PSIS semarang membuat Arema ambyar babak belur kena tendangan https://youtu.be/oEFaPZ8B-Uc #PSIS #AREMA #PANSERBIRU#PIALAMENPORA #SEMARANG #MALANG #HENDARPRIHADI # SNEK #AREMANIA #WEAREMANIA Strategi sang suhu dragan jukanovic sukses mengandaskan Si raja turnamen Arema malang sampai ambyar babak belur dengan skor 2-3 (untuk kemenangan PSIS) di piala menpora 2021, di stadion manahan solo, selasa 30 maret 2021. Sang Suhu Dragan Djukanovik berhasil menjadikan pemain lokal PSIS menjadi pemain berkelas. walaupun dipiala menpora ini psis banyak dihuni pemain pemain muda yang syarat pengalaman, tapi berkat sentuhan sang kreator dragan Djukanovic pemain muda psis mempunyai mental juara yang mampu mengalahkan pemain arema yang dihuni banyak pemain yang mempunyai jam terbang tinggi, diliga indonesia. OK gaesss sebelum kita membahas kemenangan PSIS ketika mengalahkan Arema malang, alangkah baiknya subcrabe dulu ya gaes chanel apridani dan nyalakan loncengnya ya gaes biar tidak ketinggalan informasi tentang seputar PSIS . Selain itu biar bisa menjadi penyemangat kami dalam membuat konten konten yang kreatif lagi....yoh iso yoh Bagi pemain muda PSIS Semarang melawan Arema FC memang terasa berada di atas angin karena Singo Edan sangat membutuhkan kemenangan untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Berbeda dengan PSIS Semarang yang saat ini sedang naik daun di puncak klasemen sementara Grup A Piala Menpora 2021 dengan empat poin. PSIS Semarang sangat beruntung memiliki pemain muda penuh bakat, Pratama Arhan Alif Rifai. Pemain berusia 18 tahun asal Blora yang mencuri perhatian dalam laga terakhir PSIS kontra Arema dengan kemenangan ini, PSIS mempertegas posisi juara grup A dengan nilai tujuh. Tim Mahesa Jenar berhasil menyabet tiket lolos ke babak delapan besar ditemani Barito Putera. Peran Pratama Arhan begitu besar dalam pertandingan kontra singo edan. Namanya ikut terpampang di papan skor akhir, dengan satu gol melalui tendangan bebas. Gol cantik itu datang dari kaki kirinya. nah gaes makanya untuk pemain terbaik versi chanel apridani, nama Pratama Arhan sebagai pemain terbaik duel ini. Ia bermain seperti julukan PSIS sang mahesa jenar dalam menumbangkan musuhnya, si pemuda umur 18th ini sepanjang 90 menit, terutama saat beroperasi di wilayah kekuasannya, sektor kiri. Agresivitas, kecepatan, kelincahan, hingga determinasi Pratama Arhan membuat barisan pertahana Singo Edan kocar kacir bak dihantam angin puting beliung. Pemain asli Blora tersebut sangat licin dan sulit dihentikan oleh pemain sektor kanan Arema, termasuk bek kanan Rizky Dwi. Tidak hanya saat play on, Pratama Arhan menjadi eksekutor bola mati PSIS Semarang selain Fandi Eko Utomo. Jika Fandi Eko mengambil tendangan dengan kaki kanan, untuk arah kaki kiri diberikan kepada Pratama Arhan. pemain andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19 tersebut menjebol gawang Arema FC. Tendangan kaki kirinya membuat bola melengkung indah dari sudut sempit, persis gol Rizky Pora ke gawang PSIS pada laga pertama. Bola sepakan kaki kirinya melengkung indah ke tiang jauh tanpa bisa dijangkau kiper Utam Rusdiana. Mirip dengan beberapa gol cantik dari pemain di liga top Eropa, satu di antaranya Gareth Bale, bintang Tottenham Hotspur. . Pratama Arhan adalah rising star di PSIS dan Timnas Indonesia. Bukan tak mungkin, jika terus menanjak saat usia masih belia, Pratama Arhan bisa menjadi bintang besar di masa depan layaknya Gareth Bale. "Arhan punya talenta besar. Kami mendukung dia, dan kami yakin kelak akan jadi pemain besar. Dia sangat bertalenta, selalu dalam motivasi tinggi saat berlaga," kata pelatih PSIS, Dragan