KOMPASTV's user profile page. Match highlights, posts and more on site!“” Report User |
MANDALIKA, KOMPAS.TV - Pebalap Red Bull KTM, Brad Binder melesat menjadi yang tercepat di sesi kedua tes pramusim Pretamina Grand Prix Of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Sabtu (12/2/2022) pagi. Brad Binder mencatatkan waktu 1 menit 31,814 detik. Hingga pukul 15.00 WIB, catatan waktu Brad Binder belum tersentuh. Sementara itu, di posisi kedua ada Fabio Quartararo. Pebalap Monster Energy Yamaha itu hanya selisih waktu 0,006 detik dari Brad Binder. Di tengah meningkat pesatnya penampilan sejumlah pebalap, Marc Marquez dari Repsol Honda justru tercecer ke posisi 12. Ia mencatatkan waktu 1 menit 32,414 detik. Baca Juga Tes Pramusim MotoGP 2022, Pembalap Uji Ban dan Kecepatan Motor di Sirkuit Mandalika di https://www.kompas.tv/article/260885/tes-pramusim-motogp-2022-pembalap-uji-ban-dan-kecepatan-motor-di-sirkuit-mandalika Uji coba hari pertama Pertamina Grand Prix Of Indonesia di sirkuit Mandalika kemarin terkendala banyaknya debu di landasan sirkuit. Debu dan lumpur di permukaan aspal membuat bendera merah tanda penangguhan sesi muncul saat tes berjalan sekitar 2 jam. Para pebalap baru diizinkan kembali turun ke lintasan setelah dibersihkan 1 jam kemudian. Mandalika Grand Prix Association selaku promotor Pertamina Grand Prix Of Indonesia sudah melakukan evaluasi terkait kondisi trek di Mandalika. Mereka menjanjikan masalah serupa tak akan terulang, di hari kedua dan rangkaian MotoGP selanjutnya. Baca Juga Update Tes Pramusim MotoGP Mandalika - Catatan Waktu Meningkat, Sinyal Membaiknya Kondisi Aspal di https://www.kompas.tv/article/260867/update-tes-pramusim-motogp-mandalika-catatan-waktu-meningkat-sinyal-membaiknya-kondisi-aspal Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/260937/tes-pramusim-motogp-2022-hari-kedua-di-sirkuit-mandalika-inilah-yang-tercepat-posisi-1-dan-2
KOMPAS.TV - Anggota Exco PSSI Haruna Soemitra mendadak viral diperbincangkan di media sosial, tagar #HarunaOut pun menggema di lini masa Twitter. Anggota Exco PSSI Haruna Soemitro menjadi sasaran warga net karena komentarnya terkait hubungan pelatih Timnas Shin Tae-yong dengan PSSI yang mengalami deadlock. Haruna juga disorot saat berkomentar soal pola permainan dan cara melatih Shin Tae-yong yang tidak sama dengan yang diterapkan klub Liga 1. Tagar #HarunaOut muncul dipicu oleh komentar Haruna dalam sebuah podcast, dia menilai sepakbola tanpa prestasi itu tanpa ada artinya. Atas hal itu Haruna mengatakan, argumentasi harus di balas argumentasi dan jangan malah masuk ke ranah pribadi kemudian menyerang hal-hal yang pribadi. Haruna mengaku media sosial Instagram milik anak dan istrinya turut diserang. "Saya menyampaikan sesuatu atas tugas dan tanggung jawab saya sebagi eksekutif komite untuk memberikan masukan kepada tim nasional, bahwa ada persoalan yang sama-sama yang harus kita dudukan." Ujar Haruna. Haruna juga menegaskan, komentarnya tidak dalam konteks untuk mengevaluasi kemudian mau memecat Shin Tae-yong. Baca Juga Anggota Exco PSSI Haruna Soemitra Mendadak Viral, #HarunaOut Banjiri Lini Masa Twitter di https://www.kompas.tv/article/252380/anggota-exco-pssi-haruna-soemitra-mendadak-viral-harunaout-banjiri-lini-masa-twitter Pengamat Sepakbola Anton Sanjoyo menanggapi, bahwa tidak ada masalah yang cukup signifikan untuk diributkan, jika Exco meminta Shin Tae-yong untuk lebih berpestasi dalam konteks target itu merupakan hal yang wajar. Anton juga berpendapat agar tidak memimpikan tentang juara, benahi terlebih dahulu kompetisi di dalam, benahi mutunya, buat kompetisi usia muda dan tidak usah memaksakan naturilsasi. "Dengan Shin Tae-yong hanya masalah komunikasi tolong dibenahi, dan itu tugas yang luar biasa dari direktur teknis. Exco silahkan saja mengawal tapi tidak usah terlalu masuk ke dalam hal teknis. Karena Anda tidak punya expertis disana, karena yang punya expertis itu direktur teknis dan Shin Tae-yong." Ujar Anton. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/252467/mendadak-viral-di-medsos-usai-kritik-shin-tae-yong-haruna-soemitro-buka-suara
