KOMDIS P$$I JATUHI DENDA KE PERSIB BANDUNG AKIBAT OKNUM BOBOTOH LEMPAR BOTOL..
KOMDIS P$$I JATUHI DENDA KE PERSIB BANDUNG AKIBAT OKNUM BOBOTOH LEMPAR BOTOL..

KOMDIS P$$I JATUHI DENDA KE PERSIB BANDUNG AKIBAT OKNUM BOBOTOH LEMPAR BOTOL.. MANAJEMEN HARUS ...



PATAH TULANG!! Disemprot Aji Santoso, Kei Hirosi Menyerahkan Diri. Komdis Turun Tangan!!
PATAH TULANG!! Disemprot Aji Santoso, Kei Hirosi Menyerahkan Diri. Komdis Turun Tangan!!

Berita Sepak Bola Terbaru dan Momen Pertandingan Terbaik Akan Kita Sajikan Dalam Video Ini : PATAH TULANG!! Disemprot ...



Persipura Jayapura Terancam Dapat Sanksi Berat dari Komdis PSSI, Pengurangan 9 Poin hingga Denda
Persipura Jayapura Terancam Dapat Sanksi Berat dari Komdis PSSI, Pengurangan 9 Poin hingga Denda

#SHORT #LIGA1 #LIB #LIGAINDONESIA TRIBUN-VIDEO.COM - Persipura Jayapura tak hadir dalam laga Liga 1 kontra Madura United pada Senin (21/2/2022). Akibatnya, kini Persipura terancam mendapatkan hukuman berat dari Komite Disiplin (Komsid) PSSI. Diketahui, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator menyerahkan kasus tersebut kepada PSSI. Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita menyebut bahwa pihaknya memberikan laporan tersebut setelah mempelajari semua kronologis dan fakta rinci termasuk laporan soal laga itu dari "match commissioner". "Setelah mendapatkan laporan dari 'match commissioner', kami melaporkan semuanya ke PSSI dan menyerahkan status pertandingan Persipura versus Madura United kepada Komisi Disiplin PSSI. Kami melakukan semuanya sesuai dengan regulasi," tutur Akhmad Hadian. Dengan diserahkannya kasus Persipura kontra Madura United kepada Komite Disiplin, PSSI mendasarkan keputusan ke Kode Disiplin PSSI. Andai Persipura divonis tidak hadir di tempat pertandingan atau menolak untuk bertanding, maka skuad "Mutiara Hitam" terancam menerima sanksi berat yaitu pengurangan sembilan poin di klasemen dan denda minimal Rp 1 miliar. Hukuman tersebut ada dalam Pasal 58 Kode Disiplin PSSI yang mengatur tentang "tim yang tidak hadir di tempat pertandingan dan menolak untuk bertanding". Ayat 1 pasal tersebut menyatakan bahwa, "Apabila pertandingan tidak dapat dilaksanakan karena tim yang bersangkutan tidak hadir di tempat pertandingan meskipun sudah dijadwalkan dan diberitahukan sebelumnya secara patut tanpa alasan yang sah, dianggap menolak untuk bertanding dan