Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim TRIBUN-VIDEO.COM - Indonesia berhasil mendulang medali perak di gelaran cabang olahraga (cabor) Kano Traditional Boat Race (TBR) 1.000 Meter Putra, Senin (27/8/2018). Medali tersebut menjadi medali penutup di cabor Kano TBR. Awalnya, skuat besutan Suryadi ini berhasil mengamankan tiket menuju semifinal sejak babak awal penyisihan. Mereka berhasil finish di urutan ke-3 dengan catatan waktu 4 menit 39.604 detik, dikalahkan oleh Thailand dan China Taipei. Begitupun di babak semifinal, mereka berhasil lolos ke babak final dengan mudah. Marjuki cs berhasil finish di urutan pertama dengan catatan waktu 4 menit 37.891 detik, mengalahkan China dan Thailand yang menjadi pesaing beratnya. Sayang, mereka justru dikalahkan oleh China Taipei yang tak disangka-sangka menyalip dan finish di urutan pertama babak final. Indonesia hanya terpaut kurang dari 3 detik lagi untuk menjadi pemuncak dan menyabet medali emas. "Memang China Taipei ini unpredictable. Karena beberapa negara sudah diatasi, China, Myanmar, dan beberapa negara lain," ujar Pelatih Kepala TBR Indonesia Suryadi usai pertandingan. Padahal, mereka menganggap lawan kuat mereka seperti China yang harus mereka antisipasi. Rupanya, China Taipei pun berhasil memberikan performa apik di akhir pertandingan. "Justru kami berharap bisa mengalahkan China, justru kita dikalahkan oleh China Taipei. Sekali lagi kami mohon maaf, tak mampu meraih medali emas," ucapnya. Di samping itu, ia menampik jika ada masalah dalam proses persiapan yang dilakukan oleh anak asuhnya. Ia menganggap, negara lain memang lebih beruntung ketimbang Indonesia. "Anak-anak sudah mempersiapkan, dan mulai start kemudian mempertahankan kecepatan sampai finish, betul-betul mereka lakukan dengan baik. Tapi memang China Taipei lebih unggul," tutupnya.(*)
Subscribe: https://www.youtube.com/channel/UCaFF4Q8RlfNq45cPDUwE8QA?sub_confirmation=1 School: Tenjin Shinyo Ryu Jujutsu Event: 36th Asakusa Kobudo Taikai Date: 21/04/2018 Venue: Taito Riverside Sports Center Representative: Kubota Nobuhiro -- PRESENTATION: TENJIN SHINYO RYU JUJUTSU -- The founder of this school Iso Mataemon Ryukansai Minamoto Masatari, after mastering at the highest extent the secrets of Yoshin Ryu and Shin no Shinto Ryu, started to travel through the country, and faced the headmasters of each clan without being ever defeated. After many years of experience, when he was retired at the Kita no Tenman-gu sanctuary in Kyoto to compile his researches, he had a great revelation while he was watching a “Yoryu” willow bending under the wind. He founded his school and named it “Tenjin Shinyo Ryu”, by using the name of Tenmangu’s divinity, “Tenshin” (the spirit of Michizane), and by picking one character out of each school he used to practice before: “Shin” and “Yo”. At the end of the Shogunate, he was teaching to over 5,000 students, and among 170 schools of Jujutsu, his claimed to surpass the others by far, and the warriors of numerous clans were competing to train there. At the beginning of the Meiji era, in 1877, the founder of the Kodokan Jigoro Kano Shihan passed the gate of Shihan Fukuda Yanosuke’s house to train there. In 1879, when the master passed away, it’s Iso Masatomo (3rd generation) who took over, and in 1882 Jigoro established the Kodokan. --- CREDITS --- Footage by Seido Co., Ltd.: https://www.seidoshop.com (en) http://www.seidoshop.jp (jp) http://blog.seidoshop.com (en) http://www.budoexport.com (fr) --- MUSIC --- All This by Kevin MacLeod (incompetech.com) CC 3.0