Kisah legenda yang ditendang dari piala dunia gara-gara melotot by @Debug Bola - Post Details

Kisah legenda yang ditendang dari piala dunia gara-gara melotot

Hanya karena selebrasi mata melotot ke arah kamera, karier Piala Dunia Diego Maradona langsung dihancurkan lewat cara yang paling tragis.  Balik ke tahun 1994, Diego Maradona datang ke Piala Dunia di Amerika Serikat sebagai kapten Argentina sekaligus salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Ini adalah Piala Dunia keempatnya, dan ia berada di jalur yang tepat untuk memecahkan rekor penampilan pertandingan Piala Dunia terbanyak sepanjang sejarah. Lalu tibalah laga grup melawan Yunani, di mana Maradona mencetak gol dan langsung berlari ke arah kamera di pinggir lapangan sambil berteriak dengan mata yang melotot tajam. Namun, selebrasi mata melotot itulah yang diam-diam membuat dirinya menjadi incaran. Setelah laga Argentina berikutnya melawan Nigeria, seorang perawat menggandeng tangan Maradona yang sedang tersenyum dan membawanya langsung ke ruang tes doping. Dan beberapa hari kemudian, pada tanggal 30 Juni, FIFA mengumumkan bahwa kedua sampel urine miliknya positif mengandung zat stimulan terlarang bernama ephedrine. Namun, waktu perilisan berita ini justru membuatnya berkali-kali lipat lebih menyakitkan. Tim Tango bahkan sudah memasukkan nama Maradona ke dalam starting lineup untuk laga berikutnya. Jadi, ketika hukuman larangan bermain itu turun tepat satu hari sebelum kickoff, kariernya di tim nasional langsung berakhir di angka 91 caps, meninggalkan skuad yang akhirnya hancur dan tersingkir tanpa dirinya. Namun hingga hari ini, tidak ada yang sepakat bagaimana zat tersebut bisa masuk ke dalam tubuhnya. Dua alasan berbeda pun muncul; presiden federasinya menyalahkan obat semprot hidung dari dokter pribadi Maradona, sementara Maradona sendiri menyalahkan minuman energinya, Ripped Fuel. Produk versi Argentina miliknya memang tidak mengandung ephedrine, jadi ketika stoknya habis di Amerika, pelatih fisiknya mengambil versi Amerika Serikat yang ternyata penuh dengan zat tersebut. #fifa #maradona #argentina #pialadunia #soccer #shorts #football #sepakbola

Similar Posts!

Tak kunjung dibukakan pintu untuk timnas, pemain ini ...
Tak kunjung dibukakan pintu untuk timnas, pemain ini ...

Bagaimana mungkin gelandang yang diabaikan tanah kelahirannya, lalu ditentang habis-habisan oleh kapten tim barunya, justru melangkah lebih jauh di Piala Dunia? Itulah Deco. Lahir di Brasil, Deco muda memendam mimpi besar mengenakan jersey kuning ikonik negaranya. Namun, pintu timnas masih tertutup karena menumpuknya gelandang jenius sekelas Ronaldinho dan Rivaldo. Sadar tak punya masa depan di sana, ia membuat keputusan nekat: merantau ke Portugal, membangun karier dari nol, hingga akhirnya resmi berganti kewarganegaraan. Namun, keputusan pindah negara itu memicu badai. Banyak orang Portugal menolaknya karena ia bukan orang asli sana. Bahkan kapten sekaligus megabintang utama mereka, Luis Figo, terang-terangan menyerang Deco di media dan menyebutnya tidak layak memakai jersey Portugal. Di tengah tekanan mental yang masif tersebut, pelatih anyar Portugal asal Brasil, Luiz Felipe Scolari, tetap pasang badan untuk membawanya. Takdir memicu laga debut yang sangat gila pada tahun 2003: Portugal langsung dihadapkan melawan Brasil—negara yang dulu tak kunjung membukakan pintu untuknya. Bukannya ciut, Deco justru membungkam segala kritik. Masuk sebagai pengganti, ia mencetak gol penentu kemenangan lewat eksekusi tendangan bebasnya, membawa Portugal menumbangkan Brasil untuk pertama kalinya dalam 37 tahun. Dan di Piala Dunia 2006, dia sukses membawa Portugal ke semi final. #portugal #fifa #pialadunia #deco #sejarah #soccer #sepakbola #football