tim atau klub yang bertanggung jawab dikenakan sanksi dinyatakan kalah 0-3 dengan pengurangan poin (forfeit) dan denda sekurang-kurangnya sebesar Rp150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah). Dalam hal pelanggaran dilakukan oleh klub partisipan Liga 1 atau Liga 2, maka klub bersangkutan dikenakan sanksi dinyatakan kalah (forfeit) dengan pengurangan 9 (sembilan) poin dan denda sekurang-kurangnya sebesar Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah)". Kemudian, pada ayat kedua, Kode Disiplin membuka kemungkinan sanksi tambahan bagi klub yang menolak bertanding atau tak hadir dalam pertandingan, sesuai dengan Pasal 11, mulai dari larangan transfer hingga degradasi. Terakhir, ayat ketiga menyatakan bahwa jika ditemukan pemain atau ofisial yang memerintahkan untuk tidak berlaga maka oknum tersebut akan dihukum tidak boleh beraktivitas terkait sepak bola selama sekurang-kurangnya 24 bulan dan denda minimal Rp100 juta. LIB menilai pertandingan itu seharusnya bisa dilaksanakan meski Persipura sudah meminta penundaan karena menganggap terlalu banyak pemainnya yang positif Covid-19. Padahal berdasarkan hasil tes usap Covid-19, Persipura memiliki 21 pemain yang berstatus negatif atau lebih dari 14 orang yang membuat laga tak perlu ditunda. "Tidak ada kejadian luar biasa terkait Covid-19. Ini kasusnya seperti pertandingan Persikabo 1973 versus Bali United beberapa pekan yang lalu. Pertandingan tetap dilanjutkan. Kami pun sudah siap semuanya. LOC, wasit, keamanan, sudah berada di stadion. Tim Madura United juga sudah datang di stadion," kata Direktur Operasional LIB Sudjarno. Padahal berdasarkan hasil tes usap Covid-19, Persipura memiliki 21 pemain yang berstatus negatif atau lebih dari 14 orang yang membuat laga tak perlu ditunda. "Tidak ada kejadian luar biasa terkait COVID-19. Ini kasusnya seperti pertandingan Persikabo 1973 versus Bali United beberapa pekan yang lalu. Pertandingan tetap dilanjutkan. Kami pun sudah siap semuanya. LOC, wasit, keamanan, sudah berada di stadion. (*) Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Menunggu Komdis PSSI Putuskan Nasib Persipura, Mutiara Hitam Terancam Dapat Sanksi Berat, https://papua.tribunnews.com/2022/02/22/menunggu-komdis-pssi-putuskan-nasib-persipura-mutiara-hitam-terancam-dapat-sanksi-berat?page=all. #Persipura Jayapura #Persipura #Komdis PSSI #Madura United



