Tim tuan rumah kebobolan 1, 2, 3, 4, 5, bahkan 6 gol di kandang sendiri. Pertandingan berakhir, dan tiba-tiba seorang anggota ultras langsung menjadi sorotan. Dia turun dari tribun, masuk ke lapangan, dan semua pemain mendekatinya. Anggota ultras itu mulai berbicara, suaranya semakin keras, hingga beberapa detik kemudian emosinya benar-benar meledak. Dia berteriak keras, memarahi para pemain timnya karena merasa malu atas penampilan buruk mereka di pertandingan tersebut.