Manchester United melakoni pekan ke-21 Liga Inggris 2021-2022 dengan menjamu Wolverhamtpon Wanderers di Stadion Old Trafford, Senin (3/1/2022) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Menurut statistik Premier League yang dikutip BolaSport.com, pertandingan berjalan cukup seimbang dengan Manchester United sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola sebesar 50,7 persen. Namun, Wolves sukses melepaskan 19 tembakan dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang Manchester United. Sementara itu, Manchester United hanya mampu melesatkan sembilan tembakan dan hanya dua yang menuju ke gawang Wolves. David De gea Tampil Apik Bermain sebagai tuan rumah, Manchester United justru terus ditekan oleh Wolverhampton Wanderers di babak pertama. Pada menit ke-12, Wolves bahkan sudah mendapatkan dua peluang apik, masing-masing melalui Daniel Podence dan Ruben Neves. Raul Jimenez, yang mendapatkan bola, mengirimkan umpan terobosan kepada Podence di sisi kanan pertahanan Manchester United. Podence, yang tak terjaga, membawa bola menuju ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya. Namun, David de Gea dengan sigap menepis bola tendangan Podence dan berbuah menjadi sepak pojok. Kemudian, Wolves kembali mendapatkan peluang melalui Neves yang melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Memanfaatkan sepak pojok dari Francisco Trincao, Neves melepaskan tendangan kaki kanan yang lagi-lagi masih dapat diamankan De Gea. Cristiano Ronaldo Nyaris bobol Gawang Wolves Manchester United baru bisa membuat peluang pada menit ke-26 melalui Cristiano Ronaldo. Akan tetapi, tendangan kaki kiri Ronaldo dari luar kotak penalti masih sangat lemah dan mampu diantisipasi oleh kiper Wolves, Jose Sa. Dan belum mampu merubah kedudukan. Bruno Fernandes membawa aura positif Demi menambah kreativitas lini serang, pelatih interim Manchester United, Ralf Rangnick, menurunkan Bruno Fernandes pada menit ke-60. Bruno masuk menggantikan Mason Greenwood untuk berduet dengan Jadon Sancho di pos gelandang serang. Masuknya Bruno rupanya membuat permainan Manchester United menjadi lebih hidup dari sebelumnya. Pada menit ke-68, gelandang asal Portugal itu langsung membuat peluang emas untuk Manchester United. Menerima umpan silang dari Nemanja Matic, Bruno melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti ke arah gawang Jose Sa. Sudah hendak melakukan selebrasi gol, tendangan Bruno rupanya hanya membentur tiang gawang sebelah kiri dari Wolves. Blunder Nemanja Matic Pada menit ke-82, Matic melakukan blunder fatal saat mencoba membuang bola hasil umpan silang Adama Traore dengan sundulan. Sial bagi Manchester United, bola malah jatuh ke kaki Joao Moutinho yang berdiri bebas di luar kotak penalti. Moutinho langsung menendang bola dengan kaki kanannya ke pojok kanan bawah gawang Manchester United. De Gea, yang sudah mati langkah, hanya mampu melihat bola meluncur ke gawangnya. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Wolves. Usai unggul satu gol, Wolves tampil lebih bertahan untuk menjaga keunggulan mereka atas Manchester United. Debut Kapten Cristiano ternodai Hingga peluit akhir dibunyikan, Manchester United tak mampu menyamakan kedudukan dan harus mengakui kemenangan Wolves di Stadion Old Trafford. Kekalahan dari Wolves ini sekaligus membuat debut Ronaldo sebagai kapten Manchester United musim 2021-2022 ternodai. Dengan hasil ini, Manchester United masih tertahan di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris 2021-2022 dengan raihan 31 poin dari 19 laga. Man United tertinggal dua poin dari Tottenham Hotspur yang berada satu tingkat di atas Setan Merah. #BERITABOLA #RONALDO #MU #MANUTD #BOLAMU Kami Akan Memberikan Update setiap hari berita Manchester United terbaru untuk anda. Kami akan memberikan informasi seputar dunia sepak bola terbaru hari ini, Khusunya club Manchester United. Copyright Disclaimer : - Under section 107 of the Copyright Act of 1976 - Every Video, Audio, Footage, Image etc in this content under terms of Fair Use, Permitted by Copyright Statute. - Every Content in this Channel for purpose such as Education, News Report, interpretation etc.
