#아스나위 #Asnawi #AnsanGreeners #Ewako #PSM #psmmakassar Bagi Asnawi, ini jadi starter ketiganya musim ini. Namun, tetap saja laga melawan Gyongnam punya arti tersendiri. Sebab ia dipercaya tampil selama 90 menit. Tugas mantan pemain PSM Makassar jelas tidak mudah. Sebab Ansan belum sekali pun mencatatkan kemenangan musim ini. Tuan rumah sejatinya mengawali laga dengan baik. Namun, mereka justru kecolongan oleh serangan balik lawan pada menit ke-19. Jeon Chung-geun sukses membawa Gyeongnam unggul. Ketika babak pertama menyisakan empat menit Asnawi Mangkualam nyaris menyamakan kedudukan. Menerima umpan terobosan, kapten timnas Indonesia melepaskan tendangan keras. Tapi bola masih mengarah ke kiper lawan. Di babak kedua Ansan tampil lebih percaya diri. Setelah beberapa peluang gagal berujung gol, mereka akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Akselerasi Robson Duarte memaksa bek Gyeongnam menjatuhkannya di kotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik putih. Duarte yang maju sebagai eksekutor sukses mengubah skor. Tensi pertandingan kemudian meningkat pada 10 menit terakhir. Apalagi Ansan Greeners semakin percaya diri dan meningkatkan intensitas serangan. Asnawi Mangkualam dan Ansan Makin Terpuruk Akan tetapi buruknya kinerja lini belakang menjadi bumerang. Ini ditandai oleh gol kedua Gyeongnam yang dicetak Tiago Orobo. Dua menit kemudian drama berlanjut. Kali ini publik tuan rumah yang melompat kegirangan kala Anderson Cantoho menyempurnakan umpan Lee Jun-Hee. Sayang, momentum Ansan untuk meraih kemenangan pertama sirna pada masa injury time. Lagi-lagi Tiago Orobo jadi momok menakutkan untuk pasukan Cho Min-kook. Dengan kekalahan ini Asnawi Mangkualam dkk makin terpuruk di papan bawah. Mereka kini menempati posisi ke-10 dari 11 tim yang berlaga di K-League 2.