BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI HARI INI SERTA HASIL PERTANDINGAN TADI MALAM DARI SOCCER NEWS - 5 Alasan Manchester United Bakal Hancurkan Atletico Madrid - Berita Bola Terbaru Hari Ini ADA 5 alasan Manchester United bakal hancurkan Atletico Madrid di leg I 16 besar Liga Champions 2021-2022. Ya, seperti diketahui, Setan Merah akan melawat ke Wanda Metropolitano, Madrid, untuk berjumpa Los Rojiblancos (julukan Atletico Madrid) pada Kamis, 24 Februari 2022 dini hari WIB. Dikabarkan dalam kondisi yang baik, tim besutan Ralf Rangnick itu diprediksi bisa menghancurkan Atletico Madrid. Lantas apa saja alasan Setan Merah bisa menang lawan Los Rojiblancos, di kandang mereka? Berikut 5 alasan Manchester United bakal hancurkan Atletico Madrid dilansir dari Sportskeeda. Klik suka jika kalian pecinta sepak bola ingin melihat chanel kami tetap eksis di youtube,dan silahkan komentar dengan bijak mengenai isi video dari kamiđ Jangan lupa "SUBSCRIBE" dan nyalakan juga notifikasi lonceng nya biar kamu tidak ketinggalan berita-berita terbaru dari Indra Ad. =============================================Berita bola terbaru Berita bola terkini Berita bola hari ini Berita bola update Berita liga champion Berita liga spanyol Berita liga inggris Berita liga eropa SEMUA TERBARU DISINI Indra Ad merupakan Chanel bola yang akan menghadirkan berita-berita terbaru seputar Sepak Bola Ter Update,Berita bola terkini,Berita bola terbaru,Sepak Bola Liga Inggris,Sepak Bola Liga Champion,Beri Terbaru Liga Inggris,Berita terbaru Cristiano Ronaldo,Berita Terbaru Lionel Messi,Berita erbaru Mbape,Berita terbaru Haaland,Berita terbaru Erling Haaland,Berita seputar Messi,Berita seputar Ronaldo,Berita Liga Spanyol,Berita Liga Eropa,Berita Update Transfer Pemain,Bursa Transfer Pemain,Bursa Transfer Pemain Terbaru,Bursa Transfer Pemain 2021,Bursa Transfer Pemain Sepak Bola,Bursa Transfer Pemain 2022,Bursa Transfer Resmi 2021,Update Bursa Transfer Pemain Terbaru,Hasil Bola tadi malam,Hasil Pertandingan Bola tadi malam,Berita Bola Terbaru,Berita Bola Terbaru Hari Ini,Berita Bola,Berita Bola hari ini,Berita bola terbaru hari ini 2021,Berita bola terlengkap,Update berita bola,Transfer Pemain 2021,Berita transfer pemain terbaru,Update Bursa Transfer,Deadline day,Skill,Cristiano Ronaldo,Lionel Messi,Edling haaland,Mbape,Berita Manchester United,Berita Manchester City,Berita Chelsea,Berita Arsenal,Berita Barcelona,Berita Real Madrid,Berita Athletico Madrid,Berita Bayern Munchen,Berita PSG,Berita Paris Saint Germain,Berita Juventus,Berita Transfer AC Milan,Berita Transfer Inter Mila,Berita Transfer AS Roma,Berita Transfer Napoli,Berita Transfer Manchester United,Berita Transfer Barcelona,Bursa Transfer Pemain Terbaru,Bursa Transfer Pemain,Bursa Transfer Barcelona,Bursa Transfer,PSG,Bursa Transfer Manchester United,Bursa Transfer Chelsea,Bursa Transfer Manchester City,Bursa Transfer Juventus,Bursa Transfer Arsenal,Bursa Transfer Bayer Munchen,Bursa Transfer Liga 1,Bursa Transfer Resmi,Hasil Bola tadi malam,Hasil pertandingan tadi malam,Cerita bola update,Football News #manchester#ligachampions#atleticomadrid =============================================
