Anak-anak bermain bola seperti pemain timnas Indonesia terbaru Witan Sulaiman
Anak-anak bermain bola seperti pemain timnas Indonesia terbaru Witan Sulaiman

The kids were playing football in a small football field. Uploaded when Arsenal vs Tottenham ............................................................................... Garuda Football Scout Indonesia is a youtube channel based from a website called ScoutIDN. The youth football website was stopped in 2013. We try rebuild the movement using youtube. Help us by liking, commenting, and subscribing our channel. ............................................................................... PERSIB Bandung Bali United Borneo FC PERSIPURA Jayapura PSIS Semarang PSM Makassar PERSIRAJA Banda Aceh Madura United PERSIJA Jakarta PS TIRA Persikabo Bogor Bhayangkara FC Arema FC Malang PERSIK Kediri PERSITA Tangerang PERSEBAYA Surabaya PSS Sleman Barito Putera PERSELA Lamongan PSPS PEKANBARU BABEL UNITED FC BADAK LAMPUNG PERSERANG Serang SRIWIJAYA FC PSMS Medan AS ABADI Tiga Naga PSIM Jogja CILEGON UNITED FC PSKC Cimahi SEMEN PADANG FC PERSEKAT Tegal MITRA KUKAR PERSIBA Balikpapan PERSIJAP Jepara SULUT UNITED PERSEWAR Waropen PUTRA SINAR GIRI FC PERSIS Solo PSCS Cilacap KALTENG PUTRA PSBS Biak PERSIGO SEMERU FC MARTAPURA FC PSBL Peusangan Raya FC PS Peureulak Raya PSLS PSGL Karo United FC PS Bhinneka PSP Batang Anai FC Tornado FC PS Siak Kuansing United FC Dumai FC 757 Kepri Jaya Persibri Muba United Persibabar Bengkulu Raya AD Sport Persikota Serang Jaya FC Persitangsel Jakarta United PS Pemuda Jaya PRO-Direct FC Villa 2000 B PSKC Persitas Perses Persikasi Persikab Patriot Candrabhaga FC PSGJ Benpica FC Karawang Persiku Kudus Persekat Tegal Persibas Banyumas Persebi Boyolali PSIP Pemalang Persab Brebes Sleman United PS Protaba Putra Sinar Giri Persekabpas PSID Perseta Persedikab Persewangi Persekap PSIL Persesa Sumbersari FC Putra Jombang PS KoPa Persikat PSMTW Persetala Kotabaru Bontang City FC Harbi Pusam FC PS Tarakan Banten Jaya Persma 1960 Persmin Tahuna FC BPS Pestu Perspin Gaspa 1958 PS Nene' Mallomo PS Wonua Bombana Gulamastar Buton Tengah Persidago PS Matra Perseden Persebi Bima Perslobar PS Malaka PS Hatusela Mamala Persiter Kaimana FC Persemi Mimika Daftar Sekolah Sepak Bola (SSB) di Indonesia Jakarta Biangbola Simprug, Abstraxs Bintaro, Ampera Ciledug, Annisa Pratama, AS-IOP Apacinti Gelora Senayan, Bina Taruna Rawamangun, Bina Utama Cakung, Bintang Utara Tanjung Priok, Bintaro Jaya, Bonnas FC Kebayoran Lama, Forza Pratama Cibubur, IM-DKI Ciledug, La Rose, MBFA, Merah