Timnas Indonesia menghadapi tantangan berat saat melawan Qatar di Piala Asia 2027! Lokasi pertandingan di Al Khobar, ...
Timnas Indonesia U-19 tampil luar biasa saat menghadapi Filipina U-19 dalam ajang Piala AFF U-19 2022! Garuda Muda ...
Dunia lari berduka. Running influencer asal Korea Selatan, Yoo Ji Won, meninggal dunia setelah kolaps saat mengikuti Seoul ...
pelatih Timnas Indonesia John herdman saat ini sedang fokus program menuju piala asia 2027 Arab Saudi - lagu untuk timnas ...
John Herdman punya modal pengalaman menarik jelang Piala Asia 2027! Saat melatih Kanada, Herdman pernah ...
Bayangkan baru aja tuntas meremukkan mental lawan lewat adu penalti, lalu dalam hitungan jam lo harus terbang melintasi benua demi bertarung di panggung tertinggi liga top Eropa! Itulah realita melelahkan namun indah yang harus dihadapi Emil Audero usai membawa Timnas Indonesia menjuarai ASEAN cup. Bukannya punya waktu santai buat merayakan gelar, kiper 29 tahun ini langsung dihadang jadwal super gila. Dia cuma punya waktu efektif tiga hari buat memulihkan fisik dan mengobati jet lag penerbangan belasan jam, sebelum bentrok lawan Athletic Bilbao bareng Rayo Vallecano. Media Spanyol sampai geleng-geleng kepala melihat situasi ini. Total Audero sudah memeras keringat selama 210 menit di jeda internasional. Tapi performa heroiknya saat menepis penalti Thailand justru bikin pelatih Rayo makin ogah menggeser posisinya di bawah mistar. Dari gemuruh puluhan ribu suporter di GBK, kini Audero harus langsung pasang badan menahan gempuran striker elite liga Spanyol dalam kondisi fisik yang terkuras. Mantan kiper Juventus ini sempat menyebut final kemarin sebagai roller coaster kehidupan. Dan kini, roda roller coaster itu terus berputar tanpa henti. Sejak bergabung, doi selalu dipasang tanpa absen oleh sang pelatih. Dan di laga melawan Nico Williams, trend tersebut sepertinya akan dipertahankan. #bolasenpai #football #sepakbola #beritabola #infobola #shortsyoutube #updatebola #footballshort #shortsvideo #infosepakbola #beritasepakbola #faktabola #faktasepakbola
Judul : Like Mike Sepatu Michael Jordan bekas membawa petaka bagi seorang anak laki-laki yang menjadi korban perundungan sekolah. Kisah anak laki-laki ini dimulai saat ia mendapatkan sepatu basket bekas yang sangat berharga. Namun, kebahagiaannya sirna ketika sekelompok perundung merampas dan melemparkannya ke atas kabel listrik. Tidak ingin menyerah, ia nekat memanjat pohon di tengah hujan deras untuk mengambil kembali miliknya. Perjuangan ini berujung pada kejadian tragis ketika petir menyambar tiang listrik tepat saat ia berhasil meraih sepatunya. Sengatan listrik merambat cepat melalui kabel dan langsung melumpuhkannya. Simak kisah lengkap tentang perjuangan memperebutkan sepatu Michael Jordan ini sampai habis.
Bus Persib di Thailand kali ini berjalan menerobos banjir di kawasan Bangkok saat menghadapi Port FC.