JAKARTA, KOMPAS.TV - Para penggawa skuad Garuda baru saja selesai menjalani karantina pascakompetisi di piala AFF 2020. Di turnamen ini, Indonesia meraih Runner Up lantaran kalah dari Thailand di final. Usai karantina, PSSI pun bergerak cepat melakukan evaluasi agar bisa meraih hasil yang lebih maksimal di turnamen berikutnya, yakni piala AFF U-23 2022. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyatakan evaluasi, juga akan dibarengi dengan pembentukan kerangka awal pemain yang akan diboyong ke piala AFF U-23 2022. Maka dari itu, Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga meminta pada pilar Tim Merah Putih agar tetap menjaga kebugaran. Sebab, komposisi pemain yang akan dipanggil, sebagian besarnya merupakan pemain dari turnamen sebelumnya. Ditambah, beberapa penggawa baru yang akan diambil dari Liga 1. Pelatih Shin Tae-yong juga meminta anak-anak asuhnya untuk beristirahat dan bisa menjaga tubuh dari cedera. Para pemain juga tak bisa bersantai karena akan ada promosi degradasi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan tim. Dalam kesempatan ini, PSSI juga menyerahkan bonus ke Tim Garuda sebagai apresiasi mereka di piala AFF 2020. Totalnya, ada Rp 2,5 miliar, termasuk Rp 1,4 miliar hadiah piala AFF, serta bonus pihak ketiga. Bonus diberikan secara simbolis oleh Mochamad Iriawan ke pelatih Shin Tae-yong dan Asnawi Mangkualam. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/249202/jadi-runner-up-di-piala-aff-2020-berapa-bonus-yang-diberikan-oleh-pssi-untuk-timnas-indonesia
SINGAPURA, KOMPAS.TV - Meski kembali gagal meraih juara Piala AFF, Indonesia mendapat hiburan, dengan terpilihnya Pratama Arhan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020. Pratama Arhan yang mencuri perhatian, dengan penampilan impresifnya di Piala AFF 2020, terpilih sebagai pemain muda terbaik. Baca Juga Kembali Gagal di Piala AFF, Jokowi: Meski Belum Juara, Seluruh Rakyat Indonesia Tetap Bangga di https://www.kompas.tv/article/247513/kembali-gagal-di-piala-aff-jokowi-meski-belum-juara-seluruh-rakyat-indonesia-tetap-bangga Talenta 20 tahun, berhasil mencetak 2 gol dan 3 asis di sepanjang turnamen ini. Hal ini bisa dibilang catatan special, mengingat Arhan sempat absen dalam 2 laga. Bek sayap kiri milik PSIS Semarang berhak atas penghargaan yang diberikan NXGN. Penampilan Pratama Arhan di sisi kiri pertahanan tim Garuda, memang luar biasa. Baca Juga Hasil Imbang 2-2 Lawan Indonesia di Leg 2, Thailand Rebut Gelar Juara Piala AFF 2020 di https://www.kompas.tv/article/247522/hasil-imbang-2-2-lawan-indonesia-di-leg-2-thailand-rebut-gelar-juara-piala-aff-2020 Eksplosifitas Asnawi Mangkualam Bahar di sisi kanan, mampu diimbangi si pemilik nomor punggung 12. Tanpa kenal lelah, pemuda kelahiran Blora, turun naik untuk membantu pertahanan, dan penyerangan Timnas Garuda. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/247532/curi-perhatian-pratama-arhan-sabet-penghargaan-pemain-muda-terbaik-piala-aff-2020