Putih, Putra Indonesia, Rawa Junior, Ricky Yakobi Malaka Selection, Sanggraha Pelita, Si Doel Gelora Ragunan, Liverpool Manchester City Chelsea Leicester City Manchester United Sheffield United Wolverhampton Arsenal Burnley Tottenham Hotspur Everton Southampton Newcastle Crystal Palace Brighton West Ham Watford Bournemouth Aston Villa Norwich City Leeds West Bromwich Brentford Fulham Nottingham Forest Cardiff Atalanta Bologna Brescia Cagliari Fiorentina Genoa Hellas Verona Internazionale (Inter) Milan vs Juventus Lazio Lecce AC Milan Napoli Parma Roma Sampdoria Sassuolo SPAL Torino Udinese Alaves Athletic Bilbao Atletico Madrid Barcelona Celta Vigo Eibar Espanyol Getafe Granada Leganes Levante Real Mallorca Osasuna Real Betis Real Madrid Real Sociedad Sevilla Valencia Valladolid Villareal. AIK Amsterdam Ajax APOEL Ararat Astana Basel BATE Bayer Leverkusen Bayern Munich Benfica Borussia Dortmund BSC Young Boys Berne Celtic CFR Cluj Club Bruges KV Crvena Zvezda Dinamo Zagreb Dundalk Dynamo Kyiv F91 Dudelange FC Kopenhagen FC Salzbourg FC Santa Coloma FC Viktoria Plzen Ferencváros Feronikeli Galatasaray HB HJK Internazionale İstanbul Başakşehir Krasnodar KRC Genk LASK Linz Lille OSC Lincoln Red Imps Linfield Lokomotiv Moskwa Ludogorets Maccabi Tel Aviv Maribor Nõmme Kalju Olympiakos Piraeus Olympique Lyonnais PAOK Paris Saint-Germain FC Partizani Tirana Piast Gliwice Porto PSV Qarabağ RB Leipzig Riga Rosenborg Saburtalo Sarajevo Shakhtar Donetsk Sheriff Shkendija SK Slavia Prague Slovan Bratislava Sūduva Sutjeska The New Saints Tre Penne Valletta Valur Zenit Al Hilal Kashima Antlers vs Shanghai SIPG Al Duhail Al Ahli Persepolis Guangzhou Evergrande Urawa Red Diamonds Esteghlal Ulsan Hyundai Zob Ahan Jeonbuk Hyundai Motors Kawasaki Frontale Suwon Samsung Bluewings Sanfrecce Hiroshima Al Ittihad Tianjin Quanjian Ceres Negros Shandong Luneng Buriram United Jiangsu Suning Lokomotiv Tashkent Jeju United Pakhtakor April 25 Beijing FC Istiklol Johor Darul Ta’zim (JDT) FC Seoul Muangthong United Melbourne Victory Shanghai Shenhua Cerezo Osaka Esteghlal Khuzestan FC Tokyo Kashiwa Reysol Gamba Osaka Home United Vissel Kobe Yokohama F. Marinos Ha Noi Al Jazeera Daegu FC Bengaluru Gyeongnam FC Sydney FC Tampines Rovers Sepahan Chiangrai United Global Cebu Yangon United Al Sailiya El Jaish Brisbane Roar Kitchee Saipa Dhaka Abahani Persija Jakarta Bangkok United Sukhothai Western Sydney Wanderers PSM Makassar Bali United Adelaide United Becamex Binh Duong Port Khujand Kaya Iloilo FLC Thanh Hoa Malkiya Hwaebul Ho Chi Minh City Than Quang Ninh.



