Dari Stadion yang Tak Terawat, Kie Raha Berubah Jadi Stadion Standar Eropa dengan View Paling indah di bawah Malut United! Ya, itulah yang dialukan oleh oleh Malut United. Sebelum dipakai Malut United, kondisi stadion Gelora Kie Raha tidak terawat sama sekali. Bahkan, pada bagian tribunnya banyak ditumbuhi semak-semak belukar hingga rumput liar. Namun, setelah Malut United datang, Kie Raha berubah 180 derajat. Dana Rp 11 miliar oleh Malut untuk merenovasi Kie Raha. Kie Raha berubah layaknya stadion dengan kualitas Eropa. Ditambah stadion Kie Raha punya views yang indah sekali ketika menjelang sore. #shortsvideo #football #sepakbola #beritabola #infobola #shortsyoutube #updatebola #footballshort
Masih ingat Keisuke Honda? Mantan pemain AC Milan yang pernah jadi salah satu bintang terbesar Jepang di masanya. Honda pensiun 2 tahun lalu, tapi sebenarnya belum benar-benar pensiun. Honda tiba-tiba kembali main lagi, di tempat yang begitu random yaitu Bhutan. Sebuah negara pegunungan di utara India yang mungkin di telinga kita aja nampak lumayan asing. Awalnya Honda dikontrak oleh klub bernama Paro FC, hanya untuk main 1 pertandingan. Itu adalah pertandingan playoff AFC Challenge League yang mempertemukan jawara Liga Bhutan Paro FC melawan jawara Liga Nepal Church Boys. Para anak gereja yang musim lalu bisa mengalahkan Paro di ajang serupa, kali ini gantian Paro yang menang. Kontrak Honda ditambah lagi, cetak gol lagi, hingga akhirnya di sana ia main 6 pertandingan. Inilah potret Honda saat main di Bhutan, dan di umur 38 tahun ia belum habis aura untuk tetap jadi idola bersama. #beritabola #skorupdate #footballteam #sepakbola #soccerteam #football #honda
beritasepakbola #beritabola #sepakbola #timnasindonesia #beritatimnas.
beritasepakbola #sepakbola #beritabola #timnasindonesia #bolamalaysia.
Mantan pelatih Timnas Malaysia, Ong Kim Swee, menilai bahwa pertandingan antara Indonesia dan Malaysia memiliki intensitas ...
Sepak bola makin terus berkembang, tapi dulu pernah ada peraturan yang dibilang aneh jika dilihat dari sekarang. Salah satunya, dulu penjaga gawang boleh menangkap bola dengan tangan sampai setengah lapangan. Bayangin saja kiper bisa nangkap bola sampai tengah. Namun peraturan diubah pada tahun 1912, agar kiper hanya boleh menggunakan tangan di kotak penalti. Ada juga aturan bahwa lemparan ke dalam boleh dilakukan dengan satu tangan. Bahkan dulu, wasit memimpin pertandingan dari luar lapangan dan hanya masuk jika ada masalah. Seiring waktu, aturan seperti ini dianggap tidak cocok dan diubah agar permainan lebih adil dan tertata. Perubahan ini menunjukkan bahwa sepak bola selalu belajar dari masa lalunya. #infosepakbola #beritabola #sepakbola #football #footballmatch #footballshorts #soccerteam #athlete