menjadi viral.
L’hommage d’un supporter de la RD du Congo à Patrice Lumumba en l’absence de Michel Kuka, absent faute de visa pour les USA. #FIFAWORLDCUP #worldcup2026 #congo #rdcongo🇨🇩
The Ghana Black Stars arrived in Toronto, Canada on Monday afternoon to a rapturous welcome from hundreds of singing and chanting fans. Led by coach Carlos Queiroz, the team checked into the Delta Hotel to begin their final preparations.Key Logistics & Group L ScheduleThe Black Stars completed their initial pre-tournament camps in Virginia and Rhode Island before flying into Canada. All 26 squad players are fully fit with no injury concerns reported. However, the team faces a massive off-field hurdle as star midfielder Thomas Partey was denied a Canadian visa due to ongoing legal proceedings in the UK, a decision the Ghana Football Association is currently challenging in court.The team is holding its official training session at BMO Field on Tuesday evening ahead of their highly anticipated group fixtures:Ghana vs. Panama: Wednesday, June 17, 2026 at 7:00 PM ET (BMO Field, Toronto).
Norėdami matyti visą podkastą spauskite čia: https://contribee.com/krepsinisnet Sekite mus „Instagram“ tinkle: https://www.instagram.com/krepsinisnet/ https://www.instagram.com/edgarauskas/ https://www.instagram.com/leksas/ 00:00 – sidabras laimėtas, kas toliau? 11:30 – „Ryto“ epitetas ir asistentas T.Masiuliui 24:03 – savybės treneriui ir santykiai su E.Nickumi 32:44 – A.Beručka ir A.Velička Australijoje 36:55 – darbas su N.Čanaku ir „Lietkabelis“ 47:10 – E.Skersio žinutė 51:13 – iššūkiai kitam sezonui Rėmėjų dalyje aptartos šios temos: 1:06:48 – rinktinės sąrašas 1:13:00 – muštynės Graikijoje 1:17:00 – proga 4 LKL ekipoms 1:23:16 – M.Lewiso alga ir projekcija „Žalgiryje“ 1:28:35 – ką su sudėtimi sugalvojo „Žalgiris“ 1:43:10 – bronza „Neptūnui“ ir komandų laukiantys darbai 1:53:50 – šventė Niujorke 1:59:12 – LeBronas Lietuvoje
Ghana’s government has officially pushed back after Thomas Partey was denied entry into Canada ahead of the World Cup clash 🇬🇭 Now, Canada has responded. A spokesperson from Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC), speaking on behalf of the minister, insists the decision was not personal — stating that every applicant is assessed individually based on facts and the law. But Ghana isn’t backing down, calling the decision unfair and demanding a review 👀 Is this justice… or double standards? #Partey #Ghana #BlackStars #Canada #VisaDenial #WorldCup #GhanaFootball #FootballNews #BreakingNews #AfricanFootball #ThomasPartey #FIFA #SportsNews #KingKobbySports ⸻ Thomas Partey, Partey visa denial, Ghana vs Canada, Ghana protest Partey, Canada immigration response, Black Stars news, Ghana football news, Partey Canada ban, FIFA World Cup news, Ghana vs Panama, Partey latest news, football controversy, IRCC Canada, Ghana government response, sports breaking news, King Kobby Sports
GOOD NEWS-Thomas Partey visa Review, Possible Way Carlos Queiros Can Fix Partey in blackstars squad