Tangis haru Jose Mourinho seketika pecah ketika berhasil mengantarkan AS Roma naik ke podium menjuarai Liga Konferensi Eropa. Setelah sebelumnya ia memperlihatkan gesture 'salam lima jari'. Salam lima jari Jose Mourinho bukan salam lima jari biasa. Rupanya sang juru taktik sukses menyapu bersih seluruh lima laga final di kompetisi Eropa yang pernah dijalaninya dengan torehan juara. Pertama kali Mourinho mengangkat trofi Eropa ketika dia melatih Porto. Dia berhasil mempersembahkan Piala Eropa pada 2003, Sebelum setahun kemudian dia membuat kejutan fantastis dengan mengantarkan Porto menjuarai Liga Champions. Di tahun 2010, seluruh fans Inter Milan tentu saja tak akan pernah melupakan momen ketika bersama Mourinho, dengan memenangkan treble winners. Tujuh tahun kemudian, Mourinho menjalani final Eropa keempatnya ketika mengantar Manchester United menjuarai Liga Eropa, Sebelum akhirnya di final kelimanya bersama AS Roma, sekali lagi ia berhasil memenangi Final Eropa yang dilakoninya.
Tangis haru seketika pecah saat Zlatan Ibrahimovic mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola. Bahkan, menurut Zlatan, dewa pun menangisi momen tersebut. “Waktu saya bangun pagi ini, cuacanya sedang hujan. Lalu saya berkata kepada diri saya: ‘Bahkan dewa bersedih hari ini’”. -Press Conference AC Milan- Pernyataannya itu disampaikan pada konferensi pers resmi seusai pekan terakhir Liga Italia AC Milan menutup laga dengan kemenangan 3-1 atas Hellas Verona di San Siro (5/6/2023). Sayangnya Zlatan tidak bermain di laga tersebut karena cedera. Padahal itu jadi pertandingan terakhir Rossoneri, sebelum kontraknya benar-benar habis pada bulan Juni 2023. Zlatan kembali ke AC Milan pada tahun 2019 dan berhasil mempersembahkan gelar Scudetto di musim 2021/22. Itu adalah gelar Scudetto keduanya bersama Rossoneri, di mana yang pertama diraih pada periode pertamanya berada di San Siro (2010/11) Namun, itu baru segelintir dari begitu banyak prestasi yang dibuat oleh Zlatan Ibrahimovic selama berkarir di dunia sepak bola. Total ada 9 klub berbeda yang pernah diperkuatnya sepanjang 24 tahun berkarir profesional. Selama 24 tahun berkarir sebagai pesepakbola Zlatan yang kini berusia 41 tahun mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak terpikirkan untuk pensiun. “Tiga bulan yang lalu saya panik dengan ide pensiun dari sepak bola. Tetapi sekarang saya bisa menerimanya. Tentu saja dengan ada sedikit kesedihan,”. Sebelumnya pernah dikatakan bahwa Zlatan ditawari bermain di Monza selama satu musim. Namun ternyata, Zlatan merasa pensiun adalah jalan terbaiknya.
Inilah 5 dari sekian banyak 'Tekel Brutal' yang pernah diterima Cristiano Ronaldo! 1. Di Final Euro 2016. 2. Di Piala Dunia 2006 ...
Yang ngga kuat Mental, Jangan Tonton ini. Inilam momen 4 tekel Horor, yang hampir mengakhir karir Lionel Messi. 1.
Dia memutuskan menjadi mualaf dan kini menjadi muslim yang taat. Baginya, Islam adalah agama yang membuka pikiran dirinya menjadi lebih baik. Dia melewati jalan panjang sebelum akhirnya memantapkan hati memeluk Islam saat usia 20 tahun (2012). Sebelum memutuskan jadi mualaf, Ia mengaku melakukan banyak cara mencari tahu tentang Islam. Pogba tak ragu berdiskusi dengan orang-orang di sekitarnya yang beragama Islam. Selain itu, dia juga melakukan riset secara khsusus setelah akhirnya menemukan ketenangan dalam hidupnya. Sehingga, dia menyebut Islam sebagai agama yang indah. "Semuanya berawal dari banyaknya teman Muslim yang saya miliki”, “Kami selalu berbincang. Saya mempertanyakan banyak hal di dalam diri saya, lalu saya memulai melakukan riset. “Pernah sekali saya beribadah dengan rekan saya dan saya merasakan sesuatu yang berbeda," tutur Paul Pogba "Saya merasa benar-benar baik. Jiwa saya amat tenang," cerita Paul Pogba yang merasa tenang usai menjadi seorang mualaf. Kini Pogba terus berusaha taat menjadi seorang muslim. Dia juga mengaku lebih bisa mensyukuri kehidupannya saat ini. “Sejak hari itu, saya terus melakukannya. Saya sholat lima waktu karena itu salah satu rukun Islam”, Makna mengapa Anda melakukannya, Anda meminta maaf dan bersyukur atas semua yang Anda miliki, seperti kesehatan saya dan segalanya,” kata Pogba. “Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya menjadi orang yang lebih baik”,. “Anda lebih memikirkan tentang kehidupan setelah kematian. “Hidup ini memiliki ujian”
Salah satu Momen perpisahan terindah dan paling emosional adalah milik Arjen Robben dan Franck Ribery. Pada laga terakhir ...