TRIBUN-VIDEO.COM - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic tengah dihadapkan dilematis jelang laga kontra Persib Bandung, Selasa (15/2/2022) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Hal ditu didasari oleh PSIS Semarang yang harus kehilangan 15 pemainnya jelang bersua Persib Bandung akibat terpapar Covid-19. Tentu, badai Covid-19 yang mendera PSIS Semarang banyak mempengaruhi pola permainan anak asuh Dragan Djukanovic. Meski memiliki amunisi tambahan seusai Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga kembali, namun hanya Dewa yang dipastikan dapat merumput. Sementara Pratama Arhan harus dihadapkan dengan kondisi cedera. Kondisi tersebut diungkapkan langsung oleh pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic yang dilansir TribunWow.com dari BolaSport.com. "Latihan terakhir ada 14 kemudian ada tambahan Dewa dan Arhan." "Namun Arhan sedikit mengalami masalah dengan cedera, semoga besok Arhan bisa siap, mungkin ada 15 pemain untuk latihan ini siap." "Namun saya puas dengan perkembangan tim walaupun jumlah yang cukup terbatas," kata Dragan Djukanonic dalam sesi jumpa pers jelang laga melawan Persib. "Tentu pemain setelah kembali dari karantina tidak bisa langsung 100 persen, tetapi untuk PSIS semua pemain dalam kondisi seperti ini sangat penting." "Seperti beberapa game sebelumnya PSIS hanya memiliki 12 pemain yang siap, tidak ada pilihan untuk pergantian dan jadwal yang cukup mepet karena pemain lelah karena dua sampai tiga hari bermain." "Namun semua pemain penting karena waktu yang mepet dan masa setelah karantina itu," pungkasnya. Dengan kondisi tersebut, PSIS Semarang dihadapkan dengan misi sulit terlebih mereka memiliki rekor buruk kala bertemu dengan Persib Bandung. Lantas, bagaimana catatan buruk PSIS Semarang kala berhadapan dengan Persib Bandung? Rekor Buruk PSIS Semarang vs Persib Skuad Persib Bandung (kiri) dan PSIS Semarang (kanan) pada postingan Instagram @persib @psisfcofficial. Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, Persib Bandung tercatat baru bertemu PSIS Semarang sebanyak lima laga di era Liga 1. Pasalnya, PSIS Semarang tercatat baru kembali ke kasta tertinggi Liga 1 pada tahun 2018. Dari lima pertemuannya, Persib Bandung berhasil melibas PSIS Semarang dengan catatkan empat kali kemenangan berbanding satu milik Laskar Mahesa Jenar. Tentu, dengan catatan tersebut, Persib Bandung lebih diprediksi dapat menuntaskan laga kontra PSIS Semarang. Terlebih dalam laga terakhirnya, Maung Bandung sukses menjinakkan PSS Sleman dengan skor 2-1. Berbanding terbalik dengan PSIS yang justru kalah 1-2 kontra Barito. Sementara itu, pada pertemuan pertama kedua tim, Persib Bandung berhasil keluar sebagai pemenangnya. Marc Klok dkk mampu menundukkan PSIS Semarang dengan skor tipis 1-0 berkat gol tunggal dari Febri Hariyadi. Bermula dari situasi sepakan pojok, bola rebound diperoleh winger Persib Bandung, Febri Hariyadi. Tanpa ampun, winger kanan Maung Bandung berhasil melesatkan sepaka keras menghujam gawang PSIS Semarang di menit ke-60. Gol Febri Hariyadi tersebut tak berubah hingga akhir pertandingan, Persib Bandung keluar sebagai pemenang dengan keunggulan 1-0. Sementara di sisi lain, dari jumlah gol yang tercipta di laga Persib Bandung vs PSIS Semarang terhitung sangat minim. Pasalnya Persib Bandung dan PSIS Semarang tercatat shanya mampu menorehkan skor tipis di setiap pertemuannya. Skor yang berakhir dengan margin besar antara Persib Bandung dan PSIS Semarang baru tercatat satu kali yakni di tahun 2018. Kala itu, PSIS Semarang secara mengejutkan menghajar Persib Bandung dengan skor telak 3-0 di Stadion Madya Magelang. Tiga gol Laskar Mahesa Jenar kala itu dicetak oleh Bruno Silva (17'), Hari Nur Yulianto (69') dan Ibrahim Conteh (75').
