Repost: @akmalmarhali #DAGELANBOLA DI GRUP A LIGA 2 #SOS-19112018 - #DagelanBola terjadi di laga pamungkas #GrupA Babak 8 Besar #liga2indonesia2018. Di waktu berbarengan empat tim bertarung untuk memperebutkan dua tiket ke semifinal. @semenpadangfcid menjamu @kaltengputra_id sementara @acehunited yang sudah tak lolos menjamu @psmpmojokerto. Intrik pertama terjadi di laga #semenpadang vs #kaltengputra. Pihak tim tamu protes dengan kebijakan wasit yang ditugaskan. Mereka menolak bertanding bila wasit yang memimpin tetap berasal dari Sumatera. Alasannya etika. Komisi Wasit PT Liga Indonesia Baru #LIB menugaskan Nasri (Riau) Syahrial Panggabean (Sumut), Asri (Riau), Rorim Situmerang. Diprotes lalu PSSI mengambil kebijakan mengganti wasit dengan mengirim PSSI Ahmad Tuharea asal Sulawesi Selatan, didampingi Fajar Sigit Prasetiyo dari Jawa Tengah dan Arsyad Najamudin dari Kalimantan Timur. Tapi, kebijakan tersebut tidak jadi dilakukan. Wasit tetap seperti keputusan awal dan Kalteng Putra yang berencana mogok justru menerimanya. Saya langsung menyatakan ini kode. Dua tim akan lolos dengan "kesepakatan". Fakta di lapangan, Kalteng Putra unggul lebih dulu via gol I Made Wirahadi. Dibalas dua penalti @mandacingi dan ditutup gol injurytime @risky_novriansyah. Dan, nasib Kalteng Putra untuk lolos tergantung hasil #acehunited vs #psmp di Stadion Cot Gopu, Bireuen, yang tertunda 10 menit dari laga yang harusnya main bersamaan. PSMP unggul lebih duli lewat gol Indra Setiawan. Disamakan Hardani menit 32, dan M. Zaka membawa Aceh United unggul 2-1 dan menambah jadi 3-1 menit 61. Indra Setiawan memperkecil ketinggalan jadi 3-2 pada menit 80. Dan, DAGELAN terjadi pada menit 88 saat PSMP memdapatkan penalti. Bukan Indra yang mengeksekusi, tapi Krisna Adi. Lihat rekaman video betapa bola penalti sengaja dieksekusi menjauh dari gawang. Mojokerto Putra mengalah untuk meloloskan SP dan Kalteng Putra. @pssi__fai lewat Komite Fair Play dan Kepatuhan serta Departemen Intelegent harus mengusut tuntas. Kenapa ini semua terjadi yang merusak citra kompetisi. #sepakbolatanparekayasa #sepakbolatanpamafia
Republic of Ireland captain Robbie Keane says the Republic of Ireland's attitude was 'spot-on' in the 7-0 win over Gibraltar as his hat-trick made him the leading scorer in the history of European Championship qualifiers. Keane bagged his hat-trick in the opening 18 minutes to put the Republic 3-0 up as he moved ahead of ex-Turkey striker Hakar Sukur as the top marksmen in European qualifying campaigns with 21 goals.