GARA GARA SALAH UMPAN PSIS TURUN GUNUNG, 5 PENYEBAB PSIS KALAH LAWAN PSS SLEMAN https://youtu.be/IcydXZZCROo #PSIS #PSSSLEMAN #PSS #PSISSEMARANG #PANSERBIRU #SLEMANIA #SNEX #ELANGJAWA #INFOPSISTERBARU#BERITAPSISTERBARU #INFOPSSTERBARU PSIS turun gunung kalah lawan pss sleman PSIS is Blueee.... Yoh iso yo......Hai Gaessss.............kembali lagi bersama chanel apridani di seputar cerita kesebelasan PSIS semarang . Pastinya seru gaessss.... laskar mahesa jenar PSIS semarang gagal untuk mengamankan tiga poin di laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022, ambyar sudah. Tim berjuluk Mahesa Jenar ini harus menyerah 1-0 atas elang jawa PSS sleman dalam laga yang digelar di di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/12/2021) Kekalahan yang dialami PSIS Semarang di BRI Liga 1 2021/2022.membuat PSIS harus turun ke peringkat 6 klasemen sementara dengan poin 24, sedangkan PSS sleman naik ke peringkat 11 klasemen dengan raihan 19 poin sama dengan psm makasar. OK gaesss tidak usah lama lama, sebelum kita membahas 5 PENYEBAB PSIS KALAH LAWAN pss sleman ,, alangkah baiknya subcrabe dulu ya gaes chanel apridani dan nyalakan loncengnya ya gaes, biar tidak ketinggalan informasi tentang seputar PSIS . Selain itu biar bisa menjadi penyemangat kami dalam membuat konten konten yang kreatif lagi....yoh iso yoh Ok gaes kita langsung analisa kekalahan PSIS, penyebabnya apa ya? apa yang membuat PSIS mengalami kekalahan ? Berikut analisanya dari jurnalis chanel apridani. 1. Kesatu ...Kesalahan back pass Vedhayanto putra back pass vedhayanto yang tidak sempurna kepada Jandia Eka Putra . adalah salah satu penyebab kekalahan PSIS . karena akibat kesalahan yang fatal itu juninho berhasil memanfaatkannya menjadikan gol untuk pss sleman , yang berakibat merusak konsentrasi PSIS. Buktinya setelah PSS sleman berhasil menyamakan kedudukan, pemain psis banyak melakukan kesalahan, Hal itu yang membuat permainan psis tidak berkembang 2. kedua , Gelandang PSIS kurang berkembang Lini tengah PSIS tampil kurang impresif sejak pertama. Tidak ada kreativitas dan itu menjadi kelemahan PSIS di pertandingan melawan PSS sleman, di lapangan tengah PSIS hanya mengandalkan septian david maulana dan finky pasamba. Umpan umpan panjang, long pass mudah dibaca pemain PSS sleman. Kurang kreatifnya lini tengah ini yang membuat PSIS kalah atas sleman 3.mental pemain muda psis masih lemah Mental bertanding pemain muda psis masih sangat lemah. Mereka mudah drop setelah pss sleman menyamakan kedudukan. konesntrasi dan kedisiplinan permainan tidak diperagakan pemain PSIS di sepanjang babak. Pergerakan pemain PSIS selalu dibiarkan bebas bermain, hasilnya Aaron Evans di menit ke-68 berhasil melesatkan gol ke gawang jandia eka putra. Akibat dari gol kedua dari PSS sleman pemain muda psis tidak lagi kreatif, mereka akhirnya hanya melakukan umpan panjang. Yang terjadi long pass melulu. Justru Situasinya menjadi sulit karena psis juga kalah di bola-bola atas," 4. Absenya Bruno silva membuat PSIS tidak mempunyai mesin GOL Mau tidak mau Bruno silva adalah PEMAIN bintang PSIS, absennya bruno silva akibat kartu sangat berpengaruh dan membuat lini serang PSIS TUMPUL. Sang pelatih sendiri mengakui absennya brubo silva mempengaruhi daya gedor tim “Ya, saya memang kehilangan mereka (Bruno Silva dan Jonathan Cantilana), tetapi saya selalu bilang saya punya pemain yang siap mennganti mereka, saya pikir ini akan menjadi evaluasi untuk kami,” ujar Imran Nahumarury . HARI NUR yulianto dan pengganti bruno silva , andreas addo tidak bisa memerankan sebagai striker yang haus gol, hari nur dan andreas addo selalu kalah dalam bola bola atas dan kalah skill dengan pemain PSS sleman, sehingga pergerakan striker psis mudah dibaca dan dimatikan. Lain lagi jika bruno silva bisa main, lawan pasti akan bekerja ekstra mati matian untuk mengawal bruno silva. Dengan hal ini bisa menjadikan penyerang psis lainnya bisa masuk ke pertahanan lawan. 5. JUNINHO terlalu impresif Penampilan impresif Gelandang PSS sleman asal Brasil juninho jadi salah satu penyebab kekalahan PSIS. Juninho tercatat sebagai pemain kunci jalannya strategi PSS sleman g , sang kretor lapangan tersebut sukses menerapkan strategi sang pelatih Dejan Antonic sehingga juninho bisa mengobrak abrik dan mengendalikan permainan PSIS. Didalam laga tersebut juninho sangat tampil agresif dan licin, sehingga sulit ditaklukkan pemain pemain PSIS,dan ia pun juga bisa mencetak gol kemenangan PSS sleman atas PSIS BAGAIMANA ANALISAMU PSIS KALAH LAWAN PSS SLEMAN? YOK KOMEN YOK.....DI KOLOM KOMENTAR YO ISO YO.....PSIS JUARA
Ep. 72 ===== Paul Pogba dikabarkan akan mulai berlatih bersama tim utama Manchester United minggu depan setelah melalui rangkaian proses pemulihan pascaoperasi. Hal ini menjadi menarik karena pada satu sisi kembalinya Pogba tentu akan menambah kekuatan lini tengah United yang tengah menggeliat saat ini, namun di sisi lain tak banyak yang masih menginginkan ia berseragam The Red Devils lagi. Mungkin fans sudah lelah dengan segala tarik-ulur antik yang dilakukan oleh sang agen, Mino Raiola. Ketika tim sedang dalam situasi yang tidak baik, Raiola justru terlihat hanya menginginkan keuntungan sebesar-besarnya bagi dia dan Pogba. Memang hal tersebut tidak salah, tapi bukan figur-figur semacam itulah yang kita inginkan berada di Manchester United. Walaupun dalam hati kecil kita semua pasti diam-diam berharap dapat melihat Bruno Fernandes dan Paul Pogba bersanding memimpin lini tengah United dengan segala skill dan kreativitas yang mereka miliki. Namun, bila itu tidak pernah terjadi, Ole dan timnya telah cukup lama belajar menjalani hidup tanpa Paul Pogba. Dan keadaan pun baik-baik saja.