LAGI-LAGI WASIT ! SIAPAKAH SOSOK WASIT KONTROVERSI DI LAGA PSIS VS PERSITA TANGERANG?
LAGI-LAGI WASIT ! SIAPAKAH SOSOK WASIT KONTROVERSI DI LAGA PSIS VS PERSITA TANGERANG?

LAGI-LAGI WASIT ! SIAPAKAH SOSOK WASIT KONTROVERSI DI LAGA PSIS VS PERSITA TANGERANG? https://youtu.be/-OgDb0XnXPE #PSIS #PERSITA #MAFIASEPAKBOLA #KONTROVERSIWASIT #PTLIB #KOMDISPSSI #VAR #VIDEOASISTANTREFEREE #REFEREE Dilansir dari artikel www.inews.id Ruli Ruslin Tambuntina adalah Prajurit militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tak cuma jago dalam hal keamanan negara saja. Terbukti banyak yang memiliki prestasi keren di luar kedinasan. Salah satunya sebagai wasit di liga 1 indonesia. Beliau merupakan prajurit TNI dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Saat ini Sersan Satu Rully berdinas di Detasemen Peralatan Divisi Infanteri 2 Kostrad. Jabatannya sebagai Bintara Pembekalan Munisi Nah gaes, di luar kedinasan, Sertu Rully sangat dikenal di dunia olahraga paling digemari di republik ini, yaitu sepakbola. Sertu Rully terjun ke dunia sepakbola sebagai wasit. Nah gaes berita yang masih hangat ini adanya kemenangan kontroversial tim psis atas persita tangerang dengan skor 3-2, kebetulan saat itu yang memimpin jalannya pertandingan adalah wasit Ruli Ruslin Tambuntina. pemain asing Persita Harrison Cardoso berhasil memasukan bola ke gawang PSIS, namun wasit meniup peluit dan menganulir gol tersebut Wasit rulli ruslin menganggap bahwa Ahmad Nur Hardianto yang berada di kotak penalti mengganggu atau menghalangi pergerakan kiper PSIS sehingga bola terlepas yang kemudian ditendang Cardoso ke dalam gawang. Wah ternyata gara gara menganulir gol harrison cardoso. Memang dilihat dari video tayangan ulangnya dari mata lensa kamera tidak terjadi kesalahan pada pemain persita ahmad nur hadianto. Posisi ahmad nur hadianto ketika kesorot kamera dia ada diposisi diam tanpa ada pelanggaran, Cuma jandia eka putra saja yang sedikit blunder dengan muntahnya bola dari tangannya yang jatuh mendekaki kaki harrison dan disambarnya dan jadi gol. kenapa wasit menganulir dan menganggap ahmad nur pelanggaran ? ya mungkin karena posisi pandangan wasit ada di depan Ahmad Nur Hardianto dan bek PSIS yang menutupi posisi penjaga gawang. Jadi kesannya jika dilihat dari depan Ahmad Nur Hardianto seperti melakukan pelanggaran dengan menutupi pergerakan jandia eka putra. Namun seharusnya wasit harus koordinasi dengan hakim garis, posisi di hakim garislah yang kelihatan bahwa kejadian itu sangat jelas murni bukan pelanggaran. Buntut permasalahan tersebut membuat Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita angkat bicara terkait kontroversi dalam laga Liga 1 2021 PSIS Semarang vs Persita Tangerang yang akani dilaporkan ke PSSI. "Laporan setiap pertandingan pasti dilaporkan ke PSSI, kalau ada komplain resmi juga pasti diarahkan ke Komdis PSSI, selanjutnya tergantung Komdis. Semua kejadian pasti ada di laporan match commissioner," kata Lukita. (sumber dari CNN indonesia) Dengan adanya kasus ini harusnya PSSI sudah mulai memikirkan untuk menerapkan penggunaan video asistant referee ( var). Teknologi ini sangat membantu asisten wasit meninjau tayangan ulang sebuah insiden dalam permainan sepak bola, sebagai bahan pertimbangan untuk wasit utama. Oke gaes semoga saja , permasalahan kontroversi wasit ini adalah kasus yang terakhir, bagaimana Tim nas indonesia bisa maju jika wasit liga indonesia masih kurang profesional, sering terjadi kontroversi. Ayolah kita mulai bergerak bersama demi Timnas indonesia hancurkan mafia bola dan mafia wasit dari NKRI tercinta ini. Sudah saatnya sepak bola Indonesia maju, dan saatnya sepak bola indonesia setara dengan sepak bola eropa, tapi dengan sarat sepak bola harus jujur, sepak bola fair play dan berantas mafia bola indonesia. Salam olah raga .....saatnya Indonesia bisa Ikuti terus informasi seputar liga indonesia hanya di chanel apridani //. masih banyak berita berita yang lain lho gaes seputar liga indonesia, yang masih akan kita bahas. // dan jangan lupa subcrabe and like , tekan tombol lonceng , supaya tidak ketinggalan berita // dan juga mohon comentnya ya gaes , karena kami butuh saran kritik dari temen temen pecinta bola semua. //Salam Olah raga.....// bravo sepak bola indonesia YOK KOMEN YOK ??? 1. BAGAIMANA MENURUTMU TENTANG WASIT INDONESIA? 2. PERLUKAH LIGA SATU INDONESIA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI VIDEO ASISTANT REFEREE( VAR )?



Laga Persita vs psis dilaporkan ke pssi, kenapa ??
Laga Persita vs psis dilaporkan ke pssi, kenapa ??

