Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang dipicu oleh kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Usai wasit meniup peluit panjang, para pemain langsung berlari menuju ruang ganti. Kekalahan tersebut pun memantik emosi suporter yang kemudian beranjak turun ke lapangan. Pihak kepolisian sempat mencoba mengamankan kondisi dengan menembakkan gas air mata. Namun, asap gas air mata tersebut mengarah ke tribun dan mengepul di sisi selatan. Asap tersebut disinyalir menjadi penyebab para suporter sesak napas dan pingsan. Simak selengkapnya dalam video berikut. Penulis: Singgih Wiryono Penulis Naskah: Anasthasya Narator: Anasthasya Video Editor: Anasthasya Produser: Okky Mahdi Yasser Musik: Bay Street Billionaires - Squadda B #Arema #Kanjuruhan #Malang #JernihkanHarapan
Timnas voli putra Indonesia menelan kekalahan dari Thailand dengan skor 13 dalam laga perdana SEA V League 2025.
Jakarta Bhayangkara Presisi sukses menjadi juara Proliga 2024 setelah menumbangkan Jakarta Lavani pada laga final.
Grand Final Proliga 2024 akan digelar pada Sabtu (20/7/2024) dan Minggu (21/7/2024). Partai puncak kompetisi bola voli ...
Sarung BHS Excellent E52-SMB hadir dengan gaya minimalis dibalut dengan sentuhan songket etnik. Pada bagian atas bawah ...
Juara bertahan Jakarta Lavani Allobank Electric kembali meraih kemenangan dalam lanjutan final four Proliga 2024, Sabtu ...
Pemain Jakarta STIN BIN, Farhan Halim, mencurahkan performa timnya saat tumbang dari Jakarta LavAni Allobank di GOR Ken ...
Asisten pelatih Jakarta LavAni Allobank, Samsul Jais, mengungkapkan kunci kemenangan timnya atas Bhayangkara Presisi di ...
Sarung BHS Excellent E52-SMB hadir dengan gaya minimalis dibalut dengan sentuhan songket etnik. Pada bagian atas bawah ...