JAKARTA, KOMPAS.TV Pengacara kondang Hotman Paris menjanjikan bonus Rp 1 Miliar buat Timnas Indonesia jika bisa membawa pulang Piala AFF 2020. Hal ini ia sampaikan melalui akun Instagramnya. Pada unggahan itu ada surat terbuka untuk Timnas Indonesia. "Surat Terbuka Untuk Timnas Indonesia. Dalam rangka mendukung Timnas Indonesia di Kejuaraan AFF 2020, kami Holywings Indonesia akan menyumbangkan hadiah sebesar 1 Miliar Rupiah kepada Timnas Indonesia bila berhasil membawa pulang piala kejuaraan AFF 2020," tulis dalam unggahan akun Instagram Hotman Paris (28/12/2021). Baca Juga Ketum PSSI Ungkap Timnas Indonesia Dalam Optimisme Tinggi di Final Piala AFF 2020 di https://www.kompas.tv/article/246116/ketum-pssi-ungkap-timnas-indonesia-dalam-optimisme-tinggi-di-final-piala-aff-2020 Timnas Indonesia bakal bertanding melawan Timnas Thailand dalam laga Final Piala AFF 2020 di Leg pertama pada Rabu, 28 Desember 2021 dan pertandingan leg kedua dilangsungkan pada Sabtu, 1 Januari 2022. Hotman Paris juga meminta kepada masyarakat Indonesia untuk mendukung Timnas Indonesia. "Mari bersama kita doakan dan dukung Timnas Indonesia dalam membawa harum nama Indonesia di Final Piala AFF 2020," tulis postingan Hotman Paris. Video Editor: Laurensius Krisna Galih Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/246177/hotman-paris-janjikan-bonus-rp-1-miliar-buat-timnas-indonesia-di-aff-2020-jika
KOMPAS.TV - Kemenangan Timnas Indonesai disambut gembira penggemar bola tanah air saat menang melawan malaysia 4-1 pada Minggu (19/12) malam. Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku sudah memprediksi kemenangan ini mengingat performa anggota timnas yang semakin membaik. Sebelumnya, pelatih Timnas Shin Tae-yong optimistis mampu menangi perang mental. Duel mental memang menjadi tajuk utama dalam lagi Indonesia-Malaysia mengingat sejarah panas pertemuan kedua tim. Karena itulah Shin Tae-yong begitu mempersiapkan mental anak asuhnya tersebut demi meraih kemenangan. Dalam pertandingan di fase grup, Indonesia meraih tiga kemenangan saat melawan Kamboja dengan skor 4-2, Laos 5-1, dan Malaysia 4-1, sementara posisi imbang terjadi saat melawan Vietnam dengan skor 0-0. Menang melawan Malaysia di babak akhir penyisihan grup Indonesia akan berhadapan dengan Singapura di babak semifinal, sementara itu Timnas Vietnam akan berhadapan dengan Thailand. Baca Juga Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF, Shin Tae-yong Punya Resep Jitu? di https://www.kompas.tv/article/243861/timnas-indonesia-lolos-ke-semifinal-piala-aff-shin-tae-yong-punya-resep-jitu Mantan Pemain Timnas Senior Kurniawan Dwi Yulianto melihat, dalam pertandingan berikutnya kemungkinan timnas Indonesia akan memakai strategi yang sama ketika melawan Malaysia. Kurniawan mengatakan, hal yang tak kalah penting adalah bagaimana bisa menjaga mental Timnas Indonesai agar percaya diri tetapi tidak over confident dan menjaga emosi. Wartawan Senior Harian Kompas Adi Prinantyo menyebut, kemangan melawan Malaysia menjadi modal penting menuju final. Adi juga mengatakan, agar tak cepat puas karena Timnas Indonesia masih harus melawan Singapura dan berlaga di final. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/243875/menakar-peluang-indonesia-lolos-ke-final-piala-aff-usai-kalahkan-malaysia-4-1
JAKARTA, KOMPAS.TV - Timnas Indonesia diprediksi mampu akhiri kutukan tidak pernah menang di Laga Pembuka PIALA AFF sejak 2012. Saat menghadapi Kamboja pada hari Kamis (9/12/2021), Pasukan Garuda akan mengandalkan agresivitas pemain. Jalan Timnas meraih kemenangan akan lebih mudah jika mampu cetak gol di babak pertama. Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di Piala AFF melawan Kamboja pada babak penyisihan grup, Kamis (9/12/2021) malam. Meski menghadapi tim yang relatif lebih lemah, skuad Garuda dibayangi kutukan tidak pernah menang di Laga Pembuka Piala AFF sejak 2012. Bahkan pada 2018 dan 2020 Indonesia takluk dari Thailand dan Singapura di partai pembuka. Kutukan ini berpeluang besar bisa diakhiri jika melihat performa skuad merah putih di beberapa laga uji coba terakhir. Baca Juga Membanggakan! Kodam Kasuari Pecahkan Rekor Muri Olahraga Karate di https://www.kompas.tv/article/238675/membanggakan-kodam-kasuari-pecahkan-rekor-muri-olahraga-karate Menurut pengamat sepak bola, Hanif Marjuni Timnas punya kans besar memenangkan laga ini. Walau tak memiliki penyerang subur di lini