ELKAN BAGGOTT⚠️ DI PEREBUTKAN INDONESIA DAN THAILAND BERIKAN JAWABAN TEGAS...
ELKAN BAGGOTT⚠️ DI PEREBUTKAN INDONESIA DAN THAILAND BERIKAN JAWABAN TEGAS...

#stayathome #elkanbaggot #pssi #fifa #aff #afc #timnasindonesia #garudamuda #timnasmuda #seagames #merlioncup #olimpiade #lechiagdanks #fkredniksurdulica #egymaulanavikri #witansulaiman #osvaldohaay #baguskahfi #davidmaulana #fajarfaturrahman #saddilramdani #andikvermansyah #evandimaz #andritani #nadeoargawinata #bagaskaffa #brylianaldama #rendyjuliansyah Diperebutkan Timnas Indonesia dan Thailand, salah satu wonderkid Liga Inggris Elkan Baggott berikan jawaban tegas terkait masa depannya. Nama Elkan Baggott sendiri belakangan menjadi perbincangan hangat media olahraga Tanah Air, di mana pemain muda berusia 16 tahun tersebut dikabarkan tengah menjadi perebutan Timnas Indonesia dan Thailand. Kabar itu muncul setelah media Vietnam, Thethao, menyebutkan bahwa Thailand yang menjadi tempat kelahiran Elkan Baggot juga berniat untuk menaturalisasi pemain berdarah Indonesia tersebut. Ramai menjadi perbincangan di ASEAN, Elkan Baggot yang baru saja pulih dari cedera tersebut memberikan jawaban tegas terkait masa depan karirnya bersama timnas. Menurut Elkan, ia lebih menyukai bergabung bersama Timnas Indonesia lantaran di Indonesia lah keluarganya berasal dan ia ingin membawa harum tanah kelahiran keluarganya. "Jawaban saya untuk pertanyaan itu (Timnas yang dipilih), saya lebih suka bermain untuk Indonesia karena di sana keluarga saya berasal, berharap terpilih untuk Piala Dunia U-20 dan itulah yang saya inginkan," ucapnya kepada INDOSPORT.com. Meski begitu, dirinya tidak menutup kemungkinan tawaran yang datang dari Timnas Thailand, terlebih jika FA Thailand punya visi serta misi yang jelas kedepannya. "Tetapi saya juga harus melihat apa yang ditawarkan Thailand dan target mereka ke depan (memenangkan piala dunia misalnya), saya juga akan melihat target Indonesia. Namun Indonesia menjadi pilihan utama karena di sanalah keluarga saya berada," tambahnya. Elkan Baggott diketahui lahir di Thailand pada 23 Oktober 2004 dari seorang ayah berkebangsaan Inggris dan ibu asli Indonesia. Meski lahir di Thailand, Elkan Baggott pernah ke Indonesia dan sempat mencicipi kompetisi sepak bola antar sekolah.



B SATHIANATHAN Marah | Fans SELANGOR Racist | Tapi Apa Kaitan Dengan Team KELANTAN?
B SATHIANATHAN Marah | Fans SELANGOR Racist | Tapi Apa Kaitan Dengan Team KELANTAN?

