Dua calon lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 baru saja menunjukkan nasib yang sangat kontras di Piala Dunia 2026.
Fans Arab Saudi datang dengan penuh percaya diri sebelum laga melawan Spanyol di Piala Dunia 2026. Mereka bahkan sempat meneriakkan "Di mana Yamal?" karena yakin wonderkid Spanyol itu sudah habis setelah mengalami cedera. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Baru 10 menit pertandingan berjalan, Lamine Yamal langsung mencetak gol dan memimpin Spanyol menghancurkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0. Drama belum berhenti di lapangan. Setelah pertandingan berakhir, Yamal menemukan video ejekan fans Arab Saudi sebelum laga, lalu me-repost video tersebut di Instagram pribadinya dengan caption singkat, "Aku di sini." Dua kata yang langsung viral dan menjadi sindiran paling menyakitkan setelah kekalahan telak Arab Saudi. Momen ini pun menjadi salah satu cerita paling panas di Piala Dunia 2026. #shortsvideo #football #sepakbola #beritabola #infobola #shortsyoutube #updatebola #footballshort
Cedera yang tak terlihat hampir mengakhiri karier Óscar Figueroa… Bertahun-tahun ia berjuang menghadapi kegagalan, cedera, dan operasi yang tak terhitung jumlahnya. Banyak orang mengira semuanya sudah berakhir. Namun ia menolak menyerah. Dengan tekad yang luar biasa, Figueroa bangkit kembali lebih kuat dari sebelumnya—dan akhirnya mengejutkan dunia di panggung terbesar olahraga. #shorts #TheOGZea #weighlifting #weightlifter #olympics #olympicgames #nevergiveup #perseverance #gym #fitness
Gimana Jepang gak jago di Asia coba. Kita tau mereka punya liga terbaik di Asia, tapi menariknya tak ada satu pun pemain liga jepang yang sanggup main di Piala Dunia 2026! Kepilih iya, tapi main tidak. Lihatlah starting XI Jepang saat lawan Tunisia. Ko Itakura Ajax, Hiroki Ito Bayern Munchen, Tomiyasu Ajax, Daichi Kamada Crystal Palace, Zion Suzuki Parma, Ayase Ueda Feyernoord. Ao Tanaka Leeds, Junya Ito Genk, Keito Nakamura Reims, Kaishu Sano Mainz, dan Ritsu Doan Frankfurt. Di barisan pemain cadangan yang dimainkan, juga tak ada yang berasal dari liga lokal Jepang. Itu pun belum termasuk deretan pemain yang cedera seperti Mitoma, Endo, Minamino, dan Kubo, tapi mereka tetap bisa membantai Tunisia 4-0! #sepakbola #football #ceritabola #beritabarcelonaterkinihariini #beritabola
Indonesia satu grup dengan para raja di Piala Asia. Pertama ada Thailand, sang raja sepak bola Asia Tenggara yang sudah lama ...
Mereka benar-benar mengirim drone untuk memata-matai Korea Selatan. Dan Korea Selatan merespons dengan taktik anti-mata-mata paling gila yang pernah Anda dengar. Baru-baru ini, saat Korea Selatan berlatih tertutup tanpa kamera dan penggemar dilarang masuk, sebuah drone tiba-tiba muncul di atas lapangan. Petugas keamanan melihatnya, menembak jatuh, tetapi sebelum mereka sempat menangkapnya , dua orang mengambilnya dan melarikan diri. Sekarang, polisi sedang menyelidiki siapa yang berada di baliknya. Tapi inilah bagian yang paling lucu. Ini bahkan bukan pertama kalinya Korea Selatan dimata-matai. Kembali pada Piala Dunia 2018, mereka percaya Swedia telah mengirim pengintai untuk diam-diam mengamati latihan mereka. Jadi, pelatih mereka membuat rencana yang sangat cerdas. Dia memberi tahu para pemain, "Tukar jersey." Bek mengenakan nomor penyerang . Gelandang bertukar dengan bek. Semua orang berganti baju. Para mata-mata yang malang sama sekali tidak tahu siapa siapa. Setelah itu, pelatih dengan bangga mengakuinya. Dia benar-benar berkata, "Ya, kami melakukannya." Kemudian dia menambahkan kalimat legendaris itu. "Sulit bagi orang Eropa untuk membedakan pemain Asia. Bayangkan menghabiskan berhari-hari hanya untuk memata-matai sebuah tim yang salah selama ini."
Jerman sepertinya menemukan senjata baru nih di Piala Dunia dan memberikan kekalahan paling menyakitkan bagi Pantai Gading. pemain Pantai Gading yang dijuluki Ronaldinho dari Pantai Gading berhasil melewati Joshua Kimmich dengan sangat mudah, lalu mengirim umpan silang sempurna yang diselesaikan oleh Franck Kessié menjadi gol. Mereka bahkan merayakannya seolah sudah memenangkan Piala Dunia. Namun pelatih Jerman melihat ada yang tak beres dengan kai havertz, Ia langsung menariknya dan memasukkan Deniz Undav. tak lama Undav langsung mencetak gol penyeimbang. Pantai Gading sebenarnya memiliki peluang emas untuk memenangkan pertandingan. Namun pemain mereka sepertinya lupa cara menendang bola. Tak lama kemudian Undav mencetak gol kemenangan. Gol itu juga membuatnya menjadi top scorer sementara Piala Dunia. #jerman #germany #undav #kessie #havertz #worldcup #football #faktabola #footballshorts #viralshorts
Haaland menjadi bagian penting dalam kemenangan Norwegia kala menghajar Irak, 4-1 pada pertandingan perdana grup I Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Boston, Boston, Rabu WIB. Dalam laga itu, pemain Manchester City ini sukses menyumbangkan total dua gol yang masing-masing dicetak pada menit ke-29 dan 43. Namun kita tak akan mengenai gol Halaand tersebut. Kita akan membahas mengenai permainan Haaland yang sangat mengerikan. Ia tak malas melakukan tekanan terhadap bek lawan. Bak seorang monster bek Iran pun langsung ketakutan kala dikejar Haaland sampai tak bisa mengontrol bola.