Ternyata posisi favorit Michael Olise bukanlah sayap. Padahal musim lalu ia mencetak 22 gol dan 31 assist bersama Bayern Munich. Hampir semua kontribusi itu lahir dari sisi kanan serangan. Karena itulah banyak orang menganggap posisi tersebut adalah tempat terbaik untuknya. Masalahnya, pemain muka datar ini ternyata punya pendapat berbeda. Dalam sebuah wawancara, ia diminta menyebut posisi yang paling nyaman untuk dirinya. Jawabannya justru bukan posisi yang membuatnya menjadi bintang Bayern hari ini. Jadi, jika bukan sayap, posisi apa yang sebenarnya paling disukai Michael Olise? Ternyata jawabannya adalah nomor 10, gelandang serang. Dan itu bukan jawaban asal-asalan. Olise memang tumbuh sebagai gelandang serang sejak kecil dan beberapa kali memainkan peran tersebut bersama Prancis. #football #sepakbola #olise #prancis #bayern
Mereka benar-benar mengirim drone untuk memata-matai Korea Selatan. Dan Korea Selatan merespons dengan taktik anti-mata-mata paling gila yang pernah Anda dengar. Baru-baru ini, saat Korea Selatan berlatih tertutup tanpa kamera dan penggemar dilarang masuk, sebuah drone tiba-tiba muncul di atas lapangan. Petugas keamanan melihatnya, menembak jatuh, tetapi sebelum mereka sempat menangkapnya , dua orang mengambilnya dan melarikan diri. Sekarang, polisi sedang menyelidiki siapa yang berada di baliknya. Tapi inilah bagian yang paling lucu. Ini bahkan bukan pertama kalinya Korea Selatan dimata-matai. Kembali pada Piala Dunia 2018, mereka percaya Swedia telah mengirim pengintai untuk diam-diam mengamati latihan mereka. Jadi, pelatih mereka membuat rencana yang sangat cerdas. Dia memberi tahu para pemain, "Tukar jersey." Bek mengenakan nomor penyerang . Gelandang bertukar dengan bek. Semua orang berganti baju. Para mata-mata yang malang sama sekali tidak tahu siapa siapa. Setelah itu, pelatih dengan bangga mengakuinya. Dia benar-benar berkata, "Ya, kami melakukannya." Kemudian dia menambahkan kalimat legendaris itu. "Sulit bagi orang Eropa untuk membedakan pemain Asia. Bayangkan menghabiskan berhari-hari hanya untuk memata-matai sebuah tim yang salah selama ini."
Empat tahun lalu, dia datang ke Piala Dunia sebagai pemain yang bahkan tidak memiliki nomor punggung. Di Qatar 2022, Oh Hyeon-gyu hanya berstatus pemain ke-27 Korea Selatan. Ia ikut merasakan atmosfer turnamen, tetapi tidak bermain satu menit pun. Saat kesempatan itu akhirnya datang di Piala Dunia 2026, nasib kembali mengujinya. Beberapa hari sebelum laga pembuka, ia terserang demam tinggi dan kehilangan tempat di susunan starter. Di lapangan, Korea Selatan kesulitan. Mereka bahkan tertinggal lebih dulu dari Ceko. Ketika keadaan mulai genting, pelatih akhirnya menoleh ke bangku cadangan. Menit ke-68, Oh Hyeon-gyu masuk dan menjalani debut Piala Dunia yang telah ia tunggu selama bertahun-tahun. Lalu di menit ke-80, setelah Korea Selatan menyamakan kedudukan, momen itu datang. Memanfaatkan ruang yang terbuka, Oh menyambut umpan matang dan melepaskan tembakan yang menghujam gawang Ceko. Gol. Korea Selatan berbalik unggul 2-1. Malam itu, pemain yang empat tahun lalu datang tanpa nomor punggung justru dinobatkan sebagai Man of the Match di panggung terbesar sepak bola dunia. #korea #pialadunia #soccer #football #sepakbola #pemainsepakbola
mengapa no 7 Beckham putra tiba tiba diambil alih oleh marselino, dan ternyata alasan dibalik itu benar benar gak masuk akal, ya pada laga lawan Mozambik tadi malam, ada satu hal yang bikin gagal pokus, yaitu soal nomor punggung 7 Beckham yang tiba tiba di pake oleh marselino ,dan Beckham malah pake nomor 9.dan ternyata ada alasan kuat di balik itu, dimana sebenarnya no 7 timnas Indonesia itu udah sepenuhnya milik marselino, namun pada lawan Oman,marselino yang gak bisa main karna cedera pun, demi kebutuhan tim, no7 pun di pake ama Beckham, dan bukan hanya itu, masalah taktik dan gaya bermain juga turut berpengaruh, terhadap pemberian nomor punggung,tapi menurut kalian layak ga nih marselino pake nomor 7. #timnasindonesia #persibbandung #beckhamputra #sepakbolaindonesia #fypbola
Drama terjadi di MotoGP Catalunya 2026! Pecco Bagnaia awalnya finis di posisi 4 dan gagal podium. Tapi semuanya berubah setelah Joan Mir terkena penalti tekanan ban 16 detik yang membuatnya turun ke posisi 13! Pecco pun naik ke posisi 3 secara otomatis. Masalahnyaβ¦ sesi podium sudah selesai π³ Motor pertama Pecco rusak akibat insiden Zarco, sementara motor keduanya sedang diperiksa teknis oleh FIM. Dalam situasi kacau itu, Ducati akhirnya memakai motor Marc Marquez yang sedang terbengkalai karena Marc absen cedera! Nomor 93 dicopot, diganti nomor Pecco, dan lahirlah salah satu momen paling absurd dalam sejarah MotoGP π #MotoGP #MarcMarquez #CatalunyaGP #DucatiLenovo #JoanMir #FerminAldeguer #BalapMotor