TRIBUN-VIDEO.COM -Â Pekan ke-24 menjadi pekan yang sama menyesakkannya bagi Persebaya Surabaya dan Arema FC. Dikenal akan rivalitas tingginya, namun Persebaya Surabaya dan Arema FC justru terlihat kompak dengan sama-sama menelan hasil seri di pekan ke-24. Seperti diketahui, Persebaya Surabaya mendapatkan hasil seri seusai bermain imbang 2-2 kontra Persela Lamongan di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali Kamis (10/2/2022). Dua gol Persebaya Surabaya yang dicetak Taisei Marukawa (6') dan Arsenio Valpoort (61') berhasil dibalas tuntas oleh Persela Lamongan. Sementara dua gol balasan Persela Lamongan berhasil dilesatkan oleh Rahel Radiansyah (32') dan gol menit akhir Selwan Al-Jaberi (90+2'). Di sisi lain Arema FC hampir saja dijungkalkan oleh tim juru kunci sementara Liga 1 2021, Persiraja Banda Ace,Kamis (10/2/2022) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Gol Persiraja Banda Aceh berhasil dilesatkan oleh Leo Lelis (44') yang lantas dibalas oleh Carlos Fortes (48'). Hasil imbang keduanya tentu memantik reaksi kritikan tajam dari Bonek Mania dan Aremania. Uniknya, kedua basis suporter besar di Indonesia tersebut justru terlihat kompak dengan menyoroti satu pemain Persebaya Surabaya dan Arema FC. Bonek Mania turut menyorot performa dari Johan Yoga, sedangkan Aremania memberikan kritikannya untuk Dedik Setiawan. Lantas, bagaimana kritikan dan sorotan yang mendera dua penyerang lokal Persebaya dan Arema FC tersebut?
TRIBUN-VIDEO.COM - Jelang laga PSS Sleman vs Persib Bandung Jumat (11/2/2022), Laskar Super Elja harus kehilangan pelatih kepala, I Putu Gede Santosa akibat terpapar Covid-19. Kabar tersebut diumumkan secara langsung oleh PSS Sleman melalui laman resmi tim pssleman.id pada Kamis (10/2/2022). Tentu, tak adanya sosok I Putu Gede di laga kontra Persib Bandung banyak akan mempengaruhi jalannya strategi di lapangan. Mengingat dengan absennya I Putu Gede, praktis taktikal di pinggir lapangan akan digantikan oleh salah satu asistennya dengan komando dari sang juru taktik kepala. Sosok yang akan menggantikan peran I Putu Gede dipinggir lapangan tak lain ialah asisten pelatih PSS Sleman, Guntur Cahyo Utomo. Hal itu dapat diketahui dari sesi konferensi pers jelang laga kontra Persib Bandung yang diwakili ole Guntur. Lantas, bagaimana kronologi kejadian I Putu Gede Santosa terpapar Covid-19 jelang laga kontra Persib Bandung? Dikutip TribunWow.com dari laman resmi PSS Sleman, kronologi terpaparnya I Putu Gede Santosa bermula dari beberapa hari sebelum tes PCR yang dilakukan Selasa (8/2/2022) jelang melakoni sesi latihan pagi. Pasalnya, sebelum melakoni PCR, I Putu Gede telah merasakan tidak enak badan. Hal itu diungkapkan langsung oleh dokter tim PSS Sleman, Feras Ardiles Muhammad. âCoach Putu mendapatkan hasil positif ketika melakukan tes PCR tadi pagi. Beliau sebelumnya memang merasa tidak enak badan ketika pertandingan yang lalu,â ujar dokter tim PSS, Feras Ardiles Muhammad di hotel, Selasa (08/02/2022) sore. Cuplikan Persib Bandung kala berhadapan kontra Bhayangkara FC (kiri) dan selebrasi gol Wander Luiz (kanan) pada postingan Instagram @persib @psssleman. (Instagram @persib @psssleman) Feras juga mengungkapkan tindakan pertama yang langsung dilakukan seusai pelatih kepala PSS Sleman positif terpapar Covid-19. Dokter tim PSS Sleman menjelaskan langkah pertama seusai I Putu Gede terpapar yakni langsung meminta sang juru taktik untuk karantina mandiri yang lantas dilanjutkan dengan tracing kepada seluruh staff maupun pemain untuk memastikan tidak ada yang tertular. âSetelah kita tahu beliau mendapatkan hasil