Pria itu menyeka keringatnya sambil menatap sang pelatih. Wasit yang melihatnya langsung memberinya kartu kuning sebagai peringatan. Pelatih melangkah maju untuk protes dengan wasit. Tetapi wasit mengabaikannya dan memberikan peringatan kartu kuning lagi. Melihat adegan ini, pemain dan pendukung lawan langsung berdiri dan bersorak yang membuat pria itu sangat marah. Pada pertandingan di set ketiga pria itu mulai mengumpulkan poin hingga akhirnya dia memenangkan permainan. Namun dalam pada pertandingan lainnya pria itu mulai kehilangan poin dan kalah dari pemain lawan.