Racata Indonesia - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan kontroversi dalam laga Liga 1 2021 PSIS Semarang vs Persita Tangerang pasti dilaporkan ke PSSI. "Laporan setiap pertandingan pasti dilaporkan ke PSSI, kalau ada komplain resmi juga pasti diarahkan ke Komdis PSSI, selanjutnya tergantung Komdis. Semua kejadian pasti ada di laporan match commissioner," kata Lukita. ________________________________ note property : * gambar, bolasport,suaraCom,tribuns,skorId,indosport,kompasbola,bolaokezone,m.bola,suaramerdeka,terasjabar,mmerdeka,Inews,bolanet,bolaCom,bolaskor, * video,youtube/ not * sumber : cnnIndonesia bilamana ada pihak yang berkaitan mohon dima'lum ini demi kepentingan bersama/publik/umum. property yang digunakan tidak akan disalah gunakan. bertujuan hanya untuk melengkapi informasi berita dan pesan yang disampaikan bisa dipahami melalui ilustrasi gambar/video tersebut. #KabarTerbaru #PersitaVSpsiS ____________________________ "I must state that in NO way, shape or from am i intending to infringe of the copyright holder. Content used is strictly for news information research/reviewing purposes and to help educate. All under the fair use law".



🔴 PT LIB ANGKAT BICARA || 🔴 TERKAIT KERIBUTAN OFFICIAL PERSIB DAN BHAYANGKARA FC
🔴 PT LIB ANGKAT BICARA || 🔴 TERKAIT KERIBUTAN OFFICIAL PERSIB DAN BHAYANGKARA FC

PT LIB Selaku operator liga 1 BRI angkat bicara terkait keributan antara official Persib dan official Bhayangkara FC pasca laga antara Persib vs Bhayangkara FC. Keributan tersebut terjadi akibat tingginya tensi pertandingan antara Persib vs Bhayangkara fc,apalagi memasuki menit akhir pertandingan tepat nya menit ke 82 Bhayangkara FC mendapatkan hadiah penalty dari wasit,sehingga menimbulkan protes dari para official Persib, Namun wasit tetap pada keputusannya,sayang eksekusi pinalty yang dilakukan oleh Ezechiel N'douassel gagal karena mampu ditepis oleh kiper Persib Teja paku alam,sontak official Persib melakukan selebrasi dengan menengok ke arah bench official Bhayangkara FC,hal ini menimbulkan emosi di official bhyangkara PT LIB melalui Achmad Hadian Lukita mengatakan akan menyelidiki kejadian tersebut dan menyerahkan kepada KOMDIS PSSI..walau pun kedua kubu telah berdamai..terima kasih #persib #kabarpersib #beritapersibterbaru #persibvsbhayangkara#bhyangkarafc#liga1bri#kabarliga1bri#hasilliga1bri#liga2#persija#arema#persebaya#persipura#baliunited#psissemarang#borneofc#baritoputra#persita#PTLIB#ransfc#persubvs Jangan lupa like dan Subscribe serta nyalakan notifikasi lonceng nya agar mendapat berita terbaru mengenai Persib Bandung #persib #bonjovitv #bhoya #peesibranger



PERSEBAYA VS PERSIS SOLO - Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) Doakan Persebaya Juara Tahun 2020
PERSEBAYA VS PERSIS SOLO - Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) Doakan Persebaya Juara Tahun 2020

Reporter: Ndaru Wijayanto UPDATE: https://surabaya.tribunnews.com/superball/persebaya SURABAYA - Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) penuh dari segala sisi oleh Bonek menyaksikan laga uji coba bertajuk Forever Game, Sabtu (11/1/2020). Pada Forever Game, Persebaya Surabaya menjamu tim kasta kedua Persis Solo sekaligus sebelum itu akan menyajikan budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun. Antusiasme Bonek memang sudah tampak sejak jauh-jauh hari. Sebab hanya beberapa menit tiket di lepas secara online, tapi sudah terjual habis dalam waktu sekejab. Ini menjadi kerinduan Bonek yang mana dalam beberapa pekan terakhir di musim lalu tidak bisa mendukung tim di beberapa laga karena hukuman dari komdis PSSI. Sebelum pertandingan, Cak Nun memberikan doa agar Persebaya bisa meraih gelar juara pada kompetisi musim 2020. Doa itu pun disambut meriah oleh puluhan ribu suporter. "Dari sini saya doakan, mari memasuki tahun 2020 Persebaya bisa meraih kemenangan di puncak klasemen, Al-Fatihah," ujar Cak Nun, Sabtu (11/1/2020). #persebaya #surabaya #persebayasurabaya #persissolo #bonek #caknun #emha #emhaainunnadjib