positif, kita langsung lakukan karantina mandiri. Beberapa staf pelatih juga kita lakukan tes PCR untuk memastikan tidak ada lagi yang tertular,â ungkap dokter Feras, sapaan akrabnya. Di sisi lain, Feras juga menyatakan kehilangan sosok I Putu Gede sangat merugikan kesiapan tim jelang kontra Persib Bandung. âTentu ini merugikan karena tim pelatih sangat penting untuk persiapan tim ke depannya melawan Persib Bandung nanti,â tambahnya. Ia juga meminta doa dan harapan kepada Sleman Fans agar semua staf jajaran pelatih dan pemain yang terjangkit Covid-19 dapat segera kembali pulih seperti sedia kala. âKami meminta doa dari Sleman Fans juga agar jajaran pelatih dan pemain yang terjangkit virus ini bisa segera pulih dan kembali membela tim Super Elang Jawa lagi,â tutupnya. PSS Sleman Ketambahan Amunisi Anyar Meski dipastikan kehilangan sang pelatih kepala, I Putu Gede, namun PSS Sleman mendapatkan kabar baik seusai winger andalan mereka telah dapat mengikuti sesi latihan bersama tim jelang kontra Persib Bandung. Dikutip TribunWow.com, sosok yang baru saja kembali seusai hilang selama empat laga terakhir PSS Sleman tak lain adalah Eeng Supriyadi. Seperti diketahui, Eeng Supriyadi sukses merebut hati Slemania-BCS seusai ia tampil cemerlang kontra mantan timnya Persiraja Banda Aceh. Eeng yang diturunkan di laga debutnya kontra mantan tim tak menyianyiakan peluang tersebut. Pemain berusia 28 tahun tersebut langsung menjawab kepercayaan I Putu Gede Santosa dengan bukti 1 gol dan 1 assistnya. Berkat penampilan Eeng Supriyadi, PSS Sleman mengantongi kemenangan telak atas Persiraja Banda Aceh dengan skor 4-1. Namun sayang, seusai catatkan kemenangan di laga debutnya, Eeng Supriyadi gagal catatkan hal serupa kontra Arema FC. Super Elja harus menyerah dengan skor 0-2 dari Arema FC. Pada laga kontra Madura United, nama Eeng Supriyadi sebenarnya masuk ke dalam skuad yang dibawa PSS Sleman. Akan tetapi, Eeng tak mendapatkan menit bermain di laga kontra Madura United. Seusai tiga laga ia terlihat di bench, dalam tiga laga terakhir PSS Sleman, pemain kelahiran Malang tersebut tak terlihat ada di skuad yang dibawa Super Elja. Kini, ia berpotensi ukir comebacknya setelah menghilang dalam empat laga PSS Sleman di laga kontra Persib Bandung. Hal itu terlihat dari unggahan PSS Sleman yang memposting Eeng Supriyadi terlihat mengikuti sesi latihan terakhir jelang kontra Maung Bandung.
TRIBUN-VIDEO.COM - Pekan ke-23 Liga 1 2021 akan menyajikan laga sengit antara Arema FC yang akan bersua dengan Persija Jakarta di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (5/2/2022). Tentu, laga kontra Arema FC akan menjadi pertandingan penting bagi skuad Persija Jakarta untuk wajib membidik tiga poin guna bangkit dari keterpurukan. Seperti diketahui, di pekan ke-22, Persija Jakarta harus puas kalah menyesakkan dari Persiraja Banda Aceh dengan skor 0-1. Kekalahan tersebut membuat Presiden dan Manajer Persija Jakarta, Mohammad Prapanca dan Bambang Pamungkas murka. Bahkan Prapanca mengancam akan melakukan cuci gudang jika hasil minor terus menghinggapi Marko Simic dkk. Sementara itu, Arema FC datang dengan misi besar mempertahankan puncak klasemen dan rekor unbeaten-nya dalam 19 pertandingan. Terlebih skuad asuhan Eduardo Almeida tengah berada dalam trend positif seusai mampu menundukkan Persela Lamongan di pekan ke-22 secara dramatis dengan skor 1-0. Berkat kemenangan tersebut, kini Arema FC masih berada di puncak klasemen sementara Liga 1 2021 dengan unggul satu poin dari Bhayangkara FC. Namun, meski dihadapkan dengan trend positifnya dalam beberapa laga terakhir, Arema FC harus puas