Bonek sempat terprovokasi, tapi kini bonek sudah dewasa dan bisa menerima apapun hasil yang diraih persebaya. Menurut dari berbagai sumber dr media sosial cak azrul presiden persebaya yang duduk di bangku vvip undangan gubernur palangkaraya memprotes kepemimpinan wasit yang berat sebelah di akhir pertandingan dengan banyak menguntungkan kalteng putra. Sehingga terjadi kericuhan tersebut.