Berita *Satiananthan: Dah 62 Tahun Merdeka, Salahkah Saya Letak Pemain ‘Kel*ng’?* Oleh Nur Hadi Mohamad • March 8, 2020 • 10:00 am RELIKS LA FANS SELANGOR, KITA SATU MALAYSIA MAA, APE SALAHNYA KAUM LAIN MAIN UNTUK TEAM ?? PERAK OK JE J.PARTHIBAN DAN KENNY MAIN, X ADA RACIS PUN, KOME MARAH SGT SBB SATHIA ORANG PERAK KAN ?? 😀😀😃 Mungkin terlalu geram dengan komen-komen biadab dan berbaur perkauman yang sering dilemparkan kepadanya serta beberapa pemain di media sosial, Ketua Jurulatih Selangor, B. Satiananthan akhirnya bersuara mengenai perkara tersebut. Ketika menjawab soalan dalam sidang media selepas perlawanan mengenai prestasi pemainnya ketika berdepan Perak dalam perlawanan kedua Liga Super, jurulatih itu memuji persembahan beberapa pemainnya termasuk pemain pertahanan kiri, K. Prabakaran. Namun beliau tidak dapat menerima tuduhan yang mendakwa pemilihan Prabakaran untuk beraksi dalam kesebelasan utama adalah disebabkan pemain itu sebangsa dengannya. “Dalam Facebook, orang kata saya pilih bulu. Saya nak tanya, adakah salah saya letak seorang kel*ng macam saya? Kel*ng bukan pemain bola? “Cara mereka tulis [di Facebook] macam tak pergi sekolah langsung. Dah 62 tahun kita merdeka, masih lagi maki gunakan [perkataan] kel*ng, anjing. Macam itukah penyokong? “Saya [umur] dah 62 tahun, saya datang dari kampung Melayu, saya duduk dengan orang Melayu, tetapi saya tak pernah dengar [ejekan perkauman] macam ini. “Tapi orang kutuk dia [Prabakaran], macam orang tak sekolah. Kalau sekolah pun mungkin campur dengan Melayu sahaja, tak pernah bercampur dengan kel*ng.” tegas Satiananthan. Menurut Satiananthan, Sewaktu era kegemilangan Selangor satu ketika dahulu, percampuran pemain pelbagai bangsa adalah perkara biasa dan telah menjadikan The Red Giants sebuah pasukan yang hebat serta tiada tandingan. Malah ketika beliau mengendalikan skuad pasukan Kelantan, beliau pernah membawa masuk dua orang pemain berbangsa India dan berjaya membantu pasukan tersebut muncul juara Piala Malaysia pada 2010. “Selangor pada tahun-tahun mereka berjaya, empat India, tiga Cina, empat Melayu, main dalam satu pasukan, mereka menjadi juara. “Di Kelantan, saya letak dua kel*ng, mereka jadi juara. Itu di Kelantan, yang sepatutnya main orang [Melayu] Kelantan. Di Selangor, saya letak satu dua pemain India, [penyokong] tak boleh terima. “Kalau orang lain buat silap, ‘mat saleh’ buat silap, tak ada apa-apa. Tapi kalau kel*ing buat silap, semua nampak. Hanya disebabkan saya kel*ng, dua pemain kel*ng itu ‘anak buah’ saya, saya pilih bulu.” “Sepatutnya perkataan kel*ng dan anjing jangan tulis di Facebook, saya akan lapor pada polis!” tegas Satiananthan. Jurulatih kelahiran Perak itu nyata kecewa dengan masalah perkauman yang berlaku dalam sukan bola sepak. Menurutnya, pemilihan Prabakaran bukan kerana faktor bangsa, tetapi disebabkan pemain tersebut sememangnya beraksi di posisi berkenaan. Beliau sebelum ini pernah meminta seorang lagi pemain pertahanan kiri dari pihak pengurusan Selangor, namun sehingga hari ini tiada pemain baharu yang dibawa masuk. “Cakap dengan saya [di posisi pertahanan kiri] siapa yang saya ada? Saya cuma ada Prabakaran, kemudian saya ada minta seorang lagi pemain, saya tak dapat. “Takkan saya nak letak budak yang orang sibuk cakap AMD AMD AMD [Azrin Afiq], belum lagi, dia masih perlukan 2 atau 3 tahun, itu pun jika dia tak ‘besar kepala’. “Mungkin saya boleh letak dia [Azrin] 10 atau 20 minit terakhir, itu cara nak membangunkan bakat seorang pemain [muda], jangan ‘bunuh’ dia terus. Siapa lagi yang saya ada? Saya nak letak seorang lagi pemain, Thamilmaran, India juga, orang akan kata ‘anak buah’ saya, ‘anak saudara’ saya, jadi isu lagi,” katanya lagi. Masalah perkauman dalam bola sepak bukan sahaja berlaku di Malaysia. Beberapa negara di Eropah sejak kebelakangan ini juga sedang menghadapi masalah yang sama apabila pemain berkulit hitam sering menjadi sasaran ejekan perkauman. Oleh itu, badan induk mahupun pasukan-pasukan bola sepak di negara-negara tersebut mengambil tindakan tegas kepada mana-mana individu atau kumpulan yang didapati melakukan kesalahan tersebut. Hukuman yang berat menanti pesalah seperti larangan masuk ke stadium seumur hidup. Malah ada sebahagian kes yang dilaporkan kepada pihak berkuasa dan didakwa di mahkamah. Mungkin sudah tiba masanya pasukan bola sepak di negara ini mengambil tindakan sama untuk memastikan masalah perkauman tidak terus mencemarkan sukan bola sepak tempatan. Dalam perlawanan pada Sabtu, Perak terlebih dahulu di depan menerusi penyerang kebangsaan, Muhammad Shahrel Fikri Md Fauzi seawal minit kesembilan. Namun pasukan tuan rumah menyamakan kedudukan pada minit ke-31 hasil jaringan tandukan terbang penyerang import, Ifedayo Olesegun yang menerima hantaran cantik Sandro da Silva.