Menolak klub-klub raksasa Eropa di usia 16 tahun? Schjelderup
Menolak klub-klub raksasa Eropa di usia 16 tahun? Schjelderup

Bayangin, di usia 16 tahun, dia menolak Liverpool, Bayern Munich, Ajax, hingga Juventus, hanya demi klub Denmark. Keputusan yang bertahun-tahun kemudian, justru mengangkat nama Norwegia di Piala Dunia 2026. Ia adalah Andreas Schjelderup, pemuda berdarah Viking hasil tempaan Akademi Bodø-Glimt. Keempat klub elite Eropa tadi sebenarnya berebut menyodorkan kesempatan uji coba. Namun, FC Nordsjælland datang membawa satu jaminan yang tidak berani diberikan oleh mereka: "kesempatan instan untuk bermain di tim utama senior". Dan benar saja, kemampuannya dan menit bermain meningkat, menjadi andalan Nordsjælland, hingga membuat Benfica menebusnya seharga 14 juta Euro dengan klausul rilis 100 juta Euro. Namun, sepak bola tidak berjalan semulus itu. Tekanan ekspektasi akibat nilai transfer mahalnya, tak berjalan sesuai keinginan klub. Ia berteman dengan bangku cadangan, menghabiskan banyak waktu di Benfica B, hingga akhirnya Benfica meminjamkannya lagi ke Nordsjælland. Langkah mundur itu justru mengembalikan kehebatannya. Usai kembali ke Benfica dan mencetak 2 gol kontra Real Madrid di Liga Champions, ia membuktikan kelasnya di Piala Dunia 2026.  Saat laga lawan Brazil di 16 besar, ia masuk sebagai super sub, membukukan 93% umpan akurat, memberi 2 assist ke gol Haaland, hanya dalam 45 menit. #football #soccer #sepakbola #pialadunia #fifa #benfica #norway #schjelderup



Ternyata Posisi Favorit Olise Bukanlah Sayap
Ternyata Posisi Favorit Olise Bukanlah Sayap

Ternyata posisi favorit Michael Olise bukanlah sayap. Padahal musim lalu ia mencetak 22 gol dan 31 assist bersama Bayern Munich. Hampir semua kontribusi itu lahir dari sisi kanan serangan. Karena itulah banyak orang menganggap posisi tersebut adalah tempat terbaik untuknya. Masalahnya, pemain muka datar ini ternyata punya pendapat berbeda. Dalam sebuah wawancara, ia diminta menyebut posisi yang paling nyaman untuk dirinya. Jawabannya justru bukan posisi yang membuatnya menjadi bintang Bayern hari ini. Jadi, jika bukan sayap, posisi apa yang sebenarnya paling disukai Michael Olise? Ternyata jawabannya adalah nomor 10, gelandang serang. Dan itu bukan jawaban asal-asalan. Olise memang tumbuh sebagai gelandang serang sejak kecil dan beberapa kali memainkan peran tersebut bersama Prancis. #football #sepakbola #olise #prancis #bayern



Sang Bintang Baru Korea Selatan: Oh Hyun-Gu
Sang Bintang Baru Korea Selatan: Oh Hyun-Gu

Empat tahun lalu, dia datang ke Piala Dunia sebagai pemain yang bahkan tidak memiliki nomor punggung. Di Qatar 2022, Oh Hyeon-gyu hanya berstatus pemain ke-27 Korea Selatan. Ia ikut merasakan atmosfer turnamen, tetapi tidak bermain satu menit pun. Saat kesempatan itu akhirnya datang di Piala Dunia 2026, nasib kembali mengujinya. Beberapa hari sebelum laga pembuka, ia terserang demam tinggi dan kehilangan tempat di susunan starter. Di lapangan, Korea Selatan kesulitan. Mereka bahkan tertinggal lebih dulu dari Ceko. Ketika keadaan mulai genting, pelatih akhirnya menoleh ke bangku cadangan. Menit ke-68, Oh Hyeon-gyu masuk dan menjalani debut Piala Dunia yang telah ia tunggu selama bertahun-tahun. Lalu di menit ke-80, setelah Korea Selatan menyamakan kedudukan, momen itu datang. Memanfaatkan ruang yang terbuka, Oh menyambut umpan matang dan melepaskan tembakan yang menghujam gawang Ceko. Gol. Korea Selatan berbalik unggul 2-1. Malam itu, pemain yang empat tahun lalu datang tanpa nomor punggung justru dinobatkan sebagai Man of the Match di panggung terbesar sepak bola dunia. #korea #pialadunia #soccer #football #sepakbola #pemainsepakbola