Laju Manchester United kembali tertahan pada pekan ke-17 lanjutan Liga Inggris musim ini. Setelah menuai hasil bagus saat menaklukkan Tottenham Hotspur dan Manchester City, United gagal melanjutkan tren bagusnya tersebut. Bermain di depan puluhan ribu suporternya, United gagal menuai tiga angka saat menjamu Everton yang dipimpin manajer barunya, Duncan Ferguson. Di luar kontroversi gol tim tamu, United memang kesulitan membongkar pertahanan berlapis The Toffees. Kreativitas di sepertiga akhir lapangan lawan adalah salah satu permasalahan Setan Merah musim ini. Apakah hal ini akan berlanjut pada laga Carabao Cup melawan tim League Two, Colchester United? Simak perbincangan Bang Fu dan Bang Pat soal ini.
Detik-Detik Kericuhan Suporter di Laga PSS Sleman Vs Arema FC Shopee Liga 1 Live Stadion Maguwoharjo. Dikutip dari goal.com Hamka menilai suporter dari PSS dan Arema tidak bisa disalahkan atas kericuhan yang ditimbulkan oleh oknum provokator sepakbola. Kapten Arema FC, Hamka Hamzah, akhirnya buka suara terkait kericuhan yang terjadi pada laga perdana Liga 1 2019 saat timnya bertandang ke markas PSS Sleman. Seperti diketahui, terjadi kericuhan antar suporter sesaat setelah Sylvano Comvalius menyamakan kedudukan untuk Singo Edan pada menit ke-31. Wasit pun terpaksa menunda laga hingga sekitar satu jam akibat insiden tersebut. Kericuhan itu langsung menyebar di media sosial dan banyak yang saling tuding siapa yang mengakibatkan insiden tersebut, namun Hamka menegaskan kedua suporter dari PSS dan Arema tidak bisa disalahkan, tetapi oknum provokatorlah yang membuat situasi menjadi tidak kondusif. "Saya akan katakan benar jika memang itu benar, saya akan katakan salah jika itu salah," tulis Hamka dalam akun Instagramnya. "Teman-teman Aremania sudah saya berikan imbauan agar tidak membalas lemparan, tapi masih saja provokator-provokator tetap melempari tribun Aremania/nita sampai-sampai provokator tersebut masuk ke area VIP bawah untuk melempar ke atas. "Karena tanggung jawab saya sebagai kapten Arema, saya juga wajib menenangkan suporter saya, dan untuk kapten PSS juga wajib menenangkan suporter mereka. "Semua mata bisa melihat di Stadion Maguwoharjo, bahwasanya yang memprovokasi hanya bagian-bagian ujung bawah kiri dan kanan. Saya melihat sebagian besar dari Slemania dan juga BCS hanya fokus bernyanyi. "Tidak ada tim tamu dengan jumlah sedikit ingin mencari gara-gara di rumah/kandang tuan rumah, bahkan korban bukan hanya dari kedua suporter tetapi penonton umum pun kena imbasnya. Hilangkan provokator-provokator suporter dari dunia sepakbola. "Teruntuk pesan saya buat Aremania/nita tetaplah solid dan selalu mendukung tim kesayangan dengan kreativitas walaupun banyak halangan dan rintangan." Pertandingan tersebut akhirnya dimenangkan oleh Elang Jawa setelah sukses mencetak dua gol usai turun minum, membuat skor akhir menjadi 3-1.
Lembaran baru, satu stadion satu anthem Semen Padang FC. Semoga dengan ini, Suporter Semen Padang FC semakin kuat bersama dalam kreativitas 🤘