Djukanovic mengomentari performa Pratama Arhan."Golnya hari ini juga sangat berkelas. Pesan saya, dia harus selalu bekerja keras lagi," tegas sangat pelatih. sebaliknya Pelatih Arema FC, Kuncoro membongkar penyebab timnya gagal menembus babak perempat final Piala Menpora 2021 usai dikalahkan PSIS Semarang. Lewat kacamata pelatih Singo Edan tersebut, Dedik Setiawan cs sejatinya memulai laga dengan meyakinkan. "Kami tidak lolos karena kesalahan diri sendiri. Awalnya, tadi sudah berjalan sesuai strategi, kami bisa unggul dulu," terang Kuncoro, dikutip dari laman Wearemania. Namun awal yang bagus tak selamanya berakhir manis. Kondisi tersebut jelas menjadi warning tersendiri bagi Singo Edan demi persiapan Liga 1 2021. Nah itu gaes sedikit informasi tentang hasil pertandingan PSIS semarang melawan arema malang, di laga terakhir fase grup Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo Semoga dengan kemenangan ini , langkah PSIS untuk menuju juara piala kemenpora akan menjadi kenyataan......yoh iso yoh PSIS juara
Persik Kediri Menang 3-2 Lawan PSG Gresik, Begini Komentar Pelatih Budi Sudarsono Reporter: Farid Mukarrom | yul SURYA.co.id – Pelatih Persik Kediri Budi Sudarsono mengaku belum puas dari hasil pertandingan uji coba melawan PSG Gresik Kamis (17/9/2020) di Stadion Brawijaya Kediri. Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tipis 3-2 ini membuat anak asuh Budi Sudarsono semakin percaya diri dalam menatap kompetisi Liga 1 Oktober 2020. Budi Pelatih Kepala Persik Kediri mengatakan bahwa dirinya melihat performa anak asuhnya cukup baik dalam pertandingan sore hari ini. “Alhamdulillah sudah mulai agak meningkat, terutama di fisik mereka cuman tadi ada sedikit masalah di finising depan. Oleh sebab itu harus segera diperbaiki kedepannya,” ujar Si Piton kepada SURYA.co.id Budi mengatakan bahwa dirinya sengaja untuk mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal sebagai bagian dari strateginya. “Kita tetap dengan strategi dengan membuat organisasi yang baik di tengah lapangan. Sisi positfinya ketika kita sudah merebut posisi itu maka kita dengan mudah akan menciptakan sebuah peluang di depan gawang,” imbuh Pelatih asli Kediri Jawa Timur. Menambahkan untuk catatan dari pertandingan hari ini menurut Budi adalah sektor pertahanan yang belum kompak dalam membangun benteng tangguh di depan gawang. “Empat pemain di belakang kita ini masih belum kompak dan mudah dilewati satu lawan satu. Harusnya seperti itu tidak bisa dilewati bagaimana caranya,” terang Mantan Bomber Timnas Indonesia Tahun 2010. Bagi Budi bahwa kelemahan di sektor belakang pertahanan ini sudah menjadi sebuah hal yang biasa dalam sepak bola. “Termasuk itu saat kita babak kedua kebobolan 2 gol, itu biasa namanya dalam sebuah sepakbola akan ada risiko seperti itu. Oleh sebab itu kita akan coba meminimalisir kekurangan kita pada latihan selanjutnya,” ucapnya. Ketika ditanya kembali terkait strategi dalam menyerang yang mengandalkan sisi sayap kanan dan kiri, Budi menjelaskan bahwa itu bagian taktik yang sengaja dicoba dalam pertandingan ini. “Sayap kanan kita ada Antoni, kalau kiri ada Faris semuanya memiliki fisik dan kecepatan yang bagus jadi itu salah satu yang coba kita manfaatkan,” tegas Mantan Pemain yang membawa Persik Kediri Juara Liga Indonesia Tahun 2006. WEBSITE: http://surabaya.tribunnews.com/ Instagram: http://instagram.com/suryaonline Facebook: https://www.facebook.com/SURYAonline/ #hariansurya #suryaonline #jawatimur #jatim #persik #kediri #gresik #psggresik #liga1
Pemain yang satu ini identik dengan kecepatan dan eksplosifitasnya saat sedang bermain. Selain cepat dan eksplosif, Rose juga ...
3 jam menuju kick off final Indonesia U23 vs Vietnam U23,apa yang akan di lakukan timnas U23 dan Vietnam U23 di laga final nanti,laga sarat dengan kecepatan dan determinasi pasti akan tersaji dalam final nanti,bagaimana pendapat Anda tentang perjuangan timnas U23.
Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim TRIBUN-VIDEO.COM - Indonesia berhasil mendulang medali perak di gelaran cabang olahraga (cabor) Kano Traditional Boat Race (TBR) 1.000 Meter Putra, Senin (27/8/2018). Medali tersebut menjadi medali penutup di cabor Kano TBR. Awalnya, skuat besutan Suryadi ini berhasil mengamankan tiket menuju semifinal sejak babak awal penyisihan. Mereka berhasil finish di urutan ke-3 dengan catatan waktu 4 menit 39.604 detik, dikalahkan oleh Thailand dan China Taipei. Begitupun di babak semifinal, mereka berhasil lolos ke babak final dengan mudah. Marjuki cs berhasil finish di urutan pertama dengan catatan waktu 4 menit 37.891 detik, mengalahkan China dan Thailand yang menjadi pesaing beratnya. Sayang, mereka justru dikalahkan oleh China Taipei yang tak disangka-sangka menyalip dan finish di urutan pertama babak final. Indonesia hanya terpaut kurang dari 3 detik lagi untuk menjadi pemuncak dan menyabet medali emas. "Memang China Taipei ini unpredictable. Karena beberapa negara sudah diatasi, China, Myanmar, dan beberapa negara lain," ujar Pelatih Kepala TBR Indonesia Suryadi usai pertandingan. Padahal, mereka menganggap lawan kuat mereka seperti China yang harus mereka antisipasi. Rupanya, China Taipei pun berhasil memberikan performa apik di akhir pertandingan. "Justru kami berharap bisa mengalahkan China, justru kita dikalahkan oleh China Taipei. Sekali lagi kami mohon maaf, tak mampu meraih medali emas," ucapnya. Di samping itu, ia menampik jika ada masalah dalam proses persiapan yang dilakukan oleh anak asuhnya. Ia menganggap, negara lain memang lebih beruntung ketimbang Indonesia. "Anak-anak sudah mempersiapkan, dan mulai start kemudian mempertahankan kecepatan sampai finish, betul-betul mereka lakukan dengan baik. Tapi memang China Taipei lebih unggul," tutupnya.(*)
TRIBUN-VIDEO.COM -- Hasil akhir atau skor akhir Barito Putera vs Persija Jakarta di Pekan 11 Liga 1 2018 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Rabu (30/5/2018) adalah 2-1. Pada babak pertama, Barito Putera langsung mengambil inisiatif serangan. Tapi tak ada peluang matang yang bisa diciptakan. Bola-bola panjang kerap dimainkan anak asuh Jacksen F Tiago, yang sayangnya kerap mentah di pertahan Persija. Tusukan lewat sayap dengan mengandalkan kecepatan Pora dan Samsul Arif juga kerap dilakukan Barito Putera. Tak adanya Packer sempat terasa di awal babak pertama, dimana umpan manja buat para striker cepat di depan hampir tak terlihat di laga ini. Di menit 16, sebuah tendangan bebas Pora sempat membahayakan, namun sayangnya tepat mengarah ke kiper Persija Daryono. Sementara Persija, tampak mengekplorasi sektor sayap lewat pemain cepat mereka Riko Simanjuntak yang berhadapan langsung dengan bek sayap Barito Rony Beroperay. Umpan lambung kerap dilakukan Persija yang tampaknya ingin memanfaatkan keunggulan postur sang striker Marko Simic. Simak video di atas.(*) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Barito Putera vs Persija Jakarta: Barito Putera Menang 2-1 http://www.tribunnews.com/superskor/2018/05/30/barito-putera-vs-persija-jakarta-barito-putera-menang-2-1?page=all