Momen Langka Pelatih Masuk Lapangan Dan Melakukan Kontribusi Gol
Momen Langka Pelatih Masuk Lapangan Dan Melakukan Kontribusi Gol

Gak ada yang lebih gila di Premier League selain momen pelatih ngelepas jasnya buat tampil di lapangan. April 2014, Manchester United krisis total setelah David Moyes dipecat. Mereka terpaksa nunjuk legenda umur 40 tahun, Ryan Giggs, jadi pelatih interim, sekaligus ngidupin lagi peran player-manager buat empat laga sisa. Tapi Giggs punya rencana spesial di laga kandang terakhirnya. Tanggal 6 Mei 2014 lawan Hull City, dia nyadangin dirinya sendiri dan melatih pake jas lengkap di 1 jam pertama. Namun, saat Man United udah unggul 2-1, Gemuruh tribun Old Trafford nuntut dia buat main untuk terakhir kalinya. Di sinilah dia ngelakuin aksi yang rasanya seperti di skrip film. Menit 70an, dia berhenti melatih, melepas jasnya buat nunjukin jersey di dalemnya, lalu jalan ke wasit untuk mengesahkan pergantian dirinya sendiri. Dia masuk ke lapangan buat nggantiin pemain debutan, Tom Lawrence. Tapi dia belum selesai. Dia masuk bukan cuma buat dadah-dadah perpisahan, karena di menit ke-87, Giggs melihat pergerakan Robin van Persie dan melepaskan umpan akurat buat gol pengunci kemenangan. Dia mengakhiri kariernya dengan sebuah assist buat buktiin kalau dia tetep bosnya, baik di dalem maupun di luar lapangan. Cuma berselang beberapa minggu setelah itu, Giggs ngumumin pensiun resminya buat jadi asisten manajer tetap di klub. #soccer #football #manchesterunited #ryangiggs #robinvanpersie #sepakbola #sepakboladunia



Courtois Mogok, Chelsea Bonyok
Courtois Mogok, Chelsea Bonyok

Hanya butuh waktu 48 jam mogok latihan bagi Courtois untuk membuat klub raksasa sekelas Chelsea menyerah. Tahun 2011, Chelsea mendatangkan kiper muda asal Belgia bernama Thibaut Courtois. Awalnya, dia dipinjamkan ke Atletico Madrid. Namun saat kembali ke Chelsea, dia telah berkembang menjadi mesin penyelamat di bawah mistar. Dia membantu Chelsea raih dua gelar Premier League, dan membawa Belgia finis di peringkat tiga Piala Dunia 2018. Di titik itu, dia merasa sudah tidak ada lagi yang perlu dibuktikan di Inggris. Namun beberapa minggu kemudian, Courtois mengejutkan fans Chelsea karena menolak hadir di sesi latihan. Courtois ngebet balik ke Spanyol demi anak-anaknya. Dia sudah meminta dijual sejak Maret, namun manajemen terus mempersulitnya hingga musim panas. Puncaknya di awal Agustus. Saat rekan setimnya kembali latihan, Courtois sengaja menghilang demi memaksa klub melepasnya. Strategi nekat ini berhasil. Hanya dua hari mogok latihan, Chelsea menyerah dan menerima tawaran 35 juta poundsterling dari Real Madrid. Kepindahan ini membelah opini fans. Sebagian mengecamnya sebagai pengkhianat yang egois. Namun sebagian lagi menyalahkan manajemen Chelsea yang lambat memperbarui kontrak dan mengabaikan faktor keluarga sang pemain. References: https://www.mirror.co.uk/sport/football/news/thibaut-courtois-real-madrid-full-13049294 https://www.espn.com.au/football/story/_/id/37559853/thibaut-courtois-real-madrid-move-chelsea-not-wrong-reasons-agent https://www.theguardian.com/football/2018/aug/06/thibaut-courtois-fails-to-report-for-training-chelsea https://www.espn.co.uk/football/story/_/id/37569459/chelsea-frustrated-courtois-broken-promises-claim-sources #football #sepakbola



Pupusnya harapan Spanyol Piala Dunia 2018
Pupusnya harapan Spanyol Piala Dunia 2018

Mecahin rekor lewat seribu operan, tapi para seniman bola ini malah terdepak gara-gara taktik parkir tank. Tahun 2018, Spanyol ...