Di Buang Sayang !!! Latihan Persib Bandung Sebelum Kalahkan Persija
Di Buang Sayang !!! Latihan Persib Bandung Sebelum Kalahkan Persija

Latihan Persib Bandung di Lapang Lodaya Bandung (25/10/2019) sebelum esok harinya berangkat menuju Bali..meski tidak bermain di Bandung, Persib tetap tim besar..punya kelas..dan terbukti pada Senin (28/10/2019) menang saat harus menjamu Persija di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.. Kemenangan Persib atas Persija 2 - 0 bukan sekedar kemenangan tapi lebih dari itu..Rakyat Jawa Barat terlihat bahagia..terhibur..semangat hidup tumbuh lagi..yang kerja semangat kerja..yang sekolah semangat sekolah.." Bagimu Persib Jiwa Raga Kami ".. Media Bobotoh Persib Bandung. #persibbandung #latihanpersib #persibkalahkanpersija



Iftar 2018/1438H - Selangor and Kuala Lumpur - Al Madinah International Foundation
Iftar 2018/1438H - Selangor and Kuala Lumpur - Al Madinah International Foundation

The sponsorship of iftar from Al Madinah International Foundation. Thank you very much to Kuwait's Donor for this year Ramadhan 2018/1438H sponsorship. Details of the iftar is as the following: Location 1 Darul Amal Tahfiz Center, Kota Kemuning, Shah Alam, Selangor Date : 23th May 2018, Wednesday Date : 7th Ramadhan 1438H Paxs sponsored : 80 Location 2 Anjung Singgah, Kuala Lumpur Date : 29th May 2018, Tuesday Date : 13th Ramadhan 1438H Paxs sponsored : 50 Location 3 Sabak Bernam Mosque, Sabak Bernam, Selangor Date : 8th June 2018, Friday Date : 23th Ramadhan 1438H Paxs sponsored : 100 Location 4 Sekolah Berasrama Penuh Integrasi, Rawang, Selangor Date : 8th June 2018, Friday Date : 23th Ramadhan 1438H Paxs sponsored : 200 ---------------------------------------- For more information visit: https://www.mif.my/en/activity 2018.php https://www.mif.my/en/blog/ Activity photos copyright is under Al Madinah International Foundation ------------------------------------------------------- Music : Inspired Cinematic Piano Music Produced by OrangeHead Watch : https://youtu.be/WAEp_E_6HFs Website : http://www.orangehead.net -------------------------------------------------------



TABLOID BOLA DI SMA GARETH BALE
TABLOID BOLA DI SMA GARETH BALE

Tabloid BOLA berkunjung ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Gareth Bale, di sela-sela liputan Final Liga Champions 2016-2017 yang mempertemukan Juventus VS Real Madrid. Sekolah ini bernama Whitchurch. Di sekolah inilah pemain sepakbola termahal ke 2 di dunia, mengenyam ilmu olahraganya, sehingga bisa menjadi pesepakbola kelas dunia. Simak perjalanan Wartawan Tabloid BOLA, Sem Bagaskara dalam video ini ya. Jangan lupa share, dan subscribe Youtube channel Tabloid BOLA ya !




« Previous


Popular Tags

#Neymar  #Gareth Bale  #David Silva  #Best Football Defending Skills  #Golden State Warriors  #Zlatan Ibrahimovi  #James Harden  #Cleveland Cavaliers  #Los Angeles Lakers  #Best Goalkeeper Saves  

Popular Users

#wizkhalifa  #ochocinco  #MariaSharapova  #CMPunk  #UKCoachCalipari  #rioferdy5  #kevinlove  #BellaTwins  #Cristiano  #Buccigross  #TheRock  #oldhossradbourn  #cesc4official  #SportsCenter