tampil pincang kala berhadapan dengan Persija Jakarta. Hal ini tentunya dapat dijadikan skuad asuhan Sudirman untuk membalaskan dendam kekalahan pada putaran pertama lalu. Lantas, apa faktor menguntungkan yang bisa didapatkan Persija Jakarta di laga kontra Arema FC? Serta, bagaimana head to head keduanya? Cuplikan Laga Persija Jakarta vs Arema FC pada putaran pertama Liga 1 2021 pekan ke-7 di Stadion Manahan, Solo, 17 Oktober 2021. (Laman resmi LIB) Dikutip TribunWow.com, setidaknya ada dua faktor yang mampu dimanfaatkan Persija Jakarta kala bersua dengan Arema FC. Berikut TribunWow.com beberkan dua faktor pendukung Persija Jakarta dapat menuntaskan laga dengan kemenangan kontra Arema FC: 1. Arema FC Tanpa Adilson Maringa Dikutip TribunWow.com dari laman resmi Aremafc.com, dokter Arema FC, Nanang Tri Wahyudi Sp.KO membeberkan kondisi terkini dari kiper berusia 31 tahun tersebut. Menurut Nanang, hasil pemeriksaan Ultrasonografi (USG), Maringa diketahui mengalami cedera pada otot adductor bagian kanan. Hal itu terjadi setelah Maringa terlibat duel keras tak terelakan saat mencoba menghalau serangan dari pemain Persela Lamongan. Lebih lanjut, Nanang juga membeberkan waktu pemulihan yang harus dilakukan oleh kiper kelahiran 22 Agustus 1990 tersebut. "Maringa mengalami cedera pada otot adductor. Perkiraan harus menjalani pemulihan selama dua minggu dengan pendampingan fisioterapi," ungkap dokter tim Arema FC, dokter Nanang Tri Wahyudi Sp.KO. Dengan cederanya Adilson Maringa selama dua pekan, Arema FC akan kehilangan kiper berpostur 1,94 m saat laga kontra Persija Jakarta dan Persiraja Banda Aceh. Adilson Maringa (kiri) dan skuad Persija Jakarta (kanan) pada postingan Instagram @Aremafcofficial @persija. (Instagram @Aremafcofficial @persija) 2. Cambukan Motivasi dari Bambang Pamungkas Laga kontra Arema FC di pekan ke-23 Liga 1 2021 bisa menjadi momen kebangkitan Persija Jakarta. Seperti diketahui, seusai laga kontra Persiraja Banda Aceh, Bambang Pamungkas memberikan cambukan motivasi dan semangatnya untuk para pemain Persija Jakarta. Terlihat Bepe sapaan akrab Bambang Pamungkas mencoba membangkitkan para pemain Persija Jakarta untuk tampil lebih baik lagi ke depan. Ia memberikan cambukan motivasi kepada para pemain Macan Kemayoran untuk selalu bermain totalitas di setiap laga. Bahkan ia mempersilahkan para pemainnya jika tak sanggup untuk kembali ke Jakarta. "Kalau tidak ada yang mau main, ada yang tidak sanggup main, ada yang tidak berani main, kita cari waktu buat mencari penggantinya, 10 pemain di Jakarta tidak libur, mereka latihan, mereka mencari waktu untuk datang kesini," jelas Bepe. "Jangan merasa kalau kita selalu underpressure, underpressure itu wajib, karena faktanya kita memang jelek, karena faktanya kita tidak layak dapat pujian," pungkas Bepe. Tentu, cambukan tersebut diprediksi akan membuat penggawa Persija Jakarta tampil ngotot lagi di laga kontra Arema FC. Terlebih, cambukan yang bernada ancaman tersebut jika dimaknai dengan benar oleh penggawa Persija Jakarta dapat dijadikan pelecut untuk segera bangkit dari keterpurukan dalam beberapa laga terakhirnya. Bambang Pamungkas (kiri) dan Persija Jakarta (kanan) pada kanal Youtube Persija TV dan Instagram @persija. (Youtube Persija TV Instagram @persija) Head to Head Arema FC Vs Persija Jakarta Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, sepanjang gelaran Liga 1, Arema dan Persija telah bertemu sebanyak 11 pertandingan. Dari 11 laga yang telah digelar, Arema FC mampu mengungguli Macan Kemayoran dengan torehan lima kemenangan berbanding dua kemenangan milik Persija Jakarta.