Lewat sebuah video khusus Ibra menegaskan pesan dan harapannya kepada dunia. Saat Berseragam PSG tahun 2015 silam, Zlatan Ibrahimovic pernah memamerkan tubuhnya yang dipenuhi tato. Namun ada pesan moral yang terkandung dalam aksinya tersebut. Ketika itu Zlatan Ibrahimovic mencetak gol untuk Paris Saint-Germain melawan Caen, Ibra Ibra akhirnya mendapat kartu kuning atas aksinya tersebut. Ternyata Tato yang sangat ingin dipamerkan Ibra hanyalah bersifat sementara. Ibra memiliki pesan penting untuk disampaikan kepada dunia. Dia menarik perhatian pada masalah kelaparan global. “Ketika saya membuka baju saya saat melawan Caen, semua orang bertanya, tato apa itu?”. “Saya punya sejumlah tato pada tubuh saya, mereka adalah nama-nama orang yang menderita kelaparan”. “Semoga Anda semua bisa memperhatikan mereka melalui saya,” seru Ibra. Itu adalah sikap kelas nyata dari pesepakbola yang sepanjang kariernya kadang-kadang dituduh terobsesi dengan diri sendiri dan egois. "Saat ini tatonya sudah hilang, tapi orang-orang itu masih ada di luar sana. Total ada 805 juta orang yang menderita kelaparan di penjuru dunia. Aku ingin kalian melihat mereka, melalui diriku, untuk membantu World Food Programme (PBB). Demi mengekspresikan simpatinya pada para korban kelaparan, ia berniat membuat ratusan juta tato temporer di sekujur tubuhnya. Memang bukan sekaligus, tapi Ibra setidaknya bisa menato sekira 50 nama di tubuhnya di setiap kesempatan,
Momen spesial terjadi, saat pertama kali Vlahovic bertemu dengan sang idolanya. Memang tak bisa dipungkiri sebagian besar pesepakbola tumbuh dengan idola pesepakbola mereka masing-masing. Tak terkecuali Dusan Vlahovic. Striker Juventus yang diboyong dari Fiorentina itu sangat mengidola Bintang sekaligus Legenda AC Milan Zlatan Ibrahimovic. Saat berseragam Fiorentina 21 Maret 2021, Vlahovic untuk pertama kali bertemu dengan sang idolanya itu. itu sangat mengagumi bintang sekaligus legenda AC Milan Zlatan Ibrahimovic. Vlahovic terlihat cukup canggung berada dalam satu lorong dengan Ibra. Ia sesekali melirik sang idola sebelum akhirnya mereka bertemu di lapangan. AC Milan pada akhirnya mengalahkan tim Fiorentina yang dibela vlahovic dengan skor 2-3 Usai pertandingan ia langsung menghampiri Ibrahimovic dan meminta jerseynya. Hal itu pun diberikan Ibra tanpa masalah. Striker yang kini berseragam juventus itu pernah berkata bahwa dia ingin seperti zlatan. Dusan Vlahovic pernah berkata, “Saya adalah Zlatan Ibrahimovic dari Beograd”. “Saya akan bermain untuk klub terkuat, dan saya menyukai kesombongannya”. Dalam sebuah wawancaranya Vlahovic mengungkapkan bahwa Zlatan Ibrahimovic adalah idola terbesarnya di dunia sepak bola. 'Keinginan untuk tidak pernah menyerah' dari pemain yang saat ini berusia 41 tahun itu, telah menjadi inspirasinya”