Ricuh saat Laga Perdana Liga 1 2019, Komdis PSSI Jatuhkan Hukuman untuk PSS Sleman dan Arema FC
Ricuh saat Laga Perdana Liga 1 2019, Komdis PSSI Jatuhkan Hukuman untuk PSS Sleman dan Arema FC

TRIBUN-VIDEO.COM - Komite Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya mengumumkan hukuman kepada PSS Sleman dan Arema FC. Suporter kedua tim bentrok ketika laga perdana Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019). PSS Sleman menjadi klub yang paling banyak mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI. Pertama, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan PSS Sleman. Panpel PSS Sleman dinilai gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan, dan penonton. Panpel PSS Sleman dihukum denda sebesar Rp50 juta. Tak hanya itu, Panpel PSS Sleman harus menutup tribun selatan Stadion Maguwoharjo sebanyak empat pertandingan kandang. Tribun selatan biasanya ditempati oleh suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS). Memang awal kerusahan pertandingan kemarin dimulai dari tribun selatan ke tribun barat atas yang dimana terdapat Aremania selaku pendukung Arema FC. Selain Panpel PSS Sleman, Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman kepada manajemen tim berjulukan Elang Jawa itu. Manajemen PSS Sleman dijatuhkan denda sebesar Rp150 juta oleh Komdis PSSI. Hukuman tersebut dikarenakan terlihat ada suporter PSS Sleman yang menyalakan flare, kembang api, petasan, dan terlibat saling lempar dengan suporter Arema FC. Kerusuhan tersebut sempat membuat pertandingan terhenti selama 55 menit atau sejak babak pertama memasuki menit ke-32. Tentu saja hukuman tersebut sangat merugikan PSS Sleman. Sebab, PSS Sleman baru saja naik kasta setelah musim lalu menjadi juara Liga 2 2018. Sementara untuk Arema FC, tim berjulukan Singo Edan itu dihukum denda sebesar Rp75 juta. Komdis PSSI tidak memberikan hukuman kepada pendukung Arema FC meskipun terlibat kerusuhan dalam pertandingan kemarin. Berikut Ini Hasil Sidang Komite Disiplin, 19 Mei 2019: 1. Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman - Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019 - Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC - Tanggal kejadian: 15 Mei 2019 - Jenis pelanggaran: Panpel PSS Sleman gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan, dan penonton. - Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion pada tribun selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp50.000.000,- 2. PSS Sleman - Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019 - Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC - Tanggal kejadian: 15 Mei 2019 - Jenis pelanggaran: supporter PSS Sleman menyalakan flare, kembang api, petasan, terlibat saling lempar dengan supporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit. - Hukuman: denda Rp150.000.000,- 3. Arema FC - Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019 - Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC - Tanggal kejadian: 15 Mei 2019 - Jenis pelanggaran: supporter Arema FC terlibat saling lempar dengan supporter PSS Sleman sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit. - Hukuman: denda Rp75.000.000,- Artikel ini telah tayang di BolaSport dengan judul: "BREAKING NEWS - Ini Hukuman Komdis PSSI untuk PSS Sleman dan Arema FC"




« Previous Next »


Popular Tags

#Allen Iverson  #Golden State Warriors  #Philadelphia 76ers  #Manuel Neuer  #Kawhi Leonard  #Michael Jordan  #Counter Attack Goals Football  #Kyrie Irving  #Thomas Muller  #Best Goalkeeper Saves  

Popular Users

#obj  #NiallOfficial  #BaileyLAKings  #instagram  #BellaTwins  #richarddeitsch  #ArianaGrande  #DjokerNole  #selenagomez  #YouTube  #nyt4thdownbot  #CP3  #Joey7Barton  #itsBayleyWWE