Bayangkan Ronaldinho sudah siap merayakan solo run tercantik dalam hidupnya. Kiper sudah mati langkah, gawang kosong, tinggal cetak gol. Tapi tiba-tiba, rekan setimnya datang dan menyentuh bola di detik terakhir, lalu selebrasi seolah baru saja memenangkan trophy ucl. Dan ternyata, Ronaldinho bukan satu-satunya korban. Saat Manchester United mendapat tendangan bebas, bola jatuh ke kaki Matt. Tendangannya sempurna, bola bahkan membentur tiang. Tapi Pogba tiba-tiba menyentuh bolanya. Hasilnya Offside dan Gol dibatalkan. Belum selesai. Ronaldo pernah melewati Piqué lalu melakukan tendangan lob ke pojok gawang. Bola hampir masuk, tapi Nani datang menyambar di depan gawang tapi hasilnya offside. Bayangkan jika goal itu disahkan. Coleman juga pernah kena. Setelah mempermalukan lawan dan membuat Ederson tak berkutik, bolanya melambung sempurna ke gawang. Penonton sudah bersorak, Tapi Calvert-Lewin tiba-tiba berubah jadi Superman dan menyundul bolanya. Dan terakhir, Ronaldo lagi. Tendangan bebas dari sudut mustahil melewati kolong kiper dan perlahan masuk ke gawang. Tapi Ramsey muncul di detik terakhir. dengan satu sentuhan Dan gol Ronaldo resmi dirampok. Padahal goal itu seharusnya milik ronaldo lagi.
Apa yang sebenarnya terjadi dengan Mesut Özil? Dulu, dia adalah raja assist dunia. Bersama Real Madrid, Özil berkali-kali membuat Cristiano Ronaldo mencetak gol, lalu membawa Jerman juara Piala Dunia 2014 sebagai salah satu playmaker terbaik di generasinya. Tapi setelah itu, semuanya berubah. Pada tahun 2018, Özil mendapat kritik dan sorotan besar di Jerman setelah fotonya bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan memicu kontroversi. Merasa dijadikan kambing hitam, dia memutuskan pensiun dari timnas Jerman di usia baru 29 tahun. Karier klubnya pun ikut meredup. Saat Mikel Arteta melatih Arsenal, Özil tak lagi masuk rencana tim dan bahkan tak didaftarkan ke skuad Liga Inggris. Dia sempat mencoba bangkit bersama Fenerbahçe dan İstanbul Başakşehir, tetapi cedera dan masalah kebugaran membuatnya jarang bermain. Akhirnya, pada tahun 2023, Mesut Özil resmi pensiun dari sepak bola. Kini, dia dikenal dengan transformasi tubuhnya yang kekar sebagai penggemar bodybuilding, dan juga semakin aktif di dunia politik serta kegiatan publik di Turki.