JOGJA- Tim PSIM Jogjakarta dipastikan menjalani laga berat pada lanjutan kompetisi Liga 2 musim 2019 kontra Persewar Waropen di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, sore ini. Hasil kalah di partai terakhir serta calon lawan yang merupakan tim pemuncak klasemen sementara Grup Timur menjadi alasan tersebut. Ya, di partai terakhir minggu lalu, PSIM takluk dua gol tanpa balas dari tuan rumah Madura FC. Padahal di partai sebelumnya mereka sukses meraih poin saat mengalahkan Persatu Tuban di kandang lawan. Tak hanya itu, pada laga nanti Aji juga dipastikan tanpa diperkuat salah satu pilarnya di lini depan, Christian Gonzales. Sang kapten absen karena akumulasi kartu kuning. Aji pun mencoba tetap tenang dengan menyebut sudah menyiapkan pemain alternatif meski baru bisa diputuskan setelah melihat hasil latihan terakhir kemarin sore. Dari kubu tim tamu, Persewar Waropen memang menjelma menjadi tim yang mengejutkan. Bertindak sebagai tim promosi dari Liga 3, tim berjuluk Mutiara Bakau ini mampu bersaing dengan tim-tim lainnya hingga saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara Grup Timur. Kolaborasi pemain-pemain senior seperti Oktanianus Maniani, Isak Wanggai dan Victor Pae dengan pemain-pemain lain yang sukses membawa tim ini promosi menjadi kunci sukses tim asal Pulau Cenderawasih itu. Sementara itu asisten pelatih Persewar Elli Aiboi mengaku respek dengan PSIM yang saat ini dilatih Aji Santoso. Termasuk sejumlah pemain senior di tim lawan seperti Gonzales dan Raphael Maitimo. (riz) VIDEOGRAFER & VIDEOEDITOR: RIZAL SN/RADAR JOGJA . . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja Line : radarjogjaofficial Twitter : @radarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Ring Road Utara no.88 (Barat Polda DIY), Yogyakarta 55281 Telpon : (0274) 4477785 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE. . . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja Line : radarjogjaofficial Twitter : @radarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Ring Road Utara no.88 (Barat Polda DIY), Yogyakarta 55281 Telpon : (0274) 4477785 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.
PSIM Jogja kembali pada jalur kemenangan setelah sebelumnya menelan dua kali kekalahan beruntun. Tiga poin dipastikan setelah Aditya Putra Dewa dkk menang atas tamunya PSBS Biak di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (14/7). Gol semata wayang Naga Jawa-julukan PSIM Jogja-dicetak oleh Rudiyana pada menit ke-36. Capaian positif tersebut menjadi yang terakhir dipersembahkan Vladimir Vujovic yang telah menyatakan mundur diri PSIM. Dalam pertandingan tersebut, tampak Aji Santoso. Mantan pelatih Persela Lamongan itu menyaksikan pertandingan dari tribun penonton. Bersama dengan CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto dan beberapa tamu undangan. (riz) VIDEO & EDITING: RIZAL SN/RADAR JOGJA Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja Line : radarjogjaofficial Twitter : @radarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Ring Road Utara no.88 (Barat Polda DIY), Yogyakarta 55281 Telpon : (0274) 4477785 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.
Persik Kediri berhasil mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 dalam pertandingan Liga 2 pekan ketiga di Stadion Sultan Agung, Bantul. Senin, 1 Juli 2019. PSIM sempat unggul lebih dahulu lewat gol Rosi Noprihanis pada menit ke-40. Persik berbalik unggul lewat gol Risna Prahalaberita (55) dan Arif Yanggi (85). Ini menjadi kemenangan kedua yang diraih Persik dalam tiga laga. Mereka kini menempati posisi puncak klasemen Wilayah Timur dengan nilai 7. PSIM berada di urutan keenam dengan nilai 3 dari 3 laga. video by arbie.. salam subscribe..🙏 #psim #persik #liga2
Moment Anthem Persik Kediri Bergema di SSA Bantul - PSIM V PERSIK | LIGA 2
Kerusuhan suporter di laga babak 64 besar Piala Indonesia antara PS TIRA versus PSIM Yogyakarta terjadi di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (11/12) petang. Ribuan penonton menyerbu lapangan karena kecewa dengan kepemimpinan wasit, tepatnya ketika gol Abduh Lestaluhu disahkan ke gawang PSIM. Jangan lupa like dan subscribe. Kalau ada saran, jangan sungkan untuk berkomentar di kolom komentar ya! Twitter: https://twitter.com/indosportdotcom Facebook: https://www.facebook.com/indosportdotcom Instagram: https://www.instagram.com/indosportdocom
sangat disayangkan sekali stadion kebanggan orang bantul malah dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang notabene beberapa tahun kemarin digunakan oleh psim sebagai kandang mereka. salahkan wasit dan pemainnya bukan stadionnya kawan...
Laga PSIM vs PS TIRA Stadion Sultan agung Bantul
Pertandingan sepak bola antara tim PS Tira melawan PSIM Yogyakarta di Piala Indonesia 2018 di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (11/12) sore, berakhir rusuh. Kerusuhan tersebut dipicu keputusan wasit yang dianggap para suporter PSIM Yogyakarta merugikan tim yang didukungnya. Akibatnya para suporter dari tribun timur turun berhamburan ke lapangan setelah melompati pagar. Kerusuhan yang terjadi pada menit ke -80. Saat itu, PS Tira unggul dengan skor 2-0. Pertandingan akhirnya dihentikan karena kondisinya tidak kondusif. Terlebih para suporter juga mengejar wasit yang memimpin pertandingan. Gol perdana PS Tira yang bermain di kandang itu dicetak Herwin Tri Saputra menit ke-51 melalui sundulan di depan gawang. Pada babak pertama, permainan kedua tim menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, upaya dan kerja keras para pemain belum bisa membuahkan gol, meski sempat tercipta peluang masing-masing tim. Tempo permainan yang cepat serta serangan balik dan umpan terobosan belum dapat disempurnakan dengan baik menjadi gol. Hingga turun minum babak pertama hasil masih imbang 0-0. Memasuki babak kedua, PS Tira yang bermain lebih menekan, membuat pemain belakang PSIM Yogyakarta kewalahan. Hingga beberapa kali serangan akhirnya PS Tira dapat menyarangkan bola ke gawang tim Laskar Mataram. Usai gol PS Tira, jalannya permainan makin sengit. Beberapa kali antarpemain terlibat kontak fisik hingga terjatuh, sehingga wasit mengeluarkan kartu kuning. Permainan semakin memanas, beberapa keputusan wasit juga tidak bisa diterima suporter, meski begitu permainan tetap berlangsung hingga gol kedua PS Tira dicetak Pandi Ahmad Lestaluhu pada menit ke-70 atau beberapa menit sebelum terjadi kerusuhan. Jangan lupa subscribe channel kami👍👍 👇👇👇 https://www.youtube.com/channel/UCeCoyI9seAh9ol2SK2DK0qQ