TRIBUN-VIDEO.COM - Akhirnya, Persija Jakarta kembali ke jalur positif di Liga 1 2021, Rabu (26/1/2022). Kepastian itu diraih seusai Persija Jakarta mampu mengandaskan Persita Tangerang dengan skor 2-1 pada pekan ke-21 di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar. Gol kemenangan Persija Jakarta berhasil dicatatkan oleh bomber lokalnya, Taufik Hidayat di menit ke-69. Sementara satu gol lainnya berhasil dilesatkan oleh wing bek kanan potensial Persija Jakarta, Rio Fahmi di menit ke-32. Sedangkan satu gol Persita Tangerang mampu dilesatkan oleh Taylon Correa di menit ke-40. Hal itu tentunya bermula dari racikan jitu Sudirman dalam menentukan strategi yang diterapkan pada laga kontra Persita Tangerang. Bahkan, dalam laga tersebut dua sosok ini kembali menemukan to performanya bersama Persija Jakarta. Lantas, siapakah kedua sosok yang sukses temukan kembali top performanya bersama Persija Jakarta? Dilansir TribunWow.com, dua sosok yang seakan terlahir kembali bersama Persija Jakarta tak lain adalah Osvaldo Haay dan Taufik Hidayat. Bahkan, sebelum laga kontra Persita atau seusai Angelo Alessio didepak oleh manajemen Persija Jakarta, Osvaldo memiliki keyakinan dia akan lebih baik kala ditangani Sudirman. âKondisi tim saat ini lebih baik. Kami punya motivasi baru. Kami merasakan suasana baru dan termotivasi lagi untuk bangkit di Liga 1,â ucap Valdo dilansir TribunWow.com dari Persija.id. Sementara itu, pemain kelahiran Jayapura itu pun merasa saat ini dirinya mulai menemukan performa terbaiknya di lapangan. Sebelumnya ia menyadari bahwa kinerjanya selama ini masih belum maksimal. âKondisi pribadi sudah mulai menemukan kepercayaan diri lagi. Sebelumnya saya merasakan banyak penurunan dalam cara bermain. Penurunan itu jadi mengurangi kepercayaan diri dalam bermain sehingga performa menurun,â ujarnya. âSekarang mulai menemukan kembali kepercayaan diri meski harus terus ditingkatkan. Coach Sudirman pun membantu saya dalam meningkatkan kepercayaan diri,â tutur Valdo. Tak hanya Osvaldo Haay, striker lokal potensial Persija Jakarta, Taufik Hidayat Seperti diketahui, Taufik Hidayat kembali menemukan ketajamannya setelah mampu mencatatkan gol kemenangan bagi Persija Jakarta di menit ke-69. Uniknya, gol itu merupakan gol debutnya untuk Persija Jakarta meski sebelumnya saat ditangani Angelo Alessio selama 14 pertandingan selalu diturunkan. Maka tak ayal jika motivasi dan optimisme Taufik Hidayat muncul kembali tak kala Sudirman kembali menjadi pelatih kepala Persija Jakarta. Seusai jalannya laga, Taufik Hidayat mengucapkan syukur atas apa yang berhasil ia raih di laga kontra Persija Jakarta. âTentunya saya ingin mengucapkan rasa syukur dan alhamdulillah karena kami bisa memenangkan pertandingan malam ini. Semoga ini menjadi awal yang baik buat tim ke depannya,â ujar Taufik di konferensi pers usai laga.