depan, permainan agresif yang jadi strategi pelatih Shin Tae Yong akan mampu membongkar pertahanan Kamboja. Hanif memprediksi jika mampu mencuri gol di babak pertama, langkah Timnas meraih 3 poin terbuka lebar. "Dan jika melawan Kamboja ini tim kita bisa menang bisa melesatkan gol di babak pertama ini saya yakin bisa menang juga minimal dengan diatas 2 gol," tegas pengamat sepak bola, Hanif Marjuni. Indonesia wajib meraih 3 poin jika ingin lolos dari fase grup. Karena seusai melawan Kamboja, lawan yang dihadapi akan semakin berat, mulai dari Laos, Malaysia, hingga Vietnam. Kemenangan akan meningkatkan kepercayaan diri Evan Dimas dan kolega untuk tampil lebih baik di laga berikutnya. Baca Juga Detik-Detik Pemain Sepak Bola Tendang Penonton di Tribun, Begini Kronologi Kejadiannya di https://www.kompas.tv/article/238986/detik-detik-pemain-sepak-bola-tendang-penonton-di-tribun-begini-kronologi-kejadiannya Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/239337/diprediksi-akhiri-kutukan-pemain-agresif-strategi-shin-tae-yong-mampu-bongkar-pertahanan-kamboja
KOMPAS.TV - Toprak Razgatlioglu selaku pemimpin klasemen World Superbike 2021 telah dipastikan menjadi juara dunia. Razgat dipastikan menjadi juara dunia setelah finish kedua pada balapan pertama di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Hal ini pun menjadi tanda bahwa Sirkuit Mandalika sukses menyelenggarakan event balap tingkat internasional. Dalam akun Instagram pribadinya, Toprak Razgatlioglu mengunggah dirinya menggunakan kostum balap dan helm serba emas sebagai perayan dirinya berhasil meraih juara dunia. Keberhasilan Toprak dalam merengkuh gelar juara dunia WSBK musim 2021 sekaligus menandai akhir dominasi Jonathan Rea. Baca Juga Hasil WSBK Indonesia 2021: Rea Menangi Race 2 dan Pembalap Keturunan Indonesia Naik Podium Lagi di https://www.kompas.tv/article/234158/hasil-wsbk-indonesia-2021-rea-menangi-race-2-dan-pembalap-keturunan-indonesia-naik-podium-lagi Pebalap asal Turki itu finish di belakang pesaing terdekatnya, Jonathan Rea yang berhasil memenangi balapan pertama WSBK Mandalika 2021. Perhelatan Superbike di Sirkuit Mandalika, hal ini pun menjadi tanda bahwa Sirkuit Mandalika sukses menyelenggarakan event balap tingkat internasional. Sementara, saat memasuki balapan kedua, World Superbike di Sirkuit Mandalika, sempat ditunda karena hujan lebat. Hujan deras mengguyur Sirkuit Mandalika jelang race 2 WSBK Mandalika pada Minggu siang WIB. Meski begitu pada pukul 16.30 Waktu Indonesia Tengah, balapan kembali dilanjutkan. Hasil dari race 1 pada Minggu ini telah melahirkan juara baru, Toprak Razgatlioglu dipastikan menjadi juara dunia setelah finish di peringkat kedua WSBK Mandalika 2021. Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/234166/toprak-razgatlioglu-juara-dunia-wsbk-2021-di-sirkuit-mandalika
BRUNEI DARUSSALAM, KOMPAS.TV - Seluruh pemain dalam kondisi prima, Timnas Indonesia siap kembali pesta gol ke ...
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim Kriket Putri menjadi kontingen pertama yang pulang ke Indonesia usai berjuang di Asian Games ...
MEDAN, KOMPAS.TV - Peserta final Indonesia International Challenge yang dilaksanakan pada hari Minggu (03/09) di GOR ...
JAKARTA, KOMPAS.TV - Persaingan tim nasional basket di Piala Dunia FIBA berlanjut dengan kejutan tersingkirnya Perancis di ...
SURABAYA, KOMPAS.TV - Setelah tiga hari digelar babak Kualifikasi PON ke-21, cabang olahraga Shorinji Kempo, kontingen ...
JAKARTA, KOMPAS.TV - Malam (26/08/2023) nanti menjadi pertaruhan Timnas U-23 di ajang Piala AFF 2023. Setelah ...
SOLO, KOMPAS.TV - Jelang hadapi Bali United di lanjutan Liga I, Persis Solo dilanda krisis pemain. Setelah lima pemain ...
KOMPAS.TV - Dewa United berharap bisa mencuri poin di kandang Rans Nusantara FC saat kedua tim bertemu dalam lanjutan ...