Dia memutuskan menjadi mualaf dan kini menjadi muslim yang taat. Baginya, Islam adalah agama yang membuka pikiran dirinya menjadi lebih baik. Dia melewati jalan panjang sebelum akhirnya memantapkan hati memeluk Islam saat usia 20 tahun (2012). Sebelum memutuskan jadi mualaf, Ia mengaku melakukan banyak cara mencari tahu tentang Islam. Pogba tak ragu berdiskusi dengan orang-orang di sekitarnya yang beragama Islam. Selain itu, dia juga melakukan riset secara khsusus setelah akhirnya menemukan ketenangan dalam hidupnya. Sehingga, dia menyebut Islam sebagai agama yang indah. "Semuanya berawal dari banyaknya teman Muslim yang saya miliki”, “Kami selalu berbincang. Saya mempertanyakan banyak hal di dalam diri saya, lalu saya memulai melakukan riset. “Pernah sekali saya beribadah dengan rekan saya dan saya merasakan sesuatu yang berbeda," tutur Paul Pogba "Saya merasa benar-benar baik. Jiwa saya amat tenang," cerita Paul Pogba yang merasa tenang usai menjadi seorang mualaf. Kini Pogba terus berusaha taat menjadi seorang muslim. Dia juga mengaku lebih bisa mensyukuri kehidupannya saat ini. “Sejak hari itu, saya terus melakukannya. Saya sholat lima waktu karena itu salah satu rukun Islam”, Makna mengapa Anda melakukannya, Anda meminta maaf dan bersyukur atas semua yang Anda miliki, seperti kesehatan saya dan segalanya,” kata Pogba. “Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya menjadi orang yang lebih baik”,. “Anda lebih memikirkan tentang kehidupan setelah kematian. “Hidup ini memiliki ujian”