#AFFF #Suzukicup #timnasindonesia #shintaeyoung Timnas Indonesia sudah dihadapkan dengan ujian sesungguhnya di Piala AFF 2020, laga melawan Vietnam dan Malaysia. Lantas, apakah Shin Tae-yong sudah menemukan komposisi pemain terbaiknya? Dalam dua laga melawan Kamboja dan Laos, Shin tampaknya masih mencari komposisi yang paling layak. Ia cukup banyak melakukan bongkar pasang, kendati dua pertandingan itu berakhir dengan hasil positif: menang 4-2 atas Kamboja, melibas Laos 5-1. Perubahan cukup terasa di lini belakang. Dalam dua laga, gawang Timnas Indonesia dikawal dua kiper berbeda, yakni Syahrul Fadil dan Ernando Ari Sutaryadi. Di posisi bertahan, dua bek diganti di pertandingan kedua. Rizky Ridho menggantikan Ryuji Utomo untuk menemani Alfeandra Dewangga di bek tengah. Untuk wing-back kiri, Edo Febriansyah menggantikan Pratama Arhan. Meski, dimainkannya Edo disinyalir karena Arhan kurang fit, tak seutuhnya untuk kebutuhan taktikal. Di babak kedua melawan Laos, Shin Tae-yong kembali merombak susunan bek tengah. Ia menduetkan Fachrudin Ariyanto dengan Elkan Baggott. Keduanya tampil apik dalam menjaga area bertahan. Fachrudin mampu melakukan cover jika Elkan tengah maju membantu penyerangan. Alhasil, setelah keduanya bermain gawang Timnas Indonesia tak bisa dibobol. Perubahan lainnya yang dilakukan Shin ada di pemain depan. Ezra Walian dan Witan Sulaeman digantikan Dedik Setiawan dan Kushedya Hari Yudo di posisi ujung tombak dan winger kanan. Shin kemudian kembali memasukkan Ezra dan Witan di babak kedua kontra Laos. Lagi-lagi, perubahan ini langsung terasa dampaknya. Ezra dan Witan mampu menyumbang gol di paruh kedua. Jadi, duet Elkan-Fachrudin dan Ezra serta Witan tampaknya masuk dalam the winning team Shin Tae-yong di Piala AFF kali ini. Untuk posisi bek kiri, Pratama Arhan masih akan menjadi pilihan pertama andai ia tak bermasalah dengan kebugaran fisik. Selebihnya, Shin sudah menjatuhkan pilihan pasti untuk para pemain inti di posisi lain. Ricky Kambuaya, Evan Dimas, dan Rachmat Irianto dipastikan mengisi lini tengah. Bek kanan menjadi milik Asnawi Mangkualam, kiper dipercayakan pada Ernando Ari. Lantas, apakah komposisi pemain pilihan Shin bisa membawa Timnas Indonesia merengkuh gelar juara Piala AFF untuk kali pertama? Sebelumnya, mereka harus membuktikan di dua laga berat di Grup B: melawan Vietnam (15/12) dan Malaysia (19/12).
Harus kita akui, Robert Lewandowski adalah salah satu striker yang sangat tajam saat ini. Namun, sebelum menjadi striket top di dunia, dia memiliki masa lalu yang begitu pedih dan harus menempuh jalan nan terjal. Lantas bagaimana perjalanan Lewandowski menuju puncak, simak kisahnya. TONTON JUGA KISAH PESEPAKBOLA DUNIA https://www.youtube.com/watch?v=swQfNy2126c&list=PLdUlTyn_4Es7673_TCW1FIBI4zhUczNwl TOP LIST https://www.youtube.com/watch?v=71PPqCBwPH4&list=PLdUlTyn_4Es5reDv4UVbAwBcMWVdgFY6G SEJARAH https://www.youtube.com/watch?v=7TPq4jvKlJQ&list=PLdUlTyn_4Es7f5RaGfcvaZTeXKqSG-_Ko Klik suka jika football lovers ingin melihat channel ini tetap eksis di youtube silakan komentar, dan share :D Jangan lupa untuk "subscribe" nyalakan juga notifikasi loncengnya untuk mengetahui video terbaru dari Rie Football...Salam football lovers ! Follow us : Facebook : https://web.facebook.com/riefootball7 Kami menyatakan bahwa dengan cara, atau bentuk apa pun, kami tidak bermaksud melanggar hak pemegang hak cipta. Konten yang digunakan hanya untuk tujuan penelitian, peninjauan, pengetahuan, dan untuk membantu mendidik. Semua di bawah hukum umum kreatif dan penggunaan wajar. We certify that in any way, or form, we do not contravene the rights of the copyright holders. The content is used only for research, review, knowledge and to help educate purposes. All under the common creative and fair use laws. For copyright matters please contact us at : footballstories7@gmail.com "Mohon maaf jika ada kesalahan" Tag : #RobertLewandowski #BayernMunchen #BorussiaDortmund #BayernMunich #BallonD'Or #riefootball #sepakbola #Beritabolaterbaruhariini #footballstories #ceritabola #galz #GLnews #FGDfootballtv #Suarachinnol #faktasepakbola #startingeleven #spasifootball #hasilbolatadimalam #beritabolaterbaruhariini2021 #beritabolaligainggris #beritabolaupdate #beritabolaterlengkap #hariansoccer #timnasmagazine #ceritabola #kisahpesepakboladarikecil #animokustory #sepakbola #beritabolaindonesia #garudalegend #kisahpesepakbola #galz#hasilpertandinganligachampions #ronaldo #robertocarlos