Sang ibu hanya mengajari putrinya beberapa gerakan. Ketika putrinya di lapangan sepakbola dia menantang seorang penjaga gawang terbaik di sekolahannya. Si penjaga gawang mengejek gadis itu dengan mengatakan bahwa dia adalah seorang pemula dan bukan tandingannya. Semua orang menertawainya dan mengira gadis itu hanya cari masalah. Hanya sang ibu yang mendukungnya dan percaya bahwa putrinya pasti akan menang. Gadis itu mencoba tenang dan dia perlahan mundur beberapa langkah. Lalu dia menendang bolanya dengan keras. Bola itu melesat menuju gawang dengan api yang menyala-nyala.