JUVENTUS MACCABI HAIFA, la Juventus vince, ma non fa benissimo. Troppi gli errori della squadra di Allegri. La Juventus gioca ...
JUVENTUS BOLOGNA. La Juventus torna a vincere, ma entriamo più nel dettaglio della prestazione della Juventus con questa ...
Alla Bobo Tv Vieri, Adani, Ventola e Cassano commentano la partita tra Milan e Napoli. Un match spettacolare giocato molto bene ...
Nella prima giornata della Supercup ad Amburgo, gli Azzurri hanno ceduto alla Serbia, dopo 40 minuti di grande intensità.
SUBSCRIBE to ensure you don't miss a video from the BMH Sports YouTube channel. Hit the bell to get notifications on our latest ...
Si ringrazia per la descrizione Nicola Bogani (Celtics Nation Italia) https://www.facebook.com/groups/577250565680328/?ref=share #CelticsTalk #Playoff #Game2 #ECF #CELTICS @ #HEAT 127-102 💚Dominio totale per la squadra di Udoka che pareggia la serie e soprattutto riporta l’inerzia della serie verso Boston. 💚Il dominatore assoluto della partita è Marcus Smart con 24 punti, 12 assist, 9 rimbalzi, 3 steal e una stoppata. Le cinque triple su 12 tentativi sono la ciliegina su una prestazione mostruosa per intensità. Max Strus se la ricorderà a lungo. 💚Tatum e Brown con 27 e 24 punti fanno la loro parte soprattutto nel momento di spaccare la partita nel primo tempo poi più che altro gestiscono. Gli Heat escono dai blocchi con più energia e fiducia, Vincent e Herro mettono tiri ad altissima difficoltà e così dopo 4 minuti sembra già che ci sia la prima fuga sul 8-18. Tatum però non ci sta e prima di andare in panchina con 2 falli apre il 7-0 che rimette in ritmo i Cs che poi chiudono la rimonta con 2 triple di Brown e Pritchard per il 23-21. Il finale del quarto con i Celtics perfetto che scappano martellando gli Heat dalla distanza che porta Il 35-24 di fine parziale. Il secondo tempo è se si può ancora meglio del primo, gli Heat non trovano risposta al movimento di palla dei Cs che trovano sempre il tiratore libero di punirli. La prima fuga vede i biancoverdi a +19 (47-28) con Tatum che inizia a prendersi la scena. Nonostante qualche rimbalzo offensivo di troppo concesso il punteggio di allarga sempre di più toccando anche il +29 prima che nell’ultimo minuto un paio di layup facili sbagliati regalino un mini break di 6-0 a Butler e compagni. L’ultima conclusione di Smart regala il 70-45 con Boston che ha tritato con il 58 dal campo e il 63 da dietro la linea dei 3 punti. Il secondo tempo inizia con Boston che tiene difensivamente e riesce anche a guadagnare qualche punto fino al 80-53 quando Smart sbaglia un facile layup, da qui in avanti una serie di errori clamorosi al tiro e l’improvviso risveglio di Butler che tocca quota 29 porta il pubblico e Miami in partita sul 82-65. Tatum e Smart però non ci stanno e con un finale di quarto deciso rimettono i Celtics in totale controllo della partita con il punteggio che recita 96-71 a 12 minuti dalla fine. Pronti via subito Smart che continua a dare il ritmo alla partita e per la prima volta i biancoverdi toccano il +30. Con 10 da giocare il pubblico abbandona gli spalti giusto il tempo di vedere altre sue triple di Smart e Brown che spingono il punteggio al 115-83. Le panchine vengono svuotate con 6 minuti da giocare e sugli spalti restano a gridare solo i tanti tifosi Celtics…!! #Letsgoceltics #ECF #NBA #Basket #Basketball #Playoff #Playoffs #PlayoffNBA #PlayoffsNBA #MiamiHeatBostonCeltics #MiamiHeat #Miami #Heat #BostonCeltics #Boston #Celtics #JimmyButler #Butler #JaysonTatum #Tatum #JaylenBrown #Brown #MarcusSmart #Smart #AlHorford #Horford #GoldenStateWarriorsDallasMavericks #GoldenState #Warriors #Dallas #Mavericks Iscrivetevi alla mia pagina Instagram: https://www.instagram.com/walterdreossi/ Per rimanere sempre aggiornati sul basket minuto per minuto: https://m.pianetabasket.com/ https://sportando.basketball/
penyebab skuad garuda kalah lawan thailand Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan 0-1 dari Thailand pada semifinal SEA Games 2021 (2022) di Thien Truong, Nam Dinh, kemaren. terkait kekalahan tersebut shin tae yong memberikan penjelasan saat knferensi pers. Dalam konferensi pers usai Indonesia vs Thailand, Shin Tae Yong menyebut dua alasan kenapa Garuda Muda kalah. Alasan pertama yang diungkap STY adalah masalah penyelesaian akhir. Selain itu pelatih asal Korea Selatan tersebut juga menyoroti ketidakmampuan Witan Sulaeman dan kawan-kawan mengembangkan permainan. alasan kedua yaitu absenya asnawi dalam laga tersebut. karena hadirnya asnawi sangat mempengaruhi semangat tim. Selain pengakuan shin tae yong, beberapa pengamatan yang bisa jadi alasan skuad indonesia menerima kekalahan. 1. Fisik Menurun Fisik pemain yang menurun ditengarai menjadi salah satu penyebab Indonesia kalah dari Thailand. selain itu kondisi Fisik pemain yang cenderung menurun ditengarai menjadi salah satu penyebab Indonesia kalah dari Thailand. Kondisi fisik para pemain Indonesia tampak menurun saat melakoni babak kedua. Akibatnya intensitas serangan Timnas Indonesia U-23 juga menurun di babak kedua. Situasi ini mampu dimanfaatkan Thailand untuk menguasai permainan. 2. Mudah Terpancing Emosi Para pemain Timnas Indonesia U-23 juga tampak mudah terpancing emosi ketika mendapat provokasi dari pemain Thailand. Akibatnya para pemain Timnas Indonesia U-23 kehilangan ketenangan dalam bermain. Selain itu pemain Timnas Indonesia juga kerap terlibat keributan dengan pemain lawan, bahkan harus berujung kartu merah. Situasi ini jelas merugikan Indonesia yang membutuhkan gol balasan. 3. Finishing yang Lemah Timnas Indonesia U-23 sejatinya memiliki banyak peluang untuk menciptakan gol pada pertandingan ini. Sayangnya sejumlah peluang yang didapat gagal dikonversi menjadi gol. Indonesia pun harus kehilangan momentum yang baik untuk unggul atas Thailand. 4. Efektivitas Serangan Timnas Indonesia U-23 cenderung tampil lebih baik di babak pertama. Baik dalam bertahan maupun menyerang. Tetapi di babak kedua Timnas Indonesia U-23 mengalami penurunan kualitas permainan. Timnas Indonesia U-23 tampak kurang efektif dalam melancarkan serangan. Tim asuhan Shin Tae Yong itu tampak terburu-buru dalam melancarkan serangan. Akibatnya para pemain kerap melakukan kesalahan dalam passing sehingga serangan yang dibangun pun harus terputus. 5. Pergantian Pemain yang Aneh Keputusan pergantian pemain yang aneh juga menjadi salah satu faktor penyebab kekalahan Timnas Indonesia U-23. Hal itu salah satunya sangat terlihat dari keputusan Shin Tae Yong memasukan Muhammad Ridwan menggantikan Irfan Jauhari pada menit ke-89. Namun baru delapan menit berada di lapangan Ridwan sudah kembali ditarik keluar oleh Rio Fahmi tepatnya pada menit ke-107. Pergantian aneh juga dilakukan Shin Tae Yong saat menarik keluar Witan Sulaeman digantikan Saddil Ramdani pada menit ke-64. #SportSpace #TimnasIndonesia #SeaGames2022 Hai.. Hai... sobat Space Mania... yuk simak terus berita seputar olahraga di seluruh Dunia bersama Sport Space..! Jangan lupa beri kami komentar ya! agar kami dapat terus berkembang. Terima Kasih... Copyright Disclaimer : - Under section 107 of the Copyright Act of 1976 - Every Video, Audio, Footage, Image etc in this content under terms of Fair Use, Permitted by Copyright Statute. - Every Content in this Channel for purpose such as